Info Sekolah
Sabtu, 25 Apr 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Optimalisasi Sarana dan Prasarana Menuju SMK Unggul, Cabdin I Gelar Diskusi di SMK Tarunatama Getasan

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG-Upaya meningkatkan mutu sekolah kejuruan kembali digaungkan. Selasa, 19 Agustus 2025, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I menggelar kegiatan bertajuk “Optimalisasi Prasarana dan Sarana menuju SMK Unggul” di SMK Tarunatama Getasan. Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Seksi SMK Cabdin I, Andang Fitriadi, S.E., M.Si., dengan menghadirkan peserta dari jajaran Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMK se-wilayah Cabdin I.

Dalam sambutannya, Andang menekankan pentingnya peran sarana dan prasarana dalam mendukung mutu pendidikan di sekolah kejuruan. Menurutnya, sekolah yang unggul tidak hanya ditentukan oleh kualitas guru dan peserta didik, tetapi juga kesiapan sarana yang sesuai dengan kebutuhan industri. “Kami berharap melalui kegiatan ini, ada peningkatan mutu sekolah, terutama pada bagian sarana dan prasarana yang sesuai dengan standar industri. Dengan begitu, lulusan SMK bisa lebih siap menghadapi dunia kerja,” ujar Andang saat membuka kegiatan.

Diskusi berlangsung hangat dengan melibatkan para peserta yang sehari-hari berhadapan langsung dengan persoalan pengelolaan sarana dan prasarana di sekolah. Mereka saling bertukar pengalaman mengenai tantangan di lapangan, mulai dari keterbatasan ruang praktik, peralatan yang sudah tidak sesuai perkembangan teknologi, hingga strategi pemeliharaan fasilitas yang ada.

Andang yang juga memimpin jalannya diskusi menekankan bahwa kolaborasi dan komunikasi antarsekolah menjadi kunci untuk mencari solusi. “Banyak sekolah yang menghadapi persoalan serupa, maka penting sekali forum seperti ini dimanfaatkan untuk saling memberi masukan. Kita tidak bisa bekerja sendiri, harus ada kerja sama dan berbagi praktik baik agar pengembangan sarana prasarana lebih terarah,” jelasnya.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah peluang pemanfaatan program pemerintah, baik melalui revitalisasi SMK maupun Dana Alokasi Khusus (DAK). Beberapa peserta mengakui bahwa akses terhadap program tersebut masih membutuhkan pendampingan, terutama dalam penyusunan proposal dan pemenuhan persyaratan teknis. “Kami merasa forum ini memberi wawasan baru tentang bagaimana memaksimalkan bantuan pemerintah. Harapannya, sekolah kami bisa lebih cepat berkembang dan mampu mengikuti standar industri,” kata Salah satu Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana dari salah satu SMK di Kabupaten Semarang.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada persoalan teknis, tetapi juga pada perencanaan jangka panjang agar pengembangan sarana prasarana selaras dengan kebutuhan kurikulum dan kompetensi siswa. Peserta diajak untuk melihat sarana sekolah bukan sekadar bangunan atau peralatan, melainkan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas lulusan.

Menurut Andang, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung penguatan sarana prasarana SMK. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong sekolah-sekolah agar aktif mengusulkan program pengembangan serta melakukan pemetaan kebutuhan sesuai kondisi riil di lapangan. “Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan untuk pengembangan sarana benar-benar memberi dampak bagi mutu pendidikan. Dengan begitu, SMK di wilayah kita bisa bersaing dan menjadi sekolah unggul,” tandasnya.

Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini ditutup dengan rumusan bersama terkait langkah-langkah strategis yang akan ditempuh. Salah satunya adalah membentuk forum komunikasi rutin antar-Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana di Cabdin I. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah untuk melanjutkan diskusi, berbagi informasi program bantuan, serta merancang solusi kolektif terhadap kendala pengembangan fasilitas sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, para peserta optimistis bahwa pengelolaan sarana prasarana SMK akan semakin baik. Harapan besar pun disampaikan agar diskusi serupa bisa terus berlanjut secara berkala. “Kami merasa tidak sendiri menghadapi persoalan ini. Dengan adanya forum semacam ini, kami lebih percaya diri untuk mengembangkan sekolah agar menuju SMK unggul,” ungkap Sriyanto, salah satu peserta yang hadir.

Melalui semangat kebersamaan dan sinergi, kegiatan Optimalisasi Prasarana dan Sarana menuju SMK Unggul di SMK Tarunatama Getasan menjadi momentum penting bagi sekolah kejuruan di wilayah Cabdin I untuk berbenah dan menyiapkan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Penulis : Andhika Wildan Krisnamurti, S.Pd, M.Pd, Waka Sarpras SMK Negeri 10 Semarang

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar