SEMARANG-SMK Negeri 10 Semarang terus berbenah dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman dan rindang. Setelah sebelumnya beberapa titik fasilitas berhasil dibangun, kini sekolah yang berada di kawasan utara Kota Semarang itu kembali melanjutkan proyek penghijauan dengan pembuatan taman di selasar antara Ruang 17 hingga Ruang 23. Pembangunan ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan suasana belajar yang lebih sehat, sejuk, sekaligus menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.
Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, M.Pd menegaskan bahwa pembangunan taman bukan hanya sekadar mempercantik wajah sekolah, tetapi juga memiliki manfaat yang jauh lebih luas. “Pembangunan taman sekolah penting karena menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan menyenangkan. Selain itu, keberadaan taman dapat meningkatkan kesehatan fisik siswa melalui aktivitas luar ruangan, serta berfungsi sebagai sumber belajar yang memperkaya pemahaman dan menumbuhkan rasa cinta terhadap alam,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan sekolah.
Menurut Ardan, suasana hijau dan asri dapat membantu mengurangi kejenuhan siswa saat belajar di dalam kelas. Dengan adanya ruang terbuka yang teduh dan sejuk, siswa memiliki tempat untuk relaksasi maupun berinteraksi sosial. “Taman sekolah tidak hanya memberikan nilai estetika, tetapi juga menyediakan udara bersih yang sangat dibutuhkan di tengah kondisi perkotaan. Harapan kami, siswa bisa belajar lebih nyaman sekaligus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan,” tambahnya.
Manfaat dari taman sekolah, lanjut Ardan, terbagi dalam dua aspek penting, yaitu lingkungan dan kesehatan, serta pendidikan dan sosial. Dari sisi lingkungan, pepohonan dan tanaman yang tumbuh dapat membantu menyaring polusi udara, menyerap karbon dioksida, dan menghasilkan oksigen, sehingga udara di sekitar sekolah menjadi lebih segar. Vegetasi yang ada juga mampu mengatur suhu, memberikan keteduhan, serta menciptakan suasana sejuk di tengah aktivitas belajar yang padat.
Selain itu, taman menjadi sarana penting untuk mengurangi stres dan kejenuhan. Suasana hijau yang asri memberikan kesempatan bagi siswa untuk beristirahat sejenak, menyegarkan pikiran, dan kembali bersemangat mengikuti pembelajaran. Tidak kalah penting, area terbuka ini juga mendukung kesehatan fisik siswa karena bisa digunakan sebagai tempat bermain atau berolahraga ringan, yang pada gilirannya membantu perkembangan keterampilan motorik sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
Sementara itu, dari sisi pendidikan, taman sekolah berfungsi sebagai sumber belajar langsung. Siswa dapat melakukan pengamatan, penelitian kecil, atau proyek sederhana terkait sains, seni, maupun matematika dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Aktivitas ini menumbuhkan rasa cinta lingkungan, sekaligus menanamkan tanggung jawab dalam merawat tanaman. “Pembelajaran kontekstual menjadi lebih bermakna ketika siswa dilibatkan secara langsung dengan alam. Hal ini akan menumbuhkan pengalaman belajar yang tidak bisa didapatkan hanya melalui teori di kelas,” terang Ardan.
Taman sekolah juga berperan penting dalam memperkuat interaksi sosial antar siswa. Suasana terbuka yang nyaman memberikan ruang untuk berkumpul, berdiskusi, hingga membaca bersama, sehingga ikatan kebersamaan antarwarga sekolah semakin erat.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMK Negeri 10 Semarang, Andhika Wildan Krisnamurti, menambahkan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari visi sekolah untuk menjadi sekolah hijau di kawasan utara Semarang. “Pemeliharaan taman dilakukan untuk mewujudkan sekolah yang asri, sejuk, dan indah. Memang dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk meremajakan kondisi taman yang ada, tetapi dengan progres yang terus berjalan, kami optimis SMK Negeri 10 Semarang dapat menjadi contoh sekolah hijau yang berkelanjutan,” ungkap Andhika.
Ia menegaskan bahwa komitmen sekolah tidak berhenti hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada upaya pemeliharaan. Hal ini melibatkan kolaborasi seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga siswa. “Kami ingin menciptakan budaya merawat lingkungan yang berkesinambungan. Dengan begitu, taman ini tidak hanya indah pada awal pembangunannya, tetapi bisa menjadi kebanggaan sekolah dalam jangka panjang,” tambahnya.
Pembangunan taman di SMK Negeri 10 Semarang menjadi bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang ideal. Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, baik dari segi kesehatan, pendidikan, maupun sosial, sekolah ini berharap seluruh warga dapat merasakan dampak positifnya. Lebih dari itu, langkah tersebut juga menjadi pesan nyata bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga bisa tumbuh subur di tengah hijaunya pepohonan dan segarnya udara taman sekolah.
Penulis : Nasiin Samsul Huda, Staf Sarana dan Prasarana SMK Negeri 10 Semarang

Lingkungan yang hijau membantu kita untuk relaksasi sejenak, selain itu taman juga berfungsi sebagai bio pori tanah, sehingga dapat mengurangi genangan air
Semoga rencana yang dikerjakan bisa berjalan dengan lancar.
Beri Komentar