SEMARANG-Suasana berbeda terlihat di lingkungan SMK Negeri 10 Semarang sejak Senin (25/8) hingga Rabu (27/8/2025). Seluruh siswa kelas X mengikuti kegiatan Pertahanan Sekolah atau HANSEK yang dilaksanakan selama tiga hari penuh. Program ini menghadirkan jajaran TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0733 Semarang dan Komando Rayon Militer (Koramil) 03 Semarang Utara sebagai pelatih utama.
Kegiatan HANSEK menjadi agenda penting sekolah dalam membekali siswa dengan sikap disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebangsaan. Tidak hanya menitikberatkan pada pelatihan fisik, para siswa juga mendapatkan pembinaan mental dan wawasan kebangsaan agar semakin siap menghadapi tantangan di masa depan.
Pelatihan ini dipimpin langsung oleh Danramil 03 Semarang Utara, Ahmad Mubarok, S.Sos, bersama para Babinsa yakni Kholil Eko Kushariyanto, Didik Rochani, Muhamad Rokhan, dan Eko Ari Wahyudi. Dengan penuh ketegasan sekaligus keakraban, mereka melatih para siswa dalam berbagai kegiatan, mulai dari baris-berbaris, pembinaan kedisiplinan, hingga simulasi ketahanan lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., menegaskan bahwa HANSEK bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian penting dari pendidikan karakter siswa.
“Melalui HANSEK, kami ingin menanamkan nilai-nilai tanggung jawab, solidaritas, dan semangat cinta tanah air kepada para siswa. Pertahanan sekolah bukan hanya tentang fisik, tetapi juga tentang kesiapan mental dan kebersamaan,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Helmi Yuhdana H., S.Pd., M.M., menyebutkan bahwa HANSEK merupakan salah satu bentuk pembinaan berkesinambungan untuk siswa kelas X.
“Kegiatan ini melatih mental, fisik, dan kepemimpinan siswa. Dengan pembiasaan seperti ini, kami berharap mereka bisa menerapkan kedisiplinan dan semangat kebangsaan baik di sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.
Antusiasme siswa terlihat sejak hari pertama hingga penutupan kegiatan. Meski cukup melelahkan dengan berbagai latihan fisik dan simulasi, mereka mengaku mendapatkan pengalaman berharga. Ilham Malikh Saputra, siswa kelas X Rekayasa Perangkat Lunak, mengatakan HANSEK memberikan dorongan semangat untuk lebih disiplin dan menghargai kebersamaan.
“Kami memang capek, tapi dari kegiatan ini saya belajar disiplin dan lebih menghargai teman-teman,” tuturnya.
Hal serupa dirasakan oleh Sasykirana Widhiarni dari kelas X Teknik Pengelasan. Ia mengaku HANSEK mengajarkan arti kekompakan dan kerja sama.
“Latihan-latihannya membuat kami saling mendukung. Saya jadi merasa lebih kompak dengan teman-teman satu kelompok,” katanya.
Sementara itu, Bunga Adellia Putri dari kelas X Manajemen Logistik menilai kegiatan ini menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesiapsiagaan, terutama dalam menjaga lingkungan sekolah.
“Dari HANSEK saya jadi lebih sadar pentingnya menjaga lingkungan dan bertanggung jawab, baik di sekolah maupun di rumah,” ucapnya.
Para pelatih dari TNI juga mengapresiasi semangat siswa SMK Negeri 10 Semarang. Menurut Danramil Ahmad Mubarok, kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan cinta tanah air.
“Anak-anak ini generasi penerus bangsa. Dengan latihan sederhana seperti baris-berbaris, disiplin waktu, dan simulasi ketahanan sekolah, mereka akan terbiasa dengan tanggung jawab dan rasa kebangsaan,” tegasnya.
Kegiatan HANSEK tahun ini tidak hanya menjadi agenda rutin sekolah, tetapi juga momentum penting dalam mencetak generasi muda yang berkarakter unggul. Dengan dukungan penuh dari jajaran TNI dan pihak sekolah, SMK Negeri 10 Semarang semakin mantap dalam menyiapkan siswa-siswinya agar disiplin, tangguh, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat untuk menghadapi masa depan.
Penulis : Dini Riyani, Staf Kesiswaan SMK Negeri 10 Semarang

Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sukses berkat dukungan semua pihak. Semoga kegiatan ini semakin menanamkan karakter hebat pada murid2 dan menambah kedisiplinan….
Mantaaabb’s . . .
Mantaaabb’s . . . . . .
Beri Komentar