SMK Negeri 10 Semarang memiliki 8 jurusan salah satunya adalah Teknik Pengelasan, dimana jurusan ini telah membekali siswa dengan kompetensi keahlian di bidang pengelasan dan fabrikasi logam, berbagai strategi telah diterapkan oleh guru kejuruan teknik pengelasan untuk membekali siswa hingga menemukan potensi yang selama ini terpendam dalam diri siswa. Kemajemukan atau kondisi siswa yang heterogen menjadi tantangan tersendiri bagi guru pengampu dalam proses pembelajaran, pembelajaran di sekolah akan berjalan dengan baik salah satu faktornya adalah siswa berperan aktif untuk melibatkan diri sendiri, sehingga terjadi semacam ikatan antara siswa dengan sekolah.
Efikasi diri atau melibatkan diri dalam proses pembelajaran menjadi konsep penting yang berkaitan dengan hasil dari pendidikan, efikasi diri merupakan suatu sikap untuk melibatkan diri dengan guru, sekolah dan teman secara emosional, sehingga siswa terlibat aktif dalam suatu kegiatan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri.
Siswa dapat terlibat secara aktif di sekolah dibedakan dalam empat sub tipe yaitu akademik yang baik (academic), berpartisipasi dalam kegiatan sekolah baik intrakurikuler, co kurikuler maupun ekstrakurikuler (behavior), strategi dalam pengaturan diri dan penentuan tujuan (kognitif) dan merasa terikat dengan sekolah (psikologis). Keterlibatan siswa memiliki tiga aspek yaitu perilaku, kognitif dan emosi
Efikasi diri dipengaruhi oleh dua faktor yaitu dari dalam individu dan luar individu, faktor individu cenderung ke kepribadian siswa sendiri, sedangkan faktor dari luar terdiri dari berbagai macam aspek yaitu lingkungan, yang didalamnya terdapat hubungan antar teman sebaya, keluarga dan lingkungan kelas dan komunitas
Self efficacy berhubungan dengan kinerja pekerjaan, pilihan karir, pembelajaran dan pencapaian, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru, oleh karena itu para guru pengampu harus menyakinkan siswa bahwa ia mampu melakukan sesuatu dalam situasi tertentu yang ditunjukkan dengan mempunyai level atau tingkatan yang lebih tinggi dalam menghadapi kesulitan, menilai kemampuan berfungsi di berbagai aktivitas, serta mempunyai kekuatan untuk bertahan dengan usahanya.
Dimensi yang dapat mempengaruhi performa individu dalam keterlibatan siswa antara lain:
Siswa yang sedang melaksanakan praktik pengelasan untuk menghasilkan sebuah produk merupakan efikasi diri/keterlibatan diri dalam proses pembelajaran jurusan Teknik Pengelasan
“Ciptakan Inovasi, Tebarkan Manfaat”
“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”
Penulis: Nasi’in Samsul Huda, S.Pd., Guru Produktif Teknik Pengelasan
Penyunting: Tim Humas dan Literasi

Beri Komentar