Semarang – SMK Negeri 10 Semarang mengundang orang tua/wali siswa kelas X untuk hadir di sekolah dalam rangka sosialisasi program sekolah tahun pelajaran 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung secara bergiliran sejak 6 hingga 13 Agustus 2025, menyesuaikan dengan jadwal masing-masing jurusan, guna memastikan seluruh orang tua mendapatkan informasi lengkap mengenai arah kebijakan dan program unggulan sekolah.
Acara sosialisasi digelar di ruang Baita Adiguna SMK Negeri 10 Semarang dengan menghadirkan Kepala Sekolah, para Ketua Jurusan, serta jajaran guru dan tenaga kependidikan. Dalam paparannya, Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, mengawali sambutan dengan ucapan hangat kepada para tamu. “Selamat datang di SMK Negeri 10 Semarang para orang tua/wali murid kelas X tahun pelajaran 2025/2026. Kami berharap kehadiran Bapak/Ibu hari ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak-anak kita,” ujarnya.
Ardan menjelaskan bahwa program sekolah tahun ini dibagi ke dalam beberapa fokus utama. Pada aspek perbaikan input, sekolah melaksanakan sosialisasi kepada orang tua, penandatanganan pakta integritas antara sekolah dan orang tua sebagai bentuk komitmen bersama, serta penambahan jumlah pelajar putri yang menjadi salah satu target pemerataan kesempatan pendidikan di sekolah kejuruan.
Sementara pada aspek penguatan proses pembelajaran, SMK Negeri 10 Semarang mengembangkan empat program andalan, yaitu Program Kawal Bekerja, Program Kawal Kuliah, Program Kawal Wirausaha, dan peningkatan kapabilitas guru serta tenaga kependidikan. “Program Kawal Bekerja memastikan lulusan langsung terserap dunia industri, Kawal Kuliah membuka peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sedangkan Kawal Wirausaha membekali siswa agar mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Semua ini ditopang oleh guru dan tenaga kependidikan yang terus meningkatkan kompetensi,” jelas Ardan.
Selain itu, sekolah juga menempatkan literasi sebagai pilar penting dalam membentuk karakter siswa. Program Gerakan Guru Menulis dan Gerakan Literasi Siswa dihadirkan untuk mendorong budaya membaca, menulis, dan berpikir kritis di lingkungan sekolah. Tidak ketinggalan, proses digitalisasi sekolah menjadi fokus utama agar pembelajaran dan manajemen sekolah semakin efektif dan efisien di era teknologi.
Para Ketua Jurusan turut memaparkan program kerja dan peluang karier sesuai bidang keahlian masing-masing. Mereka menjelaskan kurikulum, kegiatan praktik, serta kerja sama industri yang telah terjalin. Penyampaian ini diharapkan membuat orang tua memahami jalur pendidikan yang akan ditempuh anak-anak mereka selama tiga tahun ke depan.
Prestasi sekolah juga menjadi bagian penting dalam sesi sosialisasi. Berbagai capaian diraih SMK Negeri 10 Semarang, baik di tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Puncaknya, sekolah ini berhasil meraih juara 1 sebagai Sekolah Penyumbang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berprestasi terbanyak di Kota dan Kabupaten Semarang. “Capaian ini adalah bukti kerja keras seluruh warga sekolah dan dukungan orang tua yang selalu mendorong anak-anak untuk berprestasi,” kata Ardan.
Kegiatan sosialisasi disambut positif oleh para orang tua. Harjono, orang tua siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak dan Gim (RPLG), mengaku terkesan dengan kemajuan sekolah. “Saya tidak ragu memasukkan anak saya ke sekolah ini. SMK Negeri 10 Semarang sudah banyak berubah, baik dari fasilitas, program, maupun prestasinya. Saya yakin anak saya akan berkembang di sini,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang memberi kesempatan kepada orang tua untuk menyampaikan masukan dan pertanyaan terkait pembelajaran, fasilitas, maupun kebijakan sekolah. Kehadiran orang tua pada kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara rumah dan sekolah dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan.
Dengan rangkaian program yang terarah, dukungan penuh dari para guru, tenaga kependidikan, serta partisipasi aktif orang tua, SMK Negeri 10 Semarang optimistis dapat melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja maupun pendidikan tinggi.
Penulis : Hikma Nurul Izza, S.Pd, Waka Pengembangan SDM SMK Negeri 10 Semarang

Beri Komentar