Info Sekolah
Jumat, 08 Mei 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

SMK Negeri 10 Semarang Siapkan KBM Ramadhan, Pesantren Kilat dan Penguatan Ibadah Jadi Prioritas

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, SMK Negeri 10 Semarang menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) selama Ramadhan pada Rabu, 18 Pebruari 2026. Rapat yang berlangsung di ruang meeting sekolah tersebut dihadiri Takmir Masjid Baitul Iman serta jajaran Wakil Kepala Sekolah guna menyamakan persepsi terkait pelaksanaan pembelajaran sekaligus penguatan karakter religius siswa.

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, M.Pd. Dalam pembukaan rapat, ia menegaskan pentingnya memastikan kegiatan belajar tetap berjalan optimal tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah siswa selama Ramadhan. “Sekolah harus tetap menjalankan fungsi pendidikan secara utuh, tetapi juga memberi ruang bagi peserta didik untuk meningkatkan kualitas ibadah dan karakter spiritual,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa KBM selama Ramadhan akan tetap berlangsung seperti hari biasa dengan penyesuaian kegiatan keagamaan. Salah satu program utama adalah pelaksanaan pesantren Ramadhan selama empat hari. Program ini dirancang sebagai sarana pembinaan akhlak, penguatan pemahaman agama, serta pembiasaan ibadah yang lebih intensif bagi siswa.

Menurut Ardan, pesantren Ramadhan bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan bagian dari strategi pendidikan karakter. “Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Pesantren Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk itu,” katanya.

Selain pesantren kilat, rapat juga menyepakati pelaksanaan kokurikuler sekolah berupa Kemandirian Ibadah yang mengacu pada Dimensi Profil Lulusan Kemandirian. Program ini akan melibatkan seluruh guru pengampu kokurikuler untuk mengawal pelaksanaan ibadah siswa setiap hari. Bagi siswa muslim, kegiatan meliputi sholat Dhuha dan Dhuhur berjamaah, sedangkan siswa nonmuslim difasilitasi ibadah pagi dan siang sesuai keyakinan masing-masing.

Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum, Suhermawan menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan menanamkan sikap toleransi sekaligus kemandirian spiritual. “Sekolah memberikan ruang yang adil bagi seluruh siswa. Yang muslim menjalankan ibadahnya, yang nonmuslim juga tetap difasilitasi. Ini bagian dari pendidikan karakter dan penghormatan terhadap keberagaman,” ujarnya.

Takmir Masjid Baitul Iman yang turut hadir dalam rapat, Muslim Anwar menyatakan kesiapan mendukung penuh program tersebut, terutama dalam penyediaan fasilitas ibadah dan pembinaan kegiatan keagamaan. Ketua takmir menilai sinergi antara sekolah dan pengelola masjid sangat penting untuk menciptakan suasana Ramadhan yang kondusif di lingkungan pendidikan.

Agenda lain yang disepakati adalah pelaksanaan kuliah tujuh menit (kultum) setelah sholat Dhuha dan Dhuhur. Materi kultum akan diisi oleh guru dan tenaga kependidikan SMK Negeri 10 Semarang secara bergantian sesuai jadwal. Topik yang disampaikan mencakup akhlak, motivasi belajar, etika pergaulan, serta nilai-nilai keislaman yang relevan dengan kehidupan remaja.

“Kultum ini diharapkan menjadi penguatan moral harian bagi siswa. Tidak panjang, tetapi konsisten dan bermakna,” kata Waka SDM, Hikma Nurul Izza. Ia menambahkan bahwa keterlibatan langsung para pendidik dalam penyampaian materi akan mempererat hubungan emosional antara guru dan siswa.

Ardan menyambut baik seluruh hasil rapat koordinasi tersebut. Ia menilai keputusan yang dihasilkan telah mempertimbangkan aspek akademik, spiritual, dan sosial secara seimbang. “Saya sangat mengapresiasi kesepakatan bersama ini. Dengan perencanaan yang matang, insyaallah KBM selama Ramadhan tetap berjalan efektif sekaligus memberi pengalaman religius yang mendalam bagi siswa,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen seluruh pihak dalam menjalankan keputusan rapat. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga konsistensi pelaksanaan di lapangan. “Kunci keberhasilan ada pada kedisiplinan dan keteladanan kita semua sebagai pendidik,” tegasnya.

Rapat koordinasi berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif. Para peserta aktif menyampaikan masukan terkait teknis pelaksanaan, termasuk pengaturan waktu, pengawasan kegiatan ibadah, serta mekanisme evaluasi program. Diskusi yang dinamis tersebut menunjukkan tingginya kepedulian seluruh pihak terhadap kualitas pendidikan selama bulan suci.

Dengan berbagai program yang telah disepakati, SMK Negeri 10 Semarang berharap Ramadhan tahun ini dapat menjadi momentum pembentukan karakter religius sekaligus peningkatan kedisiplinan siswa. Sekolah optimistis perpaduan antara kegiatan akademik dan spiritual akan memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik secara menyeluruh.

“Ramadhan adalah bulan pendidikan terbaik. Jika dimanfaatkan dengan baik, nilai-nilai yang ditanamkan akan membekas sepanjang hayat,” pungkas Ardan.

Penulis : Muhammad Yunan Setyawan, Waka Humas SMK Negeri 10 Semarang

Artikel ini memiliki

7 Komentar

Beny Legowo, S.Sos.I, S.Pd
Kamis, 19 Feb 2026

Semoga kegiatan keagamaan yang di lakukan selama bulan ramadhan di SMKN 10 Semarang dapat memberikan warna khususnya bagi perkembangan religiusitas siswa siswi Smkn 10 Semarang

Balas
Hesti S
Kamis, 19 Feb 2026

Program pesantren Ramadhan di SMKN 10 Semarang merupakan kegiatan yang dirancang untuk sarana pembinaan akhlak, penguatan pemahaman agama, serta pembiasaan ibadah yang lebih intensif bagi siswa, dengan harapan Ramadhan tahun ini dapat menjadi momentum pembentukan karakter religius sekaligus peningkatan kedisiplinan siswa. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan. SMKN 10 Semarang 👍

Balas
Risanti
Kamis, 19 Feb 2026

Ramadhan adalah “bulan pendidikan terbaik”.
Semoga konsisten untuk SMK 10 Semarang.

Balas
Ana
Kamis, 19 Feb 2026

Semoga bulan Ramadhan menjadi bulan penuh Hikmah dan pendidikan bagi seluruh siswa , berilmu dan berahklaq mulia untuk semuanya .
Membuat SMKN 10 jadi Tauladan di masa depan.

Balas
Afidatin
Kamis, 19 Feb 2026

Semoga Ramadhan memberikan dampak positif bagi kita semua

Balas
Landung Jati Ismoyo
Kamis, 19 Feb 2026

Semoga ramadhan semakin membawa warga SMKN 10 Semarang semakin lebih baik untuk semuanya

Balas
Mungki Satya
Jumat, 20 Feb 2026

Langkah yang sangat positif dari SMK Negeri 10 Semarang! Memprioritaskan penguatan ibadah di tengah kesibukan KBM menunjukkan komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa yang seimbang antara duniawi dan ukhrawi. Di era modern sekarang, kecerdasan spiritual adalah fondasi penting bagi anak-anak SMK sebelum mereka terjun ke dunia industri. Semoga program Pesantren Kilat tahun 2026 ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh warga sekolah.

Balas

Beri Komentar