Semarang— Pemerintah Kecamatan Semarang Utara terus memperkuat sinergi lintas elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan wilayah yang berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Bimbingan Teknis Wawasan Kebangsaan dengan tema “Sinergitas Pelajar, Pemuda dan Tokoh Masyarakat/Agama dalam Pembangunan Kota Semarang” yang digelar pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di Kantor Kelurahan Plombokan, Kecamatan Semarang Utara.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ketua Kecamatan Semarang Utara ini diikuti oleh berbagai unsur strategis, mulai dari pejabat kelurahan se-Kecamatan Semarang Utara, perwakilan kelurahan di wilayah Semarang Utara, tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan, seperti Ketua NU GP Ansor dan Ketua Muhammadiyah, hingga perwakilan pelajar dari sejumlah sekolah menengah atas dan kejuruan. Pelajar yang hadir berasal dari SMK Negeri 10 Semarang, SMK Wira Samudera, SMA Masehi 1 PSAK, dan SMAN 14 Semarang.
Acara secara resmi dibuka oleh Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, S.E., M.M.. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai fondasi utama pembangunan wilayah. Ia juga mengajak seluruh peserta, khususnya kalangan pelajar, untuk saling mengenal, menyatukan tekad, serta membangun semangat gotong royong demi mewujudkan Semarang Utara yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
“Kesadaran menjaga kebersihan lingkungan tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Ini tanggung jawab bersama. Dengan saling mengenal dan bergotong royong, kita bisa menyatukan langkah untuk membangun wilayah kita,” ujar Camat Semarang Utara dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Semarang Utara juga secara khusus meminta masukan dari kalangan pelajar terkait penerapan Gerakan Semarang Bersih di wilayah Kecamatan Semarang Utara. Pelajar dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menularkan kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan di tengah masyarakat. Selain itu, beliau juga mendorong seluruh daerah di Semarang Utara untuk terus mendukung dan menghidupkan kegiatan Karang Taruna antar desa, kelurahan, hingga tingkat kabupaten sebagai wadah pembinaan generasi muda.
Sosialisasi ini sejalan dengan visi pembangunan Kecamatan Semarang Utara yang mengusung lima tekad utama, yakni Semarang semakin bersih, Semarang semakin sehat, Semarang semakin cerdas, Semarang semakin makmur, dan Semarang semakin tangguh. Kelima tekad tersebut menjadi arah kebijakan dalam berbagai program sosial, pendidikan, dan lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Perwakilan pelajar dari SMK Negeri 10 Semarang turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Sekolah tersebut mengirimkan empat siswa sebagai peserta, yakni Sabian Fardha Jayahutama dari kelas XI TP 2, Muhammad Tanaya Adji Purwanto kelas X TKR 1, Ramona kelas X TKR 1, dan Nur Inayah Putri kelas X ML 1. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan dunia pendidikan terhadap program pembangunan berbasis kolaborasi.
Sabian Fardha Jayahutama menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan banyak wawasan dan manfaat bagi para pelajar. Menurutnya, materi dan penyampaian dari para pejabat serta tokoh masyarakat membuka pemahaman tentang pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Menurut kami, dari berbagai penyampaian yang sudah disampaikan oleh para pejabat kemarin, banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan jika kita memiliki kesadaran bersama akan pentingnya kebersihan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, serta menumbuhkan sikap saling peduli, tolong-menolong, dan saling mengerti antar golongan,” ungkap Sabian.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog sosial antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan pelajar. Peserta diajak untuk saling bertukar pandangan, membangun komunikasi yang sehat, serta merumuskan langkah konkret dalam menjaga kebersihan dan keharmonisan lingkungan. Pendekatan dialog ini dinilai efektif untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap program pembangunan yang dijalankan.
Melalui kegiatan sosialisasi dan bimtek ini, Pemerintah Kecamatan Semarang Utara berharap kolaborasi lintas elemen dapat terus diperkuat. Sinergi antara pelajar, pemuda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama diyakini mampu menjadikan Semarang Utara sebagai kecamatan yang unggul, bersih, dan berdaya saing, sekaligus menjadi contoh positif bagi wilayah lain di Kota Semarang.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Kecamatan Semarang Utara optimistis melangkah menuju masa depan yang lebih maju, sehat, dan sejahtera bagi seluruh warganya.
Penulis: Sheina Celvi Oktria, siswi kelas XI ML 2 SMK Negeri 10 Semarang, Koordinator Lapangan Internal OSIS SMK Negeri 10 Semarang

Mantaaabb’s . . .
positif sekali
Semangat terus
Beri Komentar