Info Sekolah
Jumat, 01 Des 2023
  • SMKN 10 Semarang lolos sebagai SMK Pusat Keunggulan Tahun 2023

Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Pengelolaan Teaching Factory SMKN 10 Semarang 

Uraian Tugas Organisasi Pengelola Pengembangan Pembelajaran Teaching Factory SMKN 10 Semarang sebagai berikut :

Penanggung Jawab (Ardan Sirodjuddin, S.Pd)

Mengkoordinasikan, mengendalikan dan menerbitkan Surat Keputusan Pengelola Pengembangan Pembelajaran Teaching Factory (Pengelola Tefa) di SMK sebagai pendukung tugas pokok dan fungsi Sekolah.

Tugas:

  1. Menerbitkan Peraturan Kepala Sekolah tentang Pengelola Tefa di
  2. Menentukan Sistem Tata Kelola teaching factory yang diberlakukan di sekolah.
  3. Menunjuk Tim Pengelola Tefa sekolah.
  4. Melakukan pengendalian atas   semua   kegiatan   teaching   factory

Koordinator 1 (Janto, S.Pd)

Tanggung Jawab:

  1. Memastkan proses perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran jadwal blok pada mata pelajaran produktif berjalan dengan efektif dan
  2. Melakukan pengendalian teknis pada semua kegiatan pengelolaan Tefa Menunjuk Tim Pengelola Tefa sekolah.

Tugas:

  1. Melakukan kegiatan perencanaan pembelajaran jadwal blok untuk mendukung pelaksanaan teaching factory
  2. Melakukan pengendalian pada pelaksanaan pembelajaran jadwal blok.
  3. Melakukan pengendalian dan pengaawasan selama pelaksanaan pembelajaran jadwal blok di Paket Keahlian.
  4. Melakukan evaluasi pada pelaksanaan pembelajaran jadwal blok di paket keahlian.
  5. Melakukan koordinasi dengan Koordinator 2 (Marketing) untuk membuat perencanaan pemasaran.
  6. Melakukan pengendalian pada surat masuk dan surat keluar.
  7. Melakukan pengendalian dan pengawasan pada proses produksi.
  8. Melakukan pengendalian pada keluar dan masuk keuangan teaching factory.
  9. Melakukan pengendalian pada keluar dan masuk barang hasil produksi kegiatan teaching factory.
  10. Melakukan kerjasama dengan pihak lain dalam upaya melaksanakan fungsi dan tugas teaching factory.

Koordinator 2 ( Agus Subiyanto, M.Si)

Tanggung Jawab:

  1. Memastikan kerjasama dengan DUDI dan proses pemasaran dilakukan dengan perencanaan dan pelaksanaan yang efektif dan

Tugas:

  1. Menyusun rencana kerjasama dengan
  2. Menyusun rencana dan strategi
  3. Mempromosikan barang dan atau jasa melalui berbagai media
  4. Menangani keluhan
  5. Mencari peluang kerjasama pengembangan pembelajaran teaching

 

Sekretaris (Sonalita Wiguna, S.Pd)

Tanggung Jawab:

Bertanggung jawab pada kelancaran proses administrasi pelaksanaan pembelajaran teaching factory di sekolah.

Tugas:

  1. Mengendalikan surat masuk dan surat
  2. Membuat inventarisasi
  3. Membuat laporan  realisasi   pelaksanaan   kegiatan   pembelajaran teaching factory per 3 (tiga)

Bendahara (H. Af’idatin, S.Pd)

Tanggung Jawab:

Bertanggung jawab atas pengendalian sistem keuangan pada kegiatan pembelajaran teaching factory.

Tugas:

  1. Melakukan pencatatan penerimaan dan pengeluaran keuangan pada kegiatan pembelajaran teaching factory
  2. Menyusun laporan keuangan kepada kepala sekolah dan komite

Kompetensi Keahlian

Kepala Kompetensi Keahlian (Andhen Priyono, S.Kom)

Tanggung Jawab:

Bertanggung jawab pada kegiatan operasional pembelajaran teaching factory di Paket Keahlian.

Tugas:

  1. Membantu kegiatan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran jadwal blok untuk mendukung pelaksanaan teaching factory
  2. Merancang prosedur operasi standar kegiatan
  3. Merancang distribusi kerja pembelajaran teaching
  4. Melakukan kegiatan produksi barang/jasa pada pembelajaran teaching
  5. Mendistribusikan barang/jasa yang dihasilkan melalui pembelajaran teaching factory.
  6. Melakukan pengawasan mutu (quality control) terhadap barang dan atau jasa yang dihasilkan melalui pembelajaran teaching
  7. Membuat laporan kegiatan produksi hasil pembelajaran teaching factory setiap 3 (tiga) bulan.

Guru Produktif/Instruktur sebagai Pelaksana Teknis (Endang Widayati, S.Kom.)

Tanggung Jawab:

Bertanggung jawab atas proses produksi yang ditugaskan oleh Kepala Kompetensi Keahlian.

Tugas:

  • Membantu Kepala Kompetensi Keahlian pada kegiatan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran jadwal blok untuk mendukung pelaksanaan teaching factory
  • Membantu Kepala Kompetensi Keahlian untuk merealisasikan produksi melalui pembelajaran teaching
  • Melakukan pencatatan kegiatan produksi sesuai dengan perencanaan.

Guru Tamu (dari Dudi)

Guru tamu adalah tenaga ahli yang berasal dari DUDI atau institusi profesi lainnya.

Tugas:

  1. Sebagai agent of change dalam transfer teknologi produksi yang berkaitan dengan produk lingkup teaching
  2. Mendampingi guru produktif/instruktur dalam penerapan standar dan prosedur kerja industri di SMK, serta standar hasil produk (barang/jasa).
  3. Mendampingi guru produktif sebagai supervisor untuk kontrol proses dan kualitas selama pelaksanaan produksi.