Sekolah menengah kejuruan (SMK) merupakan sekolah vokasi yang mendidik dan mempersiapkan lulusan yang terampil dan siap kerja, sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Melalui berbagai program keahlian yang diselenggarakan oleh SMK, proses pembelajaran menekankan pada praktik kerja dan pengalaman langsung di lapangan, selain teori. Selama proses pembelajaran tersebut, murid SMK dilatih untuk mampu menghasilkan berbagai produk, baik barang atau jasa, sesuai dengan konsentrasi keahlian yang dipilih.
Menjadi tantangan tersendiri bagi murid SMK ketika lulus apakah mampu bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan ke perguruan tinggi, dapat meningkatkan kompetensi dirinya sesuai dengan konsentrasi keahlian yang telah dipelajari di SMK. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesiapan lulusan menghadapi dunia baru yang akan mereka hadapi adalah kompetensi marketing, yang akan melengkapi pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh lulusan.
Penulis merupakan Pengampu Mata Pelajaran Pilihan (MPP) kelas XI pada konsentrasi keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Negeri 10 Semarang. Pada MPP ini, salah satu materi yang penulis sampaikan kepada murid adalah pengertian ilmu marketing dasar. Penulis memperhatikan kebutuhan yang perlu dimiliki oleh murid SMK untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Secara umum, ilmu marketing merupakan salah satu materi yang ditekuni oleh murid SMK pada konsentrasi keahlian Pemasaran. Namun, dengan mempelajari pengetahuan dan keterampilan tentang marketing, diharapkan murid SMK tidak hanya mampu menghasilkan produk, namun memperkenalkan produk tersebut kepada pelanggan, yang merupakan sumber utama kesuksesan karir alumni di masa yang akan datang.
Pengertian Ilmu Marketing
Ilmu marketing adalah bidang ilmu yang mempelajari bagaimana cara menciptakan, menyampaikan, dan menukarkan penawaran yang bernilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat luas. Marketing tidak hanya soal menjual produk, tetapi juga memahami kebutuhan pasar, membangun hubungan dengan pelanggan, serta menciptakan strategi komunikasi dan distribusi yang efektif. Ilmu marketing mencakup banyak aspek seperti: riset pasar, strategi produk, penetapan harga, promosi dan periklanan, distribusi barang atau jasa, branding dan manajemen hubungan pelanggan (CRM).
Manfaat Belajar Ilmu Marketing
Murid SMK konsentrasi keahlian TKR yang mempelajari ilmu marketing, memperoleh banyak manfaat yang akan dimiliki, diantaranya:
Bagi beberapa orang, termasuk murid SMK, belajar ilmu marketing merupakan hal yang baru. Namun, tanpa kita sadari bersama, ilmu marketing sudah kita terapkan sehari-hari, namun belum secara maksimal diterapkan dalam dunia kerja.
Dengan demikian, Penulis menyadari adanya tantangan dan hambatan yang dihadapi murid SMK untuk belajar ilmu marketing, dari sisi internal murid, yaitu:
Ketika ilmu marketing dipelajari bersama oleh murid pada konsentrasi keahlian TKR, maka dapat diterapkan secara nyata di dunia kerja bidang otomotif, diantaranya:
Dengan mempelajari ilmu marketing, maka murid SMK khususnya pada konsentrasi keahlian TKR, kompetensi murid akan lebih berkembang dan mampu bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan ke perguruan tinggi dengan kesempatan yang lebih luas.
“Ciptakan Inovasi, Tebarkan Manfaat”
“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”
Penulis: Arimurti Asmoro, S.Pd., M.Pd., Guru Produktif Teknik Kendaraan Ringan
Penyunting: Tim Humas dan Literasi

Artikel ini sangat informatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan vokasi saat ini. Pendekatan SMK Negeri 10 Semarang dalam mengintegrasikan kompetensi marketing ke dalam kurikulum Teknik Kendaraan Ringan (TKR) sangat tepat, mengingat pentingnya keterampilan komunikasi dan pemahaman pasar bagi lulusan SMK. Penekanan pada aspek seperti kemampuan berkomunikasi efektif, memahami perilaku konsumen, dan memanfaatkan teknologi dalam pemasaran digital memberikan bekal yang kuat bagi murid untuk siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Semoga pendekatan ini dapat menjadi contoh bagi SMK lainnya dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan pemasaran yang luas.
Beri Komentar