Semarang – Keberadaan SMK Negeri 10 Semarang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Slogan ini terus digaungkan oleh Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, M.Pd., dan kembali dibuktikan melalui dukungan terhadap kegiatan masyarakat di Kelurahan Bulu Lor, Kota Semarang.
Hari ini, SMK Negeri 10 Semarang menerima kunjungan resmi dari jajaran Kelurahan Bulu Lor. Rombongan yang dipimpin oleh Lurah Bulu Lor, Agus Riyanto, SE, MM, didampingi Pengurus LPMK Bulu Lor, Gatot Soehariyono, datang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan permohonan bantuan kepada pihak sekolah.
Permohonan tersebut berkaitan dengan rencana pelaksanaan karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Kelurahan Bulu Lor. Panitia berharap SMK Negeri 10 Semarang dapat menghadirkan tim ekstrakurikuler Drum Corps untuk memeriahkan acara tersebut.
Lurah Bulu Lor, Agus Riyanto, menjelaskan bahwa pihaknya ingin karnaval kali ini berlangsung lebih semarak dan berkesan bagi masyarakat. “Kami ingin karnaval tahun ini istimewa, apalagi ini momentum peringatan HUT RI yang ke-80. Kehadiran Drum Corps SMK Negeri 10 Semarang akan menjadi daya tarik tersendiri dan meningkatkan semangat nasionalisme warga,” ujarnya.
Menanggapi permintaan tersebut, Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, M.Pd., menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya selalu terbuka untuk berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar. “Sejak awal saya menegaskan, keberadaan SMK Negeri 10 Semarang harus memberi manfaat bagi masyarakat. Jadi ketika ada permintaan yang baik dan membangun semangat kebersamaan seperti ini, kami akan dengan senang hati memenuhinya,” kata Ardan.
Ardan menambahkan bahwa partisipasi Drum Corps dalam karnaval bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengasah keterampilan, menambah pengalaman, dan membangun rasa percaya diri. “Anak-anak akan belajar tampil di depan umum, mengatur formasi, dan bekerja sama dalam tim. Itu adalah soft skill yang penting bagi mereka,” ungkapnya.
Pengurus LPMK Bulu Lor, Gatot Soehariyono, mengapresiasi respon positif dari pihak sekolah. Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah kelurahan akan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat. “Kami berterima kasih atas dukungan SMK Negeri 10 Semarang. Ini bukti bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga pusat kegiatan sosial yang bermanfaat,” ucap Gatot.
Kegiatan karnaval HUT ke-80 RI di Kelurahan Bulu Lor rencananya akan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, kelompok seni, organisasi kemasyarakatan, hingga warga umum. Kehadiran Drum Corps SMK Negeri 10 Semarang diharapkan menjadi salah satu atraksi utama yang memeriahkan jalannya acara.
Ardan berharap kolaborasi ini menjadi awal dari kemitraan yang lebih erat antara sekolah dan masyarakat sekitar. “Kami siap bekerja sama tidak hanya untuk acara ini, tetapi juga kegiatan lain yang membawa manfaat bagi semua pihak. Pendidikan akan semakin bermakna jika mampu menyatu dengan kehidupan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan lintas lembaga, karnaval peringatan HUT RI ke-80 di Kelurahan Bulu Lor diharapkan berlangsung meriah, penuh semangat nasionalisme, serta menjadi momentum mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan masyarakat.
Penulis : Helmi Yuhdana, MM, Waka Kesiswaan SMK Negeri 10 Semarang

Beri Komentar