Info Sekolah
Sabtu, 25 Apr 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Polrestabes Semarang Turun Langsung ke Sekolah, Kasat Lantas Jadi Inspektur Upacara di SMKN 10 Semarang

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG — Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang peringatan Hari Buruh (Mayday) tahun 2025, Polrestabes Semarang mengambil langkah kreatif melalui program “Safari Goes to School”. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Program Kerja Polrestabes Semarang Tahun Anggaran 2025, upaya ini dilaksanakan serentak di sejumlah SMA dan SMK di wilayah hukum Polrestabes Semarang pada Senin, 28 April 2025, mulai pukul 07.00 WIB.

Salah satu kegiatan berlangsung di SMK Negeri 10 Semarang dengan menghadirkan Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, Yunaldi membacakan pesan dari Kapolrestabes Semarang yang menggarisbawahi pentingnya peran seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar, dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena kita masih diberikan kesehatan sehingga dapat melaksanakan upacara bendera pagi ini,” ujar AKBP Yunaldi mengawali sambutannya.

Dalam amanat tersebut, Yunaldi menekankan bahwa upacara bendera bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana penting untuk menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara, meningkatkan cinta tanah air, dan memperkuat keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara.

Lebih lanjut, Yunaldi menjelaskan tentang pentingnya peran Polri dalam pembinaan Kamtibmas. Ia mengingatkan bahwa jumlah personel Polri masih terbatas dibandingkan populasi Indonesia, sehingga sinergi dengan masyarakat sangat dibutuhkan. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk adik-adik sekalian, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” tegasnya.

Tak hanya itu, AKBP Yunaldi juga mengingatkan para siswa untuk bijak menggunakan media sosial. Ia mengimbau agar media sosial digunakan untuk hal-hal positif seperti menunjang prestasi dan bukan untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, atau terlibat dalam aktivitas negatif seperti judi online dan pornografi. “Pahami Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) agar tidak terjerat masalah hukum,” tambahnya.

Terkait potensi keterlibatan pelajar dalam aksi unjuk rasa pada peringatan Mayday, Yunaldi menegaskan bahwa siswa masih dalam perlindungan orang tua berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak, sehingga dilarang mengikuti aksi demonstrasi. Ia meminta siswa untuk fokus belajar dan tidak mudah terprovokasi. “Tugas utama kalian adalah belajar, bukan turun ke jalan. Mari kita percayakan aspirasi masyarakat kepada pihak-pihak yang telah diberi wewenang,” katanya.

Yunaldi juga mengajak seluruh warga sekolah untuk meningkatkan kedisiplinan dalam berlalu lintas. Ia mengingatkan bahwa banyak kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh kelalaian pengendara. “Patuhi aturan lalu lintas. Jadilah pelopor keselamatan di jalan,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba juga menjadi perhatian. Yunaldi mengingatkan siswa untuk berhati-hati dalam bergaul dan menolak segala bentuk tawaran narkoba. Ia juga meminta siswa untuk segera melapor kepada pihak berwajib jika menemukan hal-hal mencurigakan.

Di akhir amanatnya, Yunaldi menyinggung bahaya radikalisme. Ia mengajak pihak sekolah untuk memberikan pendidikan agama sesuai keyakinan masing-masing, meningkatkan toleransi antarumat beragama, serta menyediakan sarana dan waktu bagi siswa untuk melaksanakan ibadah.

Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, menyambut baik program dari Polrestabes Semarang ini. Ia mengapresiasi upaya Polri dalam membangun komunikasi yang positif dengan dunia pendidikan. “Kami sangat mengapresiasi Program Safari Goes to School dari Polrestabes Semarang. Ini langkah luar biasa untuk membangun kesadaran hukum, disiplin, dan karakter siswa sejak dini. SMK Negeri 10 Semarang siap mendukung ajakan-ajakan positif yang disampaikan oleh inspektur upacara,” ungkap Ardan.

Dengan semangat kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan ini, diharapkan situasi Kamtibmas di Kota Semarang menjelang peringatan Hari Buruh tetap aman dan kondusif, serta generasi muda semakin sadar akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Humas SMKN 10 Semarang

Artikel ini memiliki

1 Komentar

Elmina Ita K, S.Pd, M.Si
Selasa, 29 Apr 2025

Semangat pagiiiii…🤗

Balas

Beri Komentar