Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Group Investigation: Model Pembelajaran yang Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Disintegrasi Bangsa

Diterbitkan :

Disintegrasi bangsa adalah proses terpecahnya suatu bangsa menjadi beberapa bagian yang saling bertentangan atau berpisah¹. Disintegrasi bangsa dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti konflik etnis, agama, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan sebagainya². Disintegrasi bangsa dapat menimbulkan dampak negatif, seperti kehilangan identitas nasional, kerugian materi, kematian, pengungsi, pelanggaran hak asasi manusia, dan ancaman kedaulatan³.

Materi disintegrasi bangsa merupakan salah satu materi yang harus dipelajari oleh siswa SMK kelas XI semester genap. Materi ini penting untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang sejarah, penyebab, dampak, dan upaya pencegahan disintegrasi bangsa. Materi ini juga bertujuan untuk menumbuhkan sikap nasionalisme, toleransi, kerjasama, dan persatuan di antara siswa sebagai generasi penerus bangsa⁴.

Untuk mengajarkan materi disintegrasi bangsa, guru dapat menggunakan model pembelajaran group investigation. Model pembelajaran group investigation adalah model pembelajaran kooperatif yang mengharuskan siswa untuk bekerja dalam kelompok kecil, secara aktif membangun pengetahuan mereka, dengan hasil peningkatan belajar siswa dan kepuasan siswa. Model pembelajaran group investigation pertama kali dikembangkan oleh Sharan dan Sharan (1976) yang terinspirasi oleh teori belajar sosial dari Lev Vygotsky.

Model pembelajaran group investigation memiliki beberapa keunggulan, antara lain: (1) meningkatkan motivasi, minat, dan rasa ingin tahu siswa terhadap materi pembelajaran; (2) mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan reflektif siswa; (3) melatih keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan negosiasi siswa; (4) menumbuhkan sikap tanggung jawab, mandiri, dan demokratis siswa; (5) memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi topik pembelajaran sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan bagaimana model pembelajaran group investigation dapat diterapkan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang disintegrasi bangsa untuk SMK kelas XI semester genap. Artikel ini terdiri dari tiga bagian, yaitu: (1) desain pembelajaran, (2) implementasi pembelajaran, dan (3) evaluasi pembelajaran.

Desain pembelajaran adalah tahap perencanaan yang meliputi tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Berikut ini adalah desain pembelajaran disintegrasi bangsa dengan menggunakan model pembelajaran group investigation: (a) – Tujuan pembelajaran: Siswa dapat menjelaskan pengertian, sejarah, penyebab, dampak, dan upaya pencegahan disintegrasi bangsa dengan benar dan lengkap. (b) Materi pembelajaran: Pengertian, sejarah, penyebab, dampak, dan upaya pencegahan disintegrasi bangsa di Indonesia dan di dunia. (c) Metode pembelajaran: Model pembelajaran group investigation.

Model pembelajaran group investigation diterapkan dengan langkah-langkah berikut: (1) membentuk kelompok; (2) mengidentifikasi topik; (3) merencanakan investigasi; (4) melaksanakan investigasi; (5) menyiapkan laporan akhir; (6) mempresentasikan laporan akhir; dan (7) evaluasi. (d) Media pembelajaran: Buku teks, internet, video, slide presentasi, dan poster. Penilaian pembelajaran: Penilaian dilakukan dengan menggunakan rubrik yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Aspek kognitif dinilai berdasarkan ketepatan, kelengkapan, dan keterampilan berpikir yang ditunjukkan siswa dalam laporan dan presentasi mereka. Aspek afektif dinilai berdasarkan sikap, minat, dan tanggung jawab yang ditunjukkan siswa selama pembelajaran. Aspek psikomotorik dinilai berdasarkan keterampilan praktik dan presentasi yang ditunjukkan siswa dalam melakukan investigasi.

Implementasi pembelajaran adalah tahap pelaksanaan yang melibatkan interaksi antara guru, siswa, materi, media, dan lingkungan pembelajaran. Berikut ini adalah langkah-langkah implementasi pembelajaran disintegrasi bangsa dengan menggunakan model pembelajaran group investigation: (1) Guru memperkenalkan topik pembelajaran, yaitu disintegrasi bangsa, dan memberikan gambaran umum tentang materi yang akan dipelajari, seperti pengertian, sejarah, penyebab, dampak, dan upaya pencegahan disintegrasi bangsa di Indonesia dan di dunia. (2) Guru membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil yang heterogen, dan memberikan tugas pembelajaran kepada setiap kelompok, yaitu melakukan investigasi tentang disintegrasi bangsa dengan menggunakan model pembelajaran group investigation. (3) Guru memberikan sumber belajar yang relevan kepada siswa, seperti buku teks, internet, video, slide presentasi, dan poster yang berisi informasi tentang disintegrasi bangsa. (4) Siswa bekerja secara kooperatif dalam kelompok mereka untuk melakukan investigasi.

Siswa melakukan langkah-langkah berikut: (1) mengidentifikasi topik yang ingin diselidiki, misalnya disintegrasi bangsa di Timor Leste, Sudan, Yugoslavia, atau Papua; (2) merencanakan investigasi, yaitu menentukan pertanyaan-pertanyaan yang ingin dijawab, sumber-sumber data yang akan digunakan, dan pembagian tugas anggota kelompok; (3) melaksanakan investigasi, yaitu mencari, mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data tentang topik yang dipilih; (4) menyiapkan laporan akhir, yaitu menyusun hasil investigasi dalam bentuk tertulis yang berisi pengertian, sejarah, penyebab, dampak, dan upaya pencegahan disintegrasi bangsa pada topik yang dipilih; (5) mempresentasikan laporan akhir, yaitu menyampaikan hasil investigasi di depan kelas dengan menggunakan media yang sesuai, seperti slide presentasi atau poster. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah (a) Guru memantau dan membimbing siswa selama pembelajaran, serta memberikan umpan balik yang konstruktif dan tepat waktu. (b) Siswa dan guru melakukan diskusi dan tanya jawab tentang hasil investigasi yang disajikan oleh setiap kelompok, serta memberikan saran dan kritik yang membangun. (c) Guru melakukan refleksi bersama siswa tentang proses dan hasil pembelajaran, serta memberikan penilaian akhir berdasarkan rubrik yang telah disiapkan.

Evaluasi pembelajaran adalah tahap penilaian yang bertujuan untuk mengukur pencapaian tujuan pembelajaran, serta memberikan informasi untuk perbaikan pembelajaran di masa depan. Berikut ini adalah beberapa indikator yang dapat digunakan untuk mengevaluasi pembelajaran disintegrasi bangsa dengan menggunakan model pembelajaran group investigation: (1) Siswa dapat menjelaskan pengertian, sejarah, penyebab, dampak, dan upaya pencegahan disintegrasi bangsa dengan benar dan lengkap. (2) Siswa dapat melakukan investigasi tentang disintegrasi bangsa dengan cara yang sistematis, kritis, dan kreatif. (3) Siswa dapat membuat laporan yang berisi hasil investigasi, analisis, dan kesimpulan tentang disintegrasi bangsa dengan rapi dan sistematis. (4) Siswa dapat mempresentasikan hasil investigasi dengan cara yang menarik, jelas, dan meyakinkan. (5) Siswa dapat menunjukkan keterampilan berpikir, seperti mengajukan pertanyaan, mengidentifikasi masalah, mencari solusi, dan membuat kesimpulan, dalam pembelajaran. (6) Siswa dapat menunjukkan sikap positif, seperti antusias, tertarik, bertanggung jawab, dan menghargai, dalam pembelajaran.

“Ciptakan Inovasi, Tebarkan Manfaat”

“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”

Penulis: Janto, S.Pd., Guru Mapel Sejarah

Penyunting: Tim Humas dan Literasi

Artikel ini memiliki

1 Komentar

Antar subandana
Rabu, 6 Agu 2025

Sangat inovatif.. membuat siswa senang belajar

Balas

Beri Komentar