Info Sekolah
Sabtu, 13 Jul 2024
  • SMKN 10 Semarang siap menerima siswa baru dengan delapan jurusan sebanyak 540 siswa#SMKN 10 Semarang membuka jurusan baru Manajemen Logistik

Workshop Penyelarasan Pembelajaran Berbasis Dunia Kerja di SMKN 10 Semarang

Diterbitkan : - Kategori : Berita / SMK PK

SEMARANG-Sebagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan, SMKN 10 Semarang terus berinovasi dalam mendukung pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri. Pada hari Rabu, 19 Juni 2024, SMKN 10 Semarang mengadakan Workshop Penyelerasan Pembelajaran Berbasis Dunia Kerja di ruang Baita Adiguna. Workshop ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yaitu Bapak Faisal Kamal dari PT. Karir Anak Indonesia dan Ghifar dari Oemah Oebah. Kedua narasumber ini memberikan paparan yang bermanfaat bagi peserta yang terdiri dari guru SMKN 10 Semarang serta guru RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) dari berbagai SMK di Kota Semarang.

Faisal Kamal dalam paparannya menyoroti masalah tingginya tingkat pengangguran terbuka di kalangan lulusan SMK. Menurutnya, salah satu penyebab utama adalah ketidaksesuaian antara kebutuhan industri dengan keterampilan yang dimiliki lulusan SMK. Faisal menegaskan bahwa pendidikan di Indonesia perlu beradaptasi dengan perubahan cepat di dunia dan teknologi. “Pada tahun 2024, 35% pekerjaan yang ada di masa lalu telah tergantikan oleh profesi baru yang muncul akibat perkembangan teknologi. Sepuluh sampai dua puluh tahun yang lalu, kita tidak pernah mendengar profesi seperti cyber security, data analyst, web designer, blockchain developer, machine learning specialist, prompt engineer, dan content marketer,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Faisal menjelaskan bahwa ada lima keterampilan yang paling diminati di dunia digital yang dipelajari di jurusan RPL, yaitu web development, web design, programming, graphic design dan ilustrasi, serta 3D modeling. Ia menekankan pentingnya pembelajaran yang berfokus pada keterampilan-keterampilan tersebut untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK di pasar kerja.

Sementara itu, Ghifar, yang merupakan founder dari Oemah Oebah, menjelaskan tentang Program Kelas Industri yang berbasis minat. Program ini dirancang untuk mempersiapkan siswa agar siap magang dan didampingi oleh mentor praktisi dari industri. Ghifar menekankan bahwa pendekatan ini sangat efektif dalam memastikan siswa mendapatkan pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. “Program Kelas Industri ini bukan hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga membekali siswa dengan pengetahuan praktis dan langsung dari para ahli di bidangnya. Hal ini sangat penting untuk memastikan mereka siap menghadapi tantangan di industri,” jelasnya.

Workshop ini berjalan dengan interaktif, dimana para peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman. Para guru SMK yang hadir menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri. Diskusi ini menghasilkan banyak ide dan solusi yang konstruktif untuk diterapkan di sekolah masing-masing.

Kepala SMKN 10 Semarang, Bapak Ardan Sirodjuddin, M.Pd., menyambut baik pelaksanaan workshop ini. “Kami di SMKN 10 Semarang selalu berusaha untuk beradaptasi dengan perkembangan industri. Workshop ini merupakan salah satu langkah kami untuk memastikan bahwa pembelajaran di sekolah kami selalu relevan dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” tuturnya.

Dengan adanya workshop seperti ini, diharapkan bahwa SMK di Kota Semarang, khususnya SMKN 10 Semarang, dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berubah. Para guru dan siswa diharapkan dapat terus meningkatkan keterampilan mereka agar sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Melalui kolaborasi yang kuat antara sekolah, industri, dan para praktisi, kita bisa mencetak generasi muda yang siap bersaing di era digital.

Mari kita terus mendukung pendidikan yang berbasis pada kebutuhan dunia kerja, agar lulusan SMK dapat berkontribusi lebih maksimal dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Workshop ini merupakan salah satu langkah nyata dalam mewujudkan visi tersebut.

Penulis : Muhammad Yunan Setyawan, S.Pd, Ketua Pokja SMK Pusat Keunggulan SMKN 10 Semarang

Artikel ini memiliki

2 Komentar

Suparman, S.Pd
Kamis, 20 Jun 2024

Menambah wawasan untuk guru SMK N 10 Semarang

Balas
Andhika Wildan Krisnamurti
Kamis, 20 Jun 2024

Semoga dapat terus berkembang.

Balas

Beri Komentar