Info Sekolah
Minggu, 19 Mei 2024
  • Keluarga Besar SMKN 10 Semarang Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H #SMKN 10 Semarang lolos SMK Pusat Keunggulan Reguler Lanjutan tahun 2024

“Six Thinking Hats” Dalam Membangun SMKN 10 Semarang

Diterbitkan :

Setelah setahun sebelas bulan menapaki peran sebagai kepala sekolah di SMKN 10 Semarang, perjalanan ini menjadi sebuah kisah yang penuh tantangan, perubahan, dan akhirnya, keberhasilan yang luar biasa. Terletak di Jalan Kokrosono 75, Kota Semarang, sekolah ini awalnya dihantui oleh stigma kurang baik, prestasi yang kurang gemilang, tata kelola lembaga yang butuh perbaikan, dan infrastruktur yang belum mencapai standar ideal.

Namun, dengan tekad dan semangat perbaikan yang terus-menerus, langkah-langkah pembenahan perlahan tapi pasti diambil. Transformasi yang luar biasa pun mulai terjadi. Sekolah ini berhasil meraih predikat berkinerja terbaik dari Cabdin I pada tahun 2022, mengukir prestasi dengan lolos ke SMK Pusat Keunggulan pada tahun 2023, dan memuncaki pencapaian dengan meraih juara 2 Lomba Inovasi Sekolah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Pada perjalanannya, SMKN 10 Semarang bukan sekadar melawan stigma, melainkan mengubahnya menjadi citra yang lebih cemerlang. Keberhasilan ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari upaya kolektif seluruh tim sekolah, guru-guru yang berdedikasi, dan siswa-siswa yang bersemangat. Mereka bersama-sama mengatasi setiap rintangan dan mengubah tantangan menjadi peluang untuk tumbuh dan berkembang.

Keberhasilan transformasi yang luar biasa di SMKN 10 Semarang tidak lepas dari penerapan konsep Six Thinking Hats yang bijak oleh kepala sekolah. Konsep ini, diciptakan oleh Edward De Bono, menjadi landasan yang memberikan arah dan cara pandang yang inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan dan mengelola perubahan di sekolah tersebut.

Edward de Bono adalah seorang ahli pikir asal Malta yang terkenal sebagai penulis, konsultan, dan pakar dalam bidang kreativitas, inovasi, dan pemikiran lateral. Dia dikenal secara luas karena kontribusinya dalam pengembangan metode pemikiran alternatif, salah satunya adalah konsep “Six Thinking Hats” atau “Enam Topi Berpikir.”

Edward de Bono menciptakan “Six Thinking Hats” sebagai suatu alat atau kerangka kerja untuk memandu kelompok atau individu dalam melakukan pemikiran yang lebih terstruktur, holistik, dan efektif. Setiap topi berwarna yang dia perkenalkan dalam konsep ini mewakili sudut pandang atau gaya berpikir tertentu. Pendekatan ini telah digunakan di berbagai bidang, termasuk bisnis, pendidikan, dan manajemen, untuk meningkatkan kreativitas, kolaborasi, dan pengambilan keputusan.

Dengan menerapkan Six Thinking Hats, kepala sekolah mampu menciptakan lingkungan diskusi yang terstruktur dan holistik. Setiap “topi” atau sudut pandang yang berbeda menghasilkan pemikiran yang lebih terfokus dan komprehensif dalam pengambilan keputusan serta perencanaan strategis. Inilah salah satu kunci keberhasilan transformasi SMKN 10 Semarang.

Akan saya jelaskan satu persatu konsep Six Thinking Hats. Pertama adalah Topi Putih (Fakta). Sebagai kepala sekolah, saya menggunakan topi putih untuk mengumpulkan fakta dan informasi yang objektif. Saya menekankan pentingnya membuat keputusan berdasarkan data yang akurat dan relevan. Dalam rapat-rapat tim, kami menyediakan waktu khusus untuk mengevaluasi data, mengidentifikasi sumber informasi, dan menghindari asumsi tanpa dasar yang dapat mengganggu proses pengambilan keputusan.

Menerapkan konsep “Topi Putih” dalam pengelolaan sekolah oleh seorang kepala sekolah dapat menjadi langkah yang efektif untuk mengumpulkan informasi yang objektif dan membuat keputusan berdasarkan data. Berikut adalah beberapa cara implementasi topi putih oleh kepala sekolah:

  1. Analisis Data Akademik:
    Kepala sekolah menggunakan topi putih untuk menganalisis data akademik siswa, seperti hasil ujian, rapor kelas, dan evaluasi kinerja guru. Dengan pendekatan yang objektif, kepala sekolah dapat mengidentifikasi tren, kekuatan, dan area perbaikan untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.
  1. Evaluasi Kinerja Guru dan Staf:
    Dalam melakukan evaluasi kinerja guru dan staf, kepala sekolah Β menggunakan topi putih untuk memisahkan fakta-fakta objektif dari opini pribadi. Data terkait kehadiran, hasil observasi kelas, dan pencapaian target pembelajaran dapat membantu kepala sekolah membuat keputusan yang didasarkan pada kinerja yang terukur.
  1. Perencanaan Anggaran dan Sumber Daya:
    Ketika merencanakan anggaran sekolah, kepala sekolah menggunakan topi putih untuk memeriksa secara objektif kebutuhan finansial sekolah. Ini mencakup alokasi sumber daya untuk kebutuhan akademik, sarana dan prasarana, dan pengembangan staf. Data dan fakta-fakta yang terkumpul membantu memastikan bahwa kebijakan pengelolaan keuangan didasarkan pada informasi yang akurat.
  1. Evaluasi Program Pendidikan:
    Topi putih digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan yang diterapkan di sekolah. Dengan menganalisis data hasil pembelajaran, tingkat partisipasi siswa, dan umpan balik dari para guru, kepala sekolah dapat membuat keputusan terkait perubahan atau perbaikan program secara objektif.
  1. Penanganan Konflik dan Tantangan:
    Saat menghadapi konflik atau tantangan di sekolah, kepala sekolah mengadopsi topi putih untuk mengumpulkan fakta-fakta terkait dan menganalisis akar permasalahan. Pendekatan ini membantu dalam mengambil keputusan yang didasarkan pada pemahaman yang jelas terhadap situasi, bukan hanya berdasarkan persepsi atau emosi.
  1. Komunikasi dengan Stakeholder:
    Dalam berkomunikasi dengan orang tua, guru, dan staf, kepala sekolah menggunakan topi putih untuk menyampaikan informasi secara objektif. Hal ini membantu dalam menghindari bias atau interpretasi yang salah dalam penyampaian informasi.

Dengan menerapkan topi putih, kepala sekolah dapat menciptakan budaya pengambilan keputusan yang berlandaskan pada fakta dan data. Ini tidak hanya meningkatkan kualitas keputusan, tetapi juga membangun kepercayaan dalam komunitas sekolah serta menciptakan lingkungan yang transparan dan akuntabel.

Kedua adalah Topi Merah (Emosi). Pemikiran emosional memiliki peran yang signifikan dalam memahami dan merespons kebutuhan siswa, guru, dan staf sekolah. Saya menciptakan forum terbuka di mana setiap anggota tim dapat mengungkapkan perasaan dan pandangan mereka tanpa takut dihakimi. Hal ini memungkinkan kita untuk merespons dengan empati dan menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan emosional seluruh komunitas sekolah.

Menerapkan konsep “Topi Merah” oleh seorang kepala sekolah membantu dalam memahami dan merespons aspek emosional yang muncul dalam lingkungan sekolah. Berikut adalah beberapa cara menerapkan topi merah dalam mengelola sekolah:

  1. Menghargai Perasaan Individu.
    Kepala sekolah menggunakan topi merah untuk menciptakan lingkungan di mana staf, guru, dan siswa merasa dihargai. Ini melibatkan mendengarkan dengan empati terhadap perasaan, kekhawatiran, atau kegembiraan individu, sehingga menciptakan iklim yang mendukung kesejahteraan emosional.
  1. Forum Terbuka.
    Kepala sekolah mengadakan forum terbuka atau sesi diskusi di mana anggota staf dan guru dapat mengungkapkan perasaan mereka tanpa takut akan sanksi atau penilaian negatif. Hal ini menciptakan ruang untuk merespons dan mengatasi masalah sejak dini.
  1. Mengatasi Konflik dengan Pendekatan Emosional.
    Saat konflik muncul di antara anggota staf atau di antara siswa, kepala sekolah memanfaatkan topi merah untuk menangani konflik secara empatik. Mendengarkan dengan hati, mengakui perasaan, dan mencari solusi yang memperhitungkan aspek emosional adalah langkah-langkah yang bisa diambil.
  1. Memotivasi dan Menginspirasi.
    Kepala sekolah sebagai pemimpin menggunakan topi merah untuk memotivasi dan menginspirasi seluruh komunitas sekolah. Mengkomunikasikan pencapaian positif, mengapresiasi kerja keras, dan menyampaikan pesan positif membantu menciptakan semangat yang tinggi di lingkungan sekolah.
  1. Mengelola Perubahan dengan Sensitivitas Emosional.
    Saat sekolah mengalami perubahan, kepala sekolah menggunakan topi merah untuk memahami dan mengelola perasaan ketidakpastian atau kekhawatiran yang mungkin muncul. Transparansi dalam komunikasi dan penekanan pada perasaan individu dapat membantu mengurangi resistensi terhadap perubahan.
  1. Membangun Hubungan Antarpersonal yang Kuat:
    Kepala sekolah menggunakan topi merah untuk membangun hubungan yang kuat dan positif antara seluruh anggota komunitas sekolah. Hal ini mencakup pengakuan terhadap pencapaian individu, penyediaan dukungan emosional, dan memberikan ruang bagi ekspresi kreativitas dan inisiatif.

Dengan menerapkan topi merah, kepala sekolah dapat menciptakan iklim yang mendukung kesejahteraan emosional dan membangun hubungan yang positif di seluruh sekolah. Ini membantu menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan responsif terhadap berbagai kebutuhan dan perasaan individu.

Tulisan ini akan berlanjut ke bagian kedua dan ketiga.

Penulis : Ardan Sirodjuddin, M.Pd, Kepala SMKN 10 Semarang

Artikel ini memiliki

60 Komentar

Dwi palupi
Sabtu, 9 Des 2023

Amin….Alhamdulillah SMKN 10 Menjadi lebih baik dan Hebat

Balas
Dwi palupi
Sabtu, 9 Des 2023

Amin….Alhamdulillah SMKN 10 Menjadi lebih baik dan Hebat …

Balas
Muslim Anwar
Sabtu, 9 Des 2023

Amin…SMKN10 Menjadi hebat dan sukses.

Balas
Hesti
Sabtu, 9 Des 2023

SMK N 10 HEBAT, SMK N 10 JAYA, SMK N 10 Semarang Terpercaya

Balas
Hikma Nurul Izza
Sabtu, 9 Des 2023

Terimakasih sudah selalu menghebatkan SMK 10, sehat selalu bapak πŸ™

Balas
Anni Rahayuningsih
Sabtu, 9 Des 2023

Luar biasa ilmunya. Semakin memajukan SMKN 10 Semarang πŸ‘

Balas
Digna Palupi
Sabtu, 9 Des 2023

Semangat yang luar biasa menjadikan SMK Negeri 10 Semarang semakin hebat dengan munculnya prestasi-prestasi yang dicapai.πŸ‘πŸ‘

Balas
Suwarni
Sabtu, 9 Des 2023

Alhamdulillah, sukses selalu untuk SMKN 10 Semarang

Balas
Sabtu, 9 Des 2023

Jaya terus SMK N 10 Semarang

Balas
Husna
Sabtu, 9 Des 2023

MasyaAllah menginspirasi, semoga selalu diberi kesehatan dalam menghebatkan SMKN10🀲

Balas
Ninuk Zuhriyah
Sabtu, 9 Des 2023

Alhamdulillah, sukses selalu untuk SMKN 10 Semarang

Balas
Ninuk Zuhriyah
Sabtu, 9 Des 2023

Hebat dan luaaaar biasa

Balas
Ninuk Zuhriyah
Sabtu, 9 Des 2023

Hebat2 dan luaaaar biasa SMK N 10 Semarang

Balas
Dra.Warni
Sabtu, 9 Des 2023

Tetap konsisten dalam menghadapi masalah.

Balas
Anis Indri
Sabtu, 9 Des 2023

SMK Negeri 10 Semarang semakin hebat dan luar biasa

Balas
Rodhatin
Sabtu, 9 Des 2023

Alhamdulillah, semangat yg luar biasa maju terusπŸ‘

Balas
Agung Nuril Hijas
Sabtu, 9 Des 2023

Smkn 10 semarang terus berjaya

Balas
Aprilia Dwi Asriani
Sabtu, 9 Des 2023

Alhamdulillah, sukses,jaya terus SMK N 10 Semarang

Balas
Selamet Pujianto
Sabtu, 9 Des 2023

Sukses terus untuk SMKN 10 Semaranag

Balas
Selamet Pujianto
Sabtu, 9 Des 2023

Sukses terus untuk SMKN 10 Semarang.

Balas
Ribka Trimuryani
Sabtu, 9 Des 2023

konsep Six Thinking Hats. Topi Putih (Fakta). Dan Topi merah( emosi ) semakin diperlengkapi untuk menjadi seorang pemimpin .

Balas
Nyaminah, S.Pd
Sabtu, 9 Des 2023

Mantap Bapak trus Semangat njiiihhh πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ sukses selalu🀲🀲🀲

Balas
Irastuti
Sabtu, 9 Des 2023

I think, that is a good perspective in leading an institution… white hat and red hat, what about the others sir?
#ditunggu kelanjutannya ya pakπŸ‘

Balas
Antar Subandono
Sabtu, 9 Des 2023

Sangat inspiratif. Semangat selalu mamajukan SMK n 10 Semarang

Balas
maskur
Sabtu, 9 Des 2023

Alhamdulilah

Balas
Nur kholifah
Sabtu, 9 Des 2023

Baik ditunggu kelanjutan PakπŸ™πŸ». Semangat menghebatkan smkn 10 semarang

Balas
Arimurti Asmoro
Sabtu, 9 Des 2023

“Step by step”, SMKN 10 Semarang mengembangkan potensi dan meraih prestasi

Balas
Janto
Sabtu, 9 Des 2023

Landasan dan prinsip yang multidimensional menuju SMK Negeri 10 Semarang yang tidak dipandang sebelah mata. Luar biasa, jayalah dan berkahlah seluruh stake holder SMK Negeri 10 Semarang

Balas
Janto
Sabtu, 9 Des 2023

Landasan dan prinsip yang multidimensional menuju SMK Negeri 10 Semarang yang tidak dipandang sebelah mata. Luar biasa, jayalah dan berkahlah seluruh stake holder SMK Negeri 10 Semarang

Balas
mohammad suparjo, S.Ag
Sabtu, 9 Des 2023

Alhamdulillah Terimakasih Pak Ardan telah membuka peta jalan baru buat SMKN10 Semarang tercinta semoga bisa menjadi kompas bagi kepala sekolah berikutnya untuk menghebatkan SMKN10 Semarang dimasa yg akan datang dengan segala kelebihan dan kekurangannya…..Tetap Hebat, Tetap Semangat Pantang mundur….Jayalah SMKN10 Semarang πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ™πŸ’–πŸ’πŸ‘

Balas
Aenal
Sabtu, 9 Des 2023

Sangat inspiratif dan bermanfaat

Balas
Andhika Wildan Krisnamurti
Sabtu, 9 Des 2023

Mantap.

Balas
Lestari
Sabtu, 9 Des 2023

Luar biasa

Balas
Suparyati
Sabtu, 9 Des 2023

MasyaAlloh πŸ‘πŸ‘πŸ‘, tabarokallahπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»

Balas
Riska Yudha Wardhana
Sabtu, 9 Des 2023

Sukses selalu SMK negeri 10

Balas
Imamul Huda
Sabtu, 9 Des 2023

Terbaik SMK N 10 Semarang

Balas
Dian Primayanto
Sabtu, 9 Des 2023

Maju terus smk 10

Balas
Elmina Ita Kusumawardani
Sabtu, 9 Des 2023

Keren Bossquhhh…

Balas
Aris Guntoro
Sabtu, 9 Des 2023

SMKN 10 Semarang keren banget 😱

Balas
Verry Wijaya
Sabtu, 9 Des 2023

Mari kita dukung untuk memajukan kampus kita …. cuzz

Balas
Sabtu, 9 Des 2023

Semangat semangat dan semangat terus.. menjadikan ke depan lebih sukses..
Hebat hebat dan hebat.. maju terus… josss
SMK N 10 SEMARANG hebat……

Balas
Suparman, S.Pd
Sabtu, 9 Des 2023

SMK N 10 semakin hebat dan sukses

Balas
Suparman, S.Pd
Sabtu, 9 Des 2023

SMK N 10 semakin hebat dan sukses….Mantap dan luar biasaπŸ‘πŸ‘πŸ‘

Balas
Mardiyanto
Sabtu, 9 Des 2023

Menjadikan diri ini makin yakin dan manteb jelang perpisahan dengan almamater tercinta SMKN 10 SEMARANG layak JUARA KELAS, bukan sekedar NAIK KELAS, @penulis ditunggu bagian kedua dan ketiganya

Balas
Joko m
Sabtu, 9 Des 2023

Alhamdulillah, semoga SMK N 10 tampak semakin lebih bersinar di antara SMK SMK yang lain di Kota Semarang, Aamiin.

Balas
Wiler Upik
Sabtu, 9 Des 2023

Mantap, kerja bagus. Jaya SMKN 10 Semarang.

Balas
Johan h
Sabtu, 9 Des 2023

Sangat menginspirasi, untuk selalu berkarya terus jaya selalu Bapak Ardan Sirodjuddin dan SMKN 10 Semarang

Balas
Suginah
Sabtu, 9 Des 2023

Mantan πŸ‘πŸ‘

Balas
Yusuf Trisnawan
Sabtu, 9 Des 2023

Good job….lanjutkan πŸ‘πŸ‘

Balas
T Harry Sulistianto
Minggu, 10 Des 2023

Langkah yang strategis, inovatif dan inspiratif dalam mengelola organisasi…. Tetap semangat… SMKN 10 Semarang Hebat

Balas
Karyanto
Minggu, 10 Des 2023

Alhamdulillah
Sip dan manfaat

Balas
Af'idatin
Minggu, 10 Des 2023

Alhamdulillah naik kelas

Balas
aniksubchan1979@gmail.com
Minggu, 10 Des 2023

Sangat inspiratif sekali … sMK N 10 Hebat πŸ‘

Balas
Kuslimanto
Senin, 11 Des 2023

Mantab, semoga SMKN10 Semarang semakin hebat

Balas
Landung jati ismoyo
Senin, 11 Des 2023

Alhamdulillah. Semoga smkn 10 semarang semakin hebat

Balas
Adit
Senin, 11 Des 2023

Hebat

Balas
Tutikw
Selasa, 12 Des 2023

Alhamdulillah,SMKN 10 SEMARANG semangkin hebat.Sukses selallu.Aamiin

Balas
Agus Sby
Jumat, 15 Des 2023

SMKN 10 semakin hebat

Balas
Kholifah Martha
Jumat, 5 Jan 2024

Sukses selalu SMKN 10 Semarang

Balas
Djoko Siswanto
Selasa, 9 Jan 2024

Semoga semakin ….hebat…SMKN 10

Balas

Beri Komentar