Di era digital, kelas tidak lagi hanya menjadi tempat guru menyampaikan materi. Khususnya di SMK, di mana murid didorong untuk berpikir praktis dan aplikatif, pembelajaran harus lebih dari sekadar teori. Pembelajaran descriptive text untuk kelas 10 SMK Negeri 10 Semarang bisa menjadi contoh ideal. Daripada sekadar menghafal struktur, metode yang inovatif dapat mengubahnya menjadi aktivitas yang interaktif dan penuh antusiasme, seperti yang diungkapkan oleh ahli pendidikan.
Pembelajaran ini mengadopsi prinsip pembelajaran mendalam (deep learning) dan pembelajaran aktif (active learning). Kedua konsep ini menekankan pada keterlibatan penuh murid dalam proses belajar, bukan hanya sebagai penerima informasi pasif.
Menurut Brown (2007) dalam bukunya Principles of Language Learning and Teaching, motivasi intrinsik—yaitu motivasi yang berasal dari dalam diri murid—adalah faktor krusial dalam keberhasilan belajar bahasa. Dengan memilih topik yang relevan dan disukai murid, seperti atlet idola, kita menumbuhkan motivasi ini secara alami. Murid tidak merasa dipaksa, melainkan didorong untuk berkreasi karena mereka peduli dengan subjek yang mereka tulis.
Pendekatan ini juga sejalan dengan pembelajaran komunikatif (Communicative Language Teaching) yang diusung oleh Celce-Murcia (2001). Pembelajaran bukan lagi tentang meniru pola kalimat, melainkan tentang menggunakan bahasa untuk tujuan nyata. Dalam kasus ini, tujuan nyata murid adalah mendeskripsikan idola mereka dengan sangat jelas sehingga teman-teman mereka bisa menebaknya. Ini adalah aplikasi nyata dari kemampuan berbahasa.
Dengan rancangan pembelajaran “Desk to Stage”, diintegrasikan empat keterampilan dasar berbahasa dalam satu kesatuan. Berikut adalah langkah-langkahnya:
Pembelajaran ini membuktikan bahwa kelas bahasa Inggris bisa menjadi ajang yang menyenangkan dan penuh makna. Dengan menggunakan pendekatan yang relevan dengan kehidupan murid, kita tidak hanya mengajarkan tata bahasa dan kosakata, tetapi juga membantu mereka menguasai bahasa sebagai alat komunikasi yang efektif.
“Ciptakan Inovasi, Tebarkan Manfaat”
“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”
Penulis: Suhermawan, S.Pd. Guru Mapel Bahasa Inggris
Penyunting: Tim Humas dan Literasi

Peluang ajang kreatifitas murid
Keep up the good work!
Semoga bisa membuat siswa/I menjadi senang dalam pembelajaran
Kelas Descriptive Text di SMK adalah tempat ide berkembang, kreativitas tumbuh, dan mimpi diwujudkan
Desk to Stage
Semoga bermanfaat
Deskripsi teks adalah salah satu penerapan 5M dalam pembelajaran.
Inovatif
Kreatif, inovatif 👍👍👍
Inovatif
MasyaAlloh 👍👍👍🙏
Mantaaabb’s jiwaaa…
Best!
Inovasi mantab…
Istimewa…
Sukses selalu SMK 10..
Cemerlang
Kereeen 👍👍
Dengan pembelajaran “Desk to Stage”, diharapkab bisa menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan penuh makna. SMKN 10 Semarang makin OKE👍
SMKN 10 Semarang tingkatkan pembelajaran inovatif.👍🏻
Luar biasa
The best 🔥
Semangat💪
Inspiratif…
Strategi dan metode pembelajaran yang tepat, meningkatkan kualitas belajar murid, mantap Pak Suhermawan
Menyala🔥
Menginspirasi .
Bagus
Istimewa
Sangat menginspirasi.. keren
Istimewa 👍👍
Beri Komentar