Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Pemanfaatan AI untuk Koding dalam Membuat Project Web Development Kelas XI RPL 1 Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak

Diterbitkan :

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) saat ini telah menjadi alat bantu penting dalam berbagai bidang, termasuk dalam dunia pendidikan kejuruan. Di SMK Negeri 10 Semarang, khususnya kelas XI RPL 1 jurusan Rekayasa Perangkat Lunak, pemanfaatan AI untuk proses koding dalam pengembangan proyek web menjadi salah satu inovasi yang membantu siswa lebih cepat memahami dan menyelesaikan tugas-tugas pemrograman. AI menjadi solusi pendamping guru dalam mendukung pembelajaran yang adaptif dan berbasis teknologi terkini.

Dalam praktiknya, siswa kelas XI RPL 1 menggunakan platform berbasis AI seperti GitHub Copilot, ChatGPT, dan Codeium untuk mendapatkan saran kode, memperbaiki kesalahan sintaks, serta menyusun struktur program web yang kompleks. Mereka tidak hanya belajar cara menulis kode, tetapi juga bagaimana berkolaborasi dengan teknologi cerdas untuk menyelesaikan masalah secara efisien. AI juga membantu dalam mempercepat proses debugging dan pengujian aplikasi web, yang sebelumnya cukup memakan waktu jika dilakukan manual.

Proyek web development yang dikerjakan siswa mencakup berbagai aplikasi, mulai dari sistem informasi sekolah, katalog produk UMKM, hingga web portofolio pribadi. Dengan dukungan AI, para siswa mampu menghasilkan desain antarmuka yang responsif, serta fitur interaktif yang berjalan lancar. Proses pembelajaran menjadi lebih menarik karena siswa dapat bereksperimen langsung dan melihat hasil kerja mereka secara real-time, dengan bantuan AI sebagai mentor virtual.

Namun demikian, guru tetap memegang peranan penting dalam proses pembelajaran ini. AI tidak menggantikan peran pendidik, melainkan menjadi alat bantu yang mengoptimalkan pemahaman siswa terhadap logika pemrograman dan pengembangan web. Guru berperan dalam memberikan arahan, mengevaluasi hasil, dan menanamkan etika dalam menggunakan teknologi, agar siswa tidak sekadar menyalin kode, melainkan memahami setiap proses yang terjadi dalam pembuatan aplikasi.

Dengan integrasi AI dalam proses pembelajaran koding, SMK N 10 Semarang membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan industri 4.0. Kelas XI RPL 1 menjadi contoh bagaimana siswa SMK dapat beradaptasi dengan teknologi terbaru dan memanfaatkannya secara bijak dalam pengembangan proyek nyata. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan vokasi, yaitu menyiapkan siswa yang terampil, kreatif, dan inovatif di bidang teknologi informasi.

“Ciptakan Inovasi, Tebarkan Manfaat”

“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”

Penulis: Andhen Priyono, S. Kom, M.Kom., Guru Produktif Teknik Pengelasan

Penyunting: Tim Humas dan Literasi

Artikel ini memiliki

3 Komentar

Rabu, 25 Jun 2025

Luar biasa! Pemanfaatan AI dalam pembelajaran coding di SMK 10 Semarang sangat menginspirasi. Penggunaan tools seperti ChatGPT dan GitHub Copilot membantu siswa mengembangkan project web dengan lebih cepat dan efisien. Inovasi seperti ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi sudah siap menghadapi era digital. Salut untuk guru dan siswa RPL yang terus berinovasi! 👏💻✨

Balas
Senin, 22 Sep 2025

Luar biasa! Artikel ini menunjukkan bagaimana SMK Negeri 10 Semarang memanfaatkan teknologi terkini dalam pembelajaran. Penggunaan AI seperti GitHub Copilot, ChatGPT, dan Codeium dalam proses koding membantu siswa memahami dan menyelesaikan tugas pemrograman dengan lebih efisien. Proyek web development yang dikerjakan siswa, mulai dari sistem informasi sekolah hingga katalog produk UMKM, menunjukkan penerapan praktis dari teknologi ini. Guru tetap berperan penting dalam membimbing siswa, memastikan mereka tidak hanya menyalin kode, tetapi juga memahami proses pembuatan aplikasi. Inisiatif ini membuktikan bahwa pendidikan vokasi siap menghadapi tantangan industri 4.0. Salut untuk SMK Negeri 10 Semarang!

Balas
Sabtu, 4 Okt 2025

Artikel ini sangat inspiratif dan menunjukkan bagaimana SMK Negeri 10 Semarang memanfaatkan teknologi terkini dalam pembelajaran. Penggunaan AI seperti GitHub Copilot, ChatGPT, dan Codeium dalam proses koding membantu siswa memahami dan menyelesaikan tugas pemrograman dengan lebih efisien. Proyek web development yang dikerjakan siswa, mulai dari sistem informasi sekolah hingga katalog produk UMKM, menunjukkan penerapan praktis dari teknologi ini. Guru tetap berperan penting dalam membimbing siswa, memastikan mereka tidak hanya menyalin kode, tetapi juga memahami proses pembuatan aplikasi. Inisiatif ini membuktikan bahwa pendidikan vokasi siap menghadapi tantangan industri 4.0. Salut untuk SMK Negeri 10 Semarang!

Balas

Beri Komentar