Info Sekolah
Jumat, 23 Feb 2024
  • SMKN 10 Semarang Meraih Juara 2 Lomba Inovasi Sekolah Tahun 2023

Renungan Ahad: Mujizat Ada Di Dekat Anda

Diterbitkan : - Kategori : Kerohanian

Di Kota Kana, Yesus mengubah air menjadi anggur. Alkitab pada Perjanjian Baru menulis bahwa mujizat tersebut merupakan tanda-tanda pertama dari pelayanan yang dilakukan oleh Yesus. “Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.” (Kitab Injil Yohanes 2:11).

Bukan hal yang kebetulan kisah tersebut ditulis oleh Rasul Yohanes oleh hikmat dan tuntunan dari Roh Kudus, bahwa Yesus melakukan mujizat-NYA saat acara perkawinan. Mengapa? Karena melalui sebuah perkawinan atau pernikahan, keluarga baru akan dimulai. Dan di dalam keluarga lah, kehidupan dan komunitas manusia berawal. Melalui keluarga, TUHAN ingin menyatakan mujizat-Nya secara nyata kepada setiap umat yang dikasihi-NYA.

Banyak orang mencari kepuasan dan kesenangan hidup dengan melakukan pekerjaan yang sangat keras untuk memperoleh harta dan kekayaan, jabatan, pendidikan yang tinggi, bahkan pengakuan status dari orang lain, dan sebagainya. Hal tersebut karena sebagian besar orang berpikir bahwa mujizat merupakan suatu kejadian bersifat jasmani yang spektakuler dan menakjubkan, yang hanya bisa didapat jika melakukan syarat tertentu, atau bahkan hanya kepada orang tertentu saja TUHAN mengaruniakan mujizat. Benarkah demikian?

Menyimak dari kisah tentang mujizat yang dilakukan oleh Yesus di acara perkawinan, memberikan makna bahwa di lingkungan yang paling dekat dengan Anda, yaitu di tengah keluarga atau di dalam rumah Anda lah TUHAN dapat menyatakan mujizat-NYA. Tidak usah jauh-jauh mencari, atau mendatangi seseorang untuk mendapat mujizat! Orang mencari mujizat di luar rumahnya, karena mereka lupa bahwa mujizat sudah TUHAN sediakan di tengah keluarga. Mujizat TUHAN sangat dekat dengan Anda, sungguh luar biasa!

Ketika Anda dapat menikmati kebahagiaan, kesehatan, dan sukacita, itulah mujizat ‘kecil’ yang TUHAN anugerahkan bagi Anda. Seringkali mujizat ‘kecil’ tersebut tidak menjadi perhatian dan menarik banyak orang. Tetapi mujizat ‘kecil’ itulah yang ternyata sangat didambakan oleh semua orang. Mujizat ‘kecil’ itu tidak di atas gunung yang paling tinggi, di sebuah tempat yang sunyi dan indah, atau di suatu kota yang dianggap agung. Tetapi mujizat itu ada di dekat Anda! Di dalam keluarga dan rumah Anda, dan mujizat TUHAN itu nyata.

Penulis seringkali mendengar salah satu kesaksian dari banyak orang, bahwa ketika mereka dalam kondisi capek dan letih karena pekerjaan yang menguras energi dan pikiran, tiba-tiba merasa segar kembali saat bertemu dengan istri atau suami, anak, atau orangtua yang di rumah. Hanya dengan bertemu dan melihat senyum mereka, Anda merasakan kesegaran yang luar biasa. Itu adalah salah satu mujizat ‘kecil’ yang bisa dirasakan dengan sangat nikmat. Anda pernah mengalaminya kah? Hal tersebut merupakan salah satu mujizat dimana TUHAN mengubah yang tawar menjadi semangat dan penuh gairah.

Seperti yang dikutip dari https://www.klikdokter.com/psikologi/kesehatan-mental/hormon-bahagia-fungsinya, bahwa saat hati kita menjadi bahagia, hormon dalam tubuh kita akan bereaksi memberikan kebugaran bagi tubuh kita. Hormon adalah senyawa kimia yang dihasilkan sistem saraf pusat. Setelah diproduksi di otak, hormon-hormon tersebut didistribusikan ke seluruh tubuh lewat aliran darah, dikutip dari. Banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan ketika hati bahagia, misal: (1) meredakan respon stres, (2) mengurangi rasa sakit, (3) daya tahan tubuh meningkat, (4) menstimulasi organ tubuh, dan (5) suasana hati yang baik (Sumber: https://dinkes.jakarta.go.id/berita/read/hati-yang-gembira-adalah-obat).

Apakah Anda merasakan bahwa kasih di dalam keluarga mulai terasa ‘tawar’? Undang TUHAN untuk hadir dan tetap tinggal di rumah Anda. Dengan penuh kasih, TUHAN akan melakukan mujizat-NYA dengan mengubah yang tawar menjadi ‘anggur’ cinta yang terus mengalir untuk seluruh anggota keluarga Anda.

AMIN, TUHAN memberkati.

Penulis: Arimurti Asmoro, S.Pd., M.Pd

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar