Info Sekolah
Minggu, 01 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Perjalanan Membangun Literasi Melalui Karya

Diterbitkan :

Literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Pada tahun 2024, SMKN 10 Semarang menorehkan catatan penting dalam perjalanan literasi. Guru dan karyawannya berhasil membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya soal mengajar, tetapi juga tentang berkarya dan memberikan dampak nyata melalui pelatihan menulis yang diadakan oleh SIP Publishing. Melalui pelatihan ini, mereka menghasilkan karya luar biasa dalam bentuk buku antologi cerpen dan geguritan, bahkan berbagi halaman dengan Duta Baca Indonesia periode 2021-2025, Bapak Gol A Gong. Sejalan dengan tagline beliau “Berdaya dengan Buku”, SMKN 10 Semarang telah menunjukkan komitmennya untuk terus menginspirasi.

Pelatihan menulis ini dilakukan secara gratis dan daring melalui platform Zoom dan YouTube, memungkinkan peserta dari berbagai latar belakang untuk ikut serta tanpa batasan geografis. Proses pelatihan mencakup materi tentang teknik menulis, eksplorasi ide kreatif, dan cara membangun narasi yang menarik. Setelah pelatihan, peserta diberi kesempatan untuk mengumpulkan karya mereka, yang kemudian dikurasi dan diterbitkan dalam buku antologi. Model pelatihan ini memberikan pengalaman langsung dalam industri penerbitan, termasuk bagaimana karya yang diterbitkan dapat memberikan royalti kepada penulisnya.

Inspirasi besar dalam program ini datang dari Gol A Gong, yang tidak hanya dikenal sebagai penulis, tetapi juga sebagai figur inspiratif di dunia literasi Indonesia. Kutipannya, “Membaca itu Sehat, Menulis itu Hebat,” menjadi pesan yang kuat untuk mendorong peserta agar terus menggali potensi literasi mereka.

Tiga guru dan karyawan SMKN 10 Semarang yang berhasil mencatatkan namanya dalam karya-karya tersebut adalah yang pertama Anni Rahayuningsih Kepala Perpustakaan SMKN 10 Semarang yang berhasil menjadi kontributor dalam beberapa judul cerpen, yaitu Lawang Sewu, Jeritan Menakutkan di Rumah Tua, Kampung Arab, dan Obin, Bebek Sok Tahu. Karya-karyanya mencerminkan kreativitas dan imajinasi yang kaya. Kedua, Arimurti Asmoro Guru produktif Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) ini turut menyumbangkan karya dalam antologi cerpen berjudul Kampung Arab. Kemudian yang ketiga, Kholifah Martha Yunsyah Guru Bahasa Jawa menjadi salah satu penulis dalam buku antologi geguritan berjudul Sesotya ing Mulahasmara. Geguritan yang ditulisnya penuh makna dan nuansa keindahan sastra Jawa.

Karya yang dibuat oleh guru dan karyawan SMKN 10 Semarang menunjukkan bahwa literasi memiliki kekuatan besar untuk memberdayakan individu dan komunitas. Keterlibatan mereka dalam buku antologi bersama penulis-penulis hebat lainnya menjadi bukti nyata bahwa membaca dan menulis dapat membuka peluang baru dalam pengembangan diri. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan, di mana guru tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga teladan dalam mencintai literasi.

Lebih jauh, karya-karya mereka menjadi bagian dari upaya mendekatkan sastra kepada masyarakat luas. Buku antologi yang dihasilkan tidak hanya menjadi wadah kreativitas, tetapi juga media untuk menyampaikan pesan-pesan moral, budaya, dan inspirasi bagi pembaca.

Dengan keberhasilan ini, SMKN 10 Semarang berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai literasi dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Kegiatan menulis dan menerbitkan karya bukan lagi sekadar hobi, tetapi telah menjadi bagian dari upaya untuk berkontribusi bagi bangsa. Dalam dunia yang terus berkembang, kemampuan menulis menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh generasi mendatang.

Pelatihan ini juga menekankan pentingnya proses belajar sepanjang hayat. Guru dan karyawan SMKN 10 Semarang membuktikan bahwa belajar tidak berhenti pada usia tertentu atau jabatan tertentu. Dengan terus belajar dan berkarya, mereka menunjukkan bahwa literasi adalah jalan untuk menjadi individu yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Keikutsertaan guru dan karyawan SMKN 10 Semarang dalam pelatihan menulis dan keberhasilan mereka menjadi bagian dari buku antologi adalah bukti bahwa semangat literasi mampu menggerakkan perubahan. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain, komunitas pendidikan, dan masyarakat untuk terus mendukung dan mengembangkan budaya literasi. Dengan membaca dan menulis, kita tidak hanya sehat dan hebat, tetapi juga berdaya untuk menciptakan dunia yang lebih baik.

“Ciptakan Inovasi, Tebarkan Manfaat”

“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”

Penulis: Anni Rahayu Ningsih, S.Hum., Kepala Perpustakaan

Penyunting: Tim Humas dan Literasi

Artikel ini memiliki

3 Komentar

Helmi Yuhdana H., S.Pd., M.M.
Selasa, 25 Feb 2025

Mantaaabbb’s . . . .

Balas
Antar subandana
Selasa, 25 Feb 2025

Luar biasa . Excelent…

Balas
Kholifah Martha
Selasa, 25 Feb 2025

Salam literasi

Balas

Beri Komentar