Kehidupan manusia tidak pernah lepas dari dinamika suka dan duka. Ada masa sehat, ada pula sakit. Ada saat bahagia, ada pula duka karena kehilangan orang tercinta. Dalam setiap perjalanan itu, Islam mengajarkan pentingnya silaturrahmi, empati, dan kesetiakawanan sosial sebagai perekat hubungan antarumat. Nilai inilah yang diwujudkan oleh keluarga besar SMKN 10 Semarang melalui program Dana Sosial (Dansos).
Silaturrahmi sebagai Ibadah
Silaturrahmi dalam Islam adalah ibadah agung. Allah ﷻ berfirman:
“Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”
(QS. An-Nisa: 1)
Rasulullah ﷺ pun menegaskan keutamaan silaturrahmi:
“Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturrahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dengan semangat inilah, guru, karyawan, siswa, serta wali murid di SMKN 10 Semarang senantiasa menjaga hubungan baik, saling mengunjungi, dan saling mendoakan.
Program Dansos: Wujud Nyata Kesetiakawanan
Dansos menjadi wadah kebersamaan yang terstruktur. Dalam praktiknya, terdapat dua lingkup besar:
Program Dansos Kesra Guru dan Karyawan
Silaturrahmi dan Anjangsana – Menjalin kedekatan hati melalui kunjungan langsung.
Menjenguk yang sakit – Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa menjenguk saudaranya yang sakit, maka ia berjalan di taman surga hingga ia duduk, dan apabila ia duduk maka rahmat Allah menaunginya.” (HR. Muslim).
Takziyah bagi yang berduka – Allah ﷻ berfirman:
“Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.”
(QS. Al-Baqarah: 155–156)
Tali asih bagi yang mutasi atau pensiun – bentuk penghormatan, doa, dan apresiasi atas kebersamaan serta pengabdian.
Program Dansos Siswa dan Wali Murid
Santunan kepada siswa yang meninggal dunia – wujud cinta kasih terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Santunan kepada wali murid yang meninggal dunia – dukungan moral bagi siswa agar tetap kuat menjalani pendidikan.
Tinjauan Islam: Membangun Ukhuwah dan Empati
Islam menekankan pentingnya rasa empati. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam cinta, kasih sayang, dan kelembutan di antara mereka adalah seperti satu tubuh; apabila salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh turut merasakan sakit dengan tidak bisa tidur dan demam.” (HR. Muslim).
Hadits ini menjadi landasan moral Dansos: setiap duka dan sakit satu anggota adalah duka dan sakit seluruh keluarga besar.
Program Dansos SMKN 10 Semarang adalah bukti nyata bahwa silaturrahmi dan kesetiakawanan sosial bukan hanya konsep, tetapi telah menjadi budaya Islami yang hidup di tengah keluarga besar sekolah. Kegiatan ini memperkuat ukhuwah, menghadirkan keberkahan, dan menjadi ladang pahala bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Ciptakan Inovasi, Tebarkan Manfaat”
“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”
Penulis: Mohammad Suparjo, S.Ag., Guru Mapel Pendidikan Agama Islam
Penyunting: Tim Humas dan Literasi

Alhamdulillah
Beri Komentar