Info Sekolah
Minggu, 26 Apr 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Seri Webinar Semarak Tahun Ajar Baru – Mempersiapkan Aktivitas Sekolah dengan Kecerdasan Artifisial

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Jakarta – Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) kembali menggelar webinar inspiratif dalam rangka menyambut tahun ajaran baru 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung dari 15 hingga 18 Juli 2025 ini mengangkat tema besar “Tumbuh Bersama Jadi Inspirasi Sesama”, dan salah satu topik utamanya adalah “Mempersiapkan Aktivitas Sekolah dengan Kecerdasan Artifisial”.

Diselenggarakan secara virtual, sesi pembukaan webinar dihadiri langsung oleh Dirjen GTK Kemendikbudristek, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi dinamika pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi terkini. “Tahun ajaran baru adalah momen penting untuk menyegarkan semangat dan meningkatkan kompetensi diri. Melalui pemanfaatan kecerdasan artifisial, guru bisa menyusun pembelajaran yang lebih efektif, menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan siswa,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan mitra edukasi Revo yang menghadirkan dua narasumber utama, Coach Ardi dan Coach Hidayatur. Keduanya membimbing peserta dalam mempraktikkan langsung pemanfaatan AI, khususnya melalui platform Gemini. Dalam sesi interaktif tersebut, para guru diajak untuk memanfaatkan AI dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), membuat soal asesmen, hingga merancang materi ajar berbasis konteks lokal.

“AI bukan lagi masa depan, tapi sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Bahkan fitur spam filter di email dan rekomendasi video di YouTube, semua itu bekerja berkat AI. Sekarang, guru bisa menggunakan teknologi ini untuk membuat soal cerita yang kontekstual atau bahkan halaman web pembelajaran yang interaktif,” terang Coach Ardi dalam sesi praktik.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian peserta adalah kemampuan AI untuk mengubah materi ajar menjadi halaman web dengan tampilan visual yang menarik dan narasi berbasis lokal. Sebagai contoh, materi tentang fotosintesis dikembangkan menjadi cerita interaktif tentang proses “memasak” energi oleh daun, dilengkapi ilustrasi dan dikaitkan dengan kota Pekalongan sebagai kota batik. “Dengan cara ini, anak-anak bisa lebih mudah memahami karena kontennya dekat dengan kehidupan mereka,” ungkap Coach Hidayatur.

Namun, keduanya juga menekankan pentingnya pemahaman guru dalam menggunakan AI secara bertanggung jawab. “AI itu belajar dari data. Bisa saja hasilnya bias, halusinatif, atau kurang akurat. Maka guru tetap harus melakukan verifikasi informasi, tidak asal pakai. Kita juga harus hati-hati dalam memasukkan data pribadi siswa,” imbuh Coach Hida.

Selain itu, peserta juga diajak mengenal fitur Canvas dari Gemini, yang memungkinkan guru mengembangkan konten ajar menjadi kuis interaktif, infografis, bahkan audio podcast. Semua hasil karya ini nantinya dapat diunggah sebagai bukti karya di platform Ruang GTK. Bukti karya ini menjadi sarana dokumentasi kinerja guru, serta wadah berbagi praktik baik ke seluruh penjuru Indonesia.

“Ruang GTK bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat berbagi inspirasi dan mengembangkan karier. Sudah ada lebih dari 1,7 juta guru, 159.000 komunitas, dan 16 juta unduhan perangkat ajar di sana,” jelas Prof. Nunuk dalam sambutannya.

Pihak penyelenggara juga memberikan apresiasi bagi 160 karya terpilih dalam bentuk akun premium, perangkat pengajaran, dan cenderamata dari mitra. “Kami ingin guru tidak hanya belajar, tapi juga menunjukkan hasil belajar mereka. Wujudkan dalam bentuk artikel, video praktik baik, atau bahan ajar, dan unggah di Ruang GTK,” ujar perwakilan panitia.

Dengan semangat kolaboratif dan pemanfaatan teknologi cerdas, Direktorat GTK berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang kuat bagi para guru di seluruh Indonesia dalam menyambut tahun ajaran baru. AI bukan sekadar alat bantu, tapi mitra yang dapat memperkaya proses belajar mengajar jika digunakan dengan bijak.

“Teruslah belajar, mengajar, dan berkarya,” pesan Prof. Nunuk menutup acara pembukaan.

Penulis : Muhammad Yunan Setyawan, Ketua Pokja Pusat Keunggulan SMK Negeri 10 Semarang

Artikel ini memiliki

13 Komentar

Helmi Yuhdana H., S.Pd., M.M.
Kamis, 17 Jul 2025

Mantaaabbb’s

Balas
Nindar
Kamis, 17 Jul 2025

The best

Balas
Dra.Warni
Kamis, 17 Jul 2025

Bagus utk meningkatkan kualitas dunia pendidikan.

Balas
Aprilia Dwi Asriani
Kamis, 17 Jul 2025

Pembelajaran lebih efektif, menyenangkan sesuai kebutuhan siswa

Balas
Imamul Huda, S.Pd.
Kamis, 17 Jul 2025

terbaik

Balas
Andhen P
Kamis, 17 Jul 2025

Siip

Balas
irastuti
Kamis, 17 Jul 2025

waah I have to study about this canvas for Gemini..
I think it is interesting way to explore and increase my knowledge..

Balas
Digna Palupi
Kamis, 17 Jul 2025

Mantap.

Balas
Eni Supriyati
Kamis, 17 Jul 2025

Keren

Balas
Ferdi
Kamis, 17 Jul 2025

Hebat sekali

Balas
Janto
Kamis, 17 Jul 2025

Mantap dan menginspirasi 🔥

Balas
Antar subandana
Kamis, 17 Jul 2025

Pembelajaran lebih efektif, menyenangkan sesuai kebutuhan siswa

Balas
Suparman, S.Pd
Kamis, 17 Jul 2025

Semangat

Balas

Beri Komentar