Info Sekolah
Sabtu, 13 Jul 2024
  • SMKN 10 Semarang siap menerima siswa baru dengan delapan jurusan sebanyak 540 siswa#SMKN 10 Semarang membuka jurusan baru Manajemen Logistik

SMKN 10 Semarang Gelar Workshop Kemistri untuk Tingkatkan Keterserapan Lulusan di Industri

Diterbitkan : - Kategori : Berita / SMK PK

SEMARANG-Dalam rangka menerapkan konsep Kemistri yang digagas oleh Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, SMKN 10 Semarang melaksanakan Workshop Penyelarasan Kurikulum dengan tema “Membangun Kemistri Kerjasama SMK dengan Industri sebagai Upaya Penanganan Keterserapan Lulusan” pada hari Jumat, 14 Juni 2024. Kegiatan ini berlangsung di ruang Baita Adiguna SMKN 10 Semarang dan dihadiri oleh Pengawas Pembina, Ibu Dr. Ahlis Qoidah Noor, M.Pd, perwakilan mitra industri, serta para guru SMKN 10 Semarang.

Konsep “Link and Match 8+i” yang diterapkan dalam workshop ini merupakan pendekatan yang memadukan pendidikan vokasi dengan dunia industri. Dalam konteks pendidikan vokasi, “link and match” berarti menghubungkan dunia pendidikan dengan industri kerja, bertujuan untuk menciptakan relevansi antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri.

Salah satu elemen penting dari konsep ini adalah kurikulum yang disusun secara kolaboratif antara lembaga pendidikan vokasi dan perwakilan industri. Kurikulum tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan soft skills seperti keterampilan interpersonal, komunikasi, dan kepemimpinan, tetapi juga hard skills yang mencakup keterampilan teknis dan praktis. Karakter yang ditekankan dalam kurikulum ini meliputi etika kerja, tanggung jawab, dan adaptabilitas.

Selain itu, pembelajaran berbasis proyek memberikan kesempatan bagi siswa untuk bekerja pada proyek nyata yang relevan dengan industri. Proyek ini memungkinkan mereka mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari, serta mengasah kemampuan berkolaborasi, pemecahan masalah, dan inovasi.

Peran guru atau instruktur diubah menjadi fasilitator dan mentor, dengan melibatkan ahli dari industri sebagai narasumber atau pengajar tamu. Guru dan instruktur juga diharapkan memahami kebutuhan industri dan mengintegrasikan pengalaman praktis ke dalam pembelajaran.

Praktik kerja lapangan menjadi bagian penting dari pendidikan vokasi, di mana siswa menghabiskan minimal satu semester bekerja di industri. Pengalaman ini memperdalam pemahaman mereka tentang dunia kerja yang sebenarnya dan mengajarkan mereka untuk menghadapi tantangan serta beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Sertifikasi kompetensi menjadi standar bagi lulusan dan guru atau instruktur untuk membuktikan kemampuan mereka dalam bidang tertentu. Sertifikasi ini sesuai dengan standar industri dan menjadi bukti kompetensi yang diakui.

Peningkatan teknologi bagi guru dan instruktur dilakukan secara terus-menerus melalui pelatihan rutin, sehingga mereka dapat mengikuti perkembangan terbaru di bidang teknologi. Riset terapan juga didukung oleh pusat riset yang mendukung pengembangan teaching factory, yaitu fasilitas yang mensimulasikan lingkungan industri untuk keperluan pelatihan dan pengajaran.

Terakhir, aspek penyerapan tenaga kerja memastikan bahwa industri berkomitmen untuk menyerap lulusan dari lembaga pendidikan vokasi. Kerjasama ini menjamin lulusan memiliki kesempatan kerja yang relevan dan dapat berkontribusi langsung ke dalam industri.

Kepala SMKN 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, M.Pd, menyatakan bahwa workshop ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan memastikan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. “Dengan kerjasama yang solid antara pendidikan dan industri, kami yakin dapat mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Untuk masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya, tidak perlu ragu memilih SMKN 10 Semarang sebagai tempat melanjutkan studi bagi putra dan putrinya. Dengan berbagai prestasi yang telah diraih dan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, SMKN 10 Semarang siap menjadi pilihan terbaik untuk pendidikan kejuruan yang berkualitas.

Penulis : Suhermawan, S.Pd, Waka Kurikulum SMKN 10 Semarang

Artikel ini memiliki

1 Komentar

Suparman, S.Pd
Jumat, 21 Jun 2024

Memperkuat kerja sama dengan industri

Balas

Beri Komentar