Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Penguatan Nilai Kebangsaan melalui Pembelajaran Teks Biografi Tokoh Pencipta Lagu: Pendekatan Culturally Responsive Teaching dengan Model Games Interaktif

Diterbitkan :

Pembelajaran Bahasa Indonesia di jenjang SMA/SMK memiliki peran penting dalam membentuk karakter, keterampilan berbahasa, serta pemahaman budaya bangsa. Salah satu materi ajar yang strategis dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis sekaligus penguatan karakter adalah teks biografi. Melalui teks biografi, peserta didik diajak untuk mengenal dan meneladani tokoh-tokoh yang berkontribusi bagi bangsa. Namun demikian, pembelajaran teks biografi kerap disampaikan secara konvensional dan kurang kontekstual, sehingga perlu inovasi pendekatan yang lebih responsif terhadap latar belakang peserta didik.

Culturally Responsive Teaching (CRT) adalah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan pengalaman peserta didik dalam proses belajar. Pendekatan ini tidak hanya menghargai keberagaman, tetapi juga menjadikan budaya sebagai sumber belajar yang otentik. Dalam konteks ini, pembelajaran teks biografi diarahkan pada tokoh-tokoh pencipta lagu nasional dan daerah sebagai representasi kontribusi budaya dalam sejarah bangsa. Lagu-lagu tersebut tidak hanya merupakan produk seni, tetapi juga simbol perjuangan, persatuan, dan identitas bangsa.

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dalam bentuk games interaktif berbasis kelompok dengan langkah-langkah sebagai berikut: peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Guru menyiapkan lintingan kertas berisi nama-nama tokoh pencipta lagu nasional maupun daerah. Setiap kelompok secara acak memilih satu lintingan, lalu mencari informasi mengenai tokoh tersebut, termasuk latar belakang kehidupan, karya lagu, serta peran dan kontribusinya dalam dunia musik Indonesia.

Setelah proses pengumpulan data, kelompok menyusun materi presentasi. Kelompok juga menyiapkan penampilan lagu ciptaan tokoh yang telah dipilih. Hasil presentasi dan penampilan lagu dipaparkan di depan kelas. Guru melakukan observasi serta penilaian berdasarkan indikator: kemampuan menemukan informasi, kerja sama kelompok, kualitas presentasi, penampilan lagu, dan sikap selama pembelajaran.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan CRT melalui permainan interaktif dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan peserta didik secara aktif. Peserta didik mampu menyusun informasi tokoh dengan struktur teks biografi yang benar serta menyampaikan presentasi secara runtut dan komunikatif. Antusiasme peserta didik juga terlihat tinggi saat menyanyikan lagu nasional secara berkelompok, menciptakan suasana pembelajaran yang hidup dan menyenangkan.

Dari sisi afektif, kegiatan ini berhasil menumbuhkan semangat nasionalisme melalui apresiasi terhadap karya tokoh bangsa dalam bentuk lagu. Lagu-lagu seperti “Indonesia Raya”, “Bagimu Negeri”, dan “Tanah Airku” menjadi sarana untuk membangun rasa cinta tanah air serta penghargaan terhadap perjuangan dan kontribusi para penciptanya. Nilai gotong royong, komunikasi, dan empati antaranggota kelompok juga berkembang melalui kerja sama selama kegiatan.

Pembelajaran teks biografi melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching dengan model permainan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman kognitif, keterampilan sosial, dan sikap kebangsaan peserta didik. Tokoh pencipta lagu sebagai objek pembelajaran menjadi jembatan antara kompetensi literasi dan penguatan identitas budaya bangsa. Model ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran berbasis proyek dan budaya yang menyenangkan sekaligus bermakna di era Kurikulum Merdeka.

“Ciptakan Inovasi, Tebarkan Manfaat”

“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”

Penulis: Ermy Dara Yuspa, S.Pd., Mahasiswa PPL PPG Unissula

Penyunting: Tim Humas dan Literasi

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar