Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Penerapan Model Pembelajaran TPS dengan Aplikasi Handphone untuk Meningkatkan Hasil Belajar Informatika

Diterbitkan :

Pendidikan di era digital menuntut inovasi dalam metode pembelajaran. Salah satu model yang menarik perhatian adalah Model Pembelajaran TPS (Think-Pair-Share), yang mendorong interaksi siswa dan pemecahan masalah bersama. Artikel ini akan membahas penerapan Model Pembelajaran TPS dengan aplikasi handphone untuk meningkatkan hasil belajar Informatika siswa kelas X di SMK Negeri 10 Semarang, khususnya di jurusan Konstruksi Kapal Baja.

Jurusan ini menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan Informatika dengan keterampilan teknis konstruksi kapal. Namun, peluang untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang dinamis dan relevan juga sangat besar.

Pentingnya Pembelajaran Informatika dalam Konstruksi Kapal dan Pemahaman konsep Informatika menjadi krusial dalam mengoptimalkan proses konstruksi kapal baja, dari desain hingga manajemen proyek.

Model Pembelajaran TPS Think Pair Share (Berpikir, Berpasangan, Berbagi )

Siswa diberikan pertanyaan atau masalah yang merangsang pemikiran kritis. Dalam konteks Informatika, ini dapat berupa tantangan terkait penggunaan perangkat lunak desain, manajemen data, atau penerapan teknologi informasi dalam konstruksi kapal baja. Siswa berkolaborasi dalam pasangan untuk mendiskusikan ide, berbagi pemahaman, dan mencari solusi bersama. Ini membangun kemampuan kerjasama dan komunikasi, keterampilan yang penting dalam dunia industri. Setelah berpasangan, siswa berbagi hasil diskusi dan solusi mereka dengan seluruh kelas. Ini memfasilitasi pemahaman yang lebih mendalam melalui perspektif beragam. Pemanfaatan Aplikasi Handphone

Aplikasi handphone menjadi sarana interaktif yang dapat memfasilitasi pelaksanaan model TPS. Siswa dapat dengan mudah berkomunikasi, berbagi ide, dan mendiskusikan konsep-konsep Informatika melalui aplikasi ini. Aplikasi dapat menyediakan sumber daya belajar tambahan seperti video tutorial, simulasi praktikum virtual, atau artikel yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.

Manfaat Penerapan Model TPS dengan Aplikasi Handphone  Dengan memanfaatkan aplikasi handphone, model TPS dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam diskusi dan berbagi pemahaman, menciptakan lingkungan pembelajaran yang dinamis. Pengembangan Keterampilan Soft Skills Kolaborasi dalam pasangan dan berbagi pemahaman dengan kelas mengembangkan keterampilan soft skills siswa, seperti komunikasi, kerjasama, dan pemecahan masalah. Pemahaman Konsep yang Mendalam Melalui diskusi dan berbagi ide, siswa dapat mencapai pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep-konsep Informatika yang diterapkan dalam konstruksi kapal baja.

Tantangan dan Solusi Implementasi Keterbatasan Akses Teknologi Beberapa siswa mungkin mengalami keterbatasan akses teknologi. SMK Negeri 10 Semarang dapat memastikan ketersediaan fasilitas akses internet dan memberikan alternatif bagi siswa yang memiliki keterbatasan akses.

Guru perlu diberikan pelatihan untuk memanfaatkan aplikasi handphone secara efektif dan mengelola diskusi berbasis model TPS. Pemantauan Aktivitas dan Keterlibatan Siswa Melalui aplikasi, guru dapat memantau tingkat partisipasi dan keterlibatan siswa dalam setiap sesi TPS, memungkinkan penilaian secara langsung. Evaluasi Hasil Belajar Pre-test dan post-test dapat digunakan untuk mengevaluasi apakah penerapan model TPS dengan aplikasi handphone membawa dampak positif pada hasil belajar siswa. Manfaat Jangka Panjang Kesiapan Siswa Menghadapi Industri

Penerapan model TPS dengan aplikasi handphone dapat meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi tuntutan dunia industri konstruksi kapal baja yang semakin terdigitalisasi.

Pengembangan Keterampilan Kolaboratif Dengan memanfaatkan aplikasi, siswa dapat terus mengembangkan keterampilan kolaboratif yang sangat dihargai di dunia industri, terutama dalam proyek konstruksi berskala besar. Penerapan Model Pembelajaran TPS dengan aplikasi handphone di SMK Negeri 10 Semarang, jurusan Konstruksi Kapal Baja, menjadi langkah inovatif dalam meningkatkan hasil belajar Informatika. Model ini tidak hanya memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep-konsep teknologi informasi, tetapi juga mengembangkan keterampilan soft skills yang sangat diperlukan di dunia industri. Evaluasi terus-menerus, pelatihan guru, dan keterlibatan aktif siswa menjadi kunci kesuksesan implementasi ini.

“Ciptakan Inovasi, Tebarkan Manfaat”

“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”
Penulis: Dwi Wijayanto, S. Kom., Guru Produktif Informatika

Penyunting: Tim Humas dan Literasi

Artikel ini memiliki

2 Komentar

Sudjatmiko
Senin, 24 Mar 2025

Jos

Balas
Sudjatmiko
Senin, 24 Mar 2025

Jos. Mantap

Balas

Beri Komentar