Info Sekolah
Sabtu, 22 Jun 2024
  • SMKN 10 Semarang siap menerima siswa baru dengan delapan jurusan sebanyak 540 siswa#SMKN 10 Semarang membuka jurusan baru Manajemen Logistik

SMKN 10 Semarang Menuju Digitalisasi Sekolah

Diterbitkan :

Suatu ketika CEO Go-Jek Nadiem Anwar Makarim ditanya apa impian yang ingin dicapai? “Impian saya adalah bisa membuat sekolah bisnis digital untuk anak-anak, karena beberapa tahun ke depan dunia digital akan berpengaruh besar dalam ekonomi,” kata Nadiem ketika menghadiri diskusi di Gedung Tempo, Jakarta.

Dunia pendidikan saat ini bukan hanya tidak akan bisa menghindar dari era digital, tapi memang tidak boleh menghindar. Semakin mencoba menghindar, dunia pendidikan akan semakin tersisih peran dan signifikansinya, kemudian akhirnya “mati”. Era digital harus dihadapi dan dimanfaatkan untuk menunjang kualitas pendidikan. Tony Bates mengatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan. Hanya lentera pendidikan yang bisa membawa generasi mendatang ke sisi terang era digital, dan menjauh dari sisi gelapnya. Melihat fenomena di atas maka sangat tepat ketika BPTIKP Dikbud Provinsi Jawa Tengah mengeluarkan konten pembelajaran digital untuk membantu guru dalam menyiapkan pembelajaran.

Kembali ke sekolah, dunia digital membuat pendidikan semakin mudah (diakses) dan murah (biayanya). Dalam konteks ini, dunia pendidikan “diuntungkan” dengan datangnya era digital. Namun, di balik kemudahan dan kemurahan yang ditawarkan, dunia digital menyimpan sisi negatif yang bisa membuat dunia pendidikan “buntung”.

Demoralisasi dan dekarakterisasi akibat paparan konten negatif teknologi digital akan menjadi beban yang justru memperberat tanggung jawab dunia pendidikan di masa depan. Sekadar contoh, kini sudah beredar “narkoba digital” yang bisa dikonsumsi secara online oleh semua kelompok usia. Ini baru awal, ke depan akan muncul beragam produk negatif dunia digital tanpa bisa dikontrol. Hanya pendidikan yang bisa melahirkan generasi cerdas digital, yang bisa menempatkan fungsi teknologi secara proporsional sebagai “people tools, resources, to solve problems or to extend their capabilities”. Kata David Goetech.

Rosenberg (2001) menyatakan, perkembangan penggunaan teknologi informasi dalam dunia pendidikan mengakibatkan terjadinya lima pergeseran dalam proses pembelajaran, yaitu (1) dari pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, (3) dari kertas ke online, (4) dari fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, dan (5) dari waktu siklus ke waktu nyata. Dunia pendidikan di sekolah maupun rumah harus mampu bertransformasi menuju lima pergeseran ini.

Dalam Reinventing Education, Louis V. Gerstmer (1995) menegaskan bahwa di masa-masa mendatang peran guru akan mengalami perluasan, yaitu sebagai pelatih, konselor, manajer pembelajaran, partisipan, pemimpin, pembelajar, dan pengarang. Jadi, kolaborasi digital antara orangtua dan guru mutlak diperlukan sebagai jawaban tantangan pendidikan era digital.

Sejak diberi amanah memimpin SMKN 10 Semarang per 07 Januari 2022  mulai dirintis pembelajaran digital. Sekolah mulai memberikan pelatihan guru-guru untuk migrasi ulangan dari berbasis digital online menuju berbasis digital offline. Pelatihan intensif dilanjutkan dengan pendampingan masif akhirnya membuahkan hasil. Guru-guru mulai terbiasa menginput soal offline. Penilaian Tengah Semester (PTS) Genap tahun pelajaran 2021/2022 akan menggunakan handphone siswa sebagai alat mengerjakan soal tanpa menggunakan paket data. Demikian juga dengan Ujian Sekolah yang sebentar lagi dilaksanakan.

Di samping itu, Sekolah juga sedang mengembangkan School Management System (SMS) yang memudahkan manajemen sekolah dalam menggerakkan organisasi. School Management System (SMS) adalah suatu aplikasi sistem terpadu yang dapat diakses oleh semua anggota sekolah seperti guru, wali kelas, pegawai sekolah, tata usaha, siswa serta orang tua siswa dengan tujuan untuk mempermudah kegiatan operasional, manajemen sekolah dan juga kegiatan belajar mengajar.

Sesuai dengan tagline sekolah Ciptakan Inovasi Tebarkan Manfaat, Kami mulai berbagi dengan sekolah lain. Alhamdulillah banyak sekolah yang sudah berkunjung ke SMKN 10 Semarang belajar Ujian Sekolah Digital Tanpa Kuota Internet. Kami akan sangat senang ketika apa yang berhasil dibuat dapat diadaptasi oleh banyak sekolah. Karena bagi Kami berbagi itu indah, mudah dan menyenangkan.

Dari Semarang untuk Indonesia

Penulis : Ardan Sirodjuddin, Kepala SMKN 10 Semarang

Artikel ini memiliki

2 Komentar

Sunarto ESAM
Minggu, 27 Feb 2022

Dunia terus berputar karena ide. Melalui ide akan muncul berbagai aktifitas baru. Harapan baru selalu bangkit menyemangati. Gairah akan mendapatkan buah dr hasil pemikiran membuat kita beruntung memiliki usia yang akan terus berjalan.

Balas
    Minggu, 27 Feb 2022

    Terima kasih Bapak Kacabdin dengan berkunjung ke website SMKN 10 Semarang. Kami siap berinovasi dan menebarkan manfaat.

    Balas

Beri Komentar