Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Pengembangan Modul Pembelajaran Teknik Pengelasan Tungsten Inner Gas (TIG) DenganPendekatan Service Learning di SMK

Diterbitkan :

Pendidikan teknik dan vokasional di Sekolah MenengahKejuruan (SMK) adalah langkah penting dalam mempersiapkan Siswa untuk karir teknis dan industri. Salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam industry manufaktur adalah teknik pengelasan, termasuk teknik pengelasan Tungsten Inner Gas (TIG). Dalam rangka memastikan Siswa SMK memahami dan menguasai teknik ini, pengembangan modul pembelajaran dengan pendekatan Service Learning adalah solusi yang sangat efektif.

Teknik pengelasan Tungsten Inner Gas (TIG) adalah teknik pengelasan yang sangat presisi yang digunakan dalam berbagai industri, termasuk otomotif, manufaktur, dan konstruksi. Keterampilan ini sangat penting karena pengelasan yang tepat dan berkualitas adalah kunci untuk hasil akhir yang aman dan andal dalam berbagai proyek.

Service Learning adalah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan pengalaman nyata dalam pelayanan masyarakat dengan pembelajaran akademis. Dalam konteks pembelajaran teknik pengelasan TIG, pendekatan Service Learning dapat melibatkan Siswa dalam proyek pengelasan nyata, seperti pembuatan atau perbaikan produk untuk komunitas local atau sekolah mereka sendiri. Ini memberikan Siswa kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam situasi praktis, yang berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam dan pembelajaran yang berarti.

Pengembangan Modul Pembelajaran

Pengembangan modul pembelajaran untuk teknik pengelasan TIG dengan pendekatan Service Learning melibatkan beberapa langkah:

  1. Identifikasi Tujuan Pembelajaran: Tentukan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai melalui modul ini. Apa yang harus Siswa pelajari dan kuasai dalam teknik pengelasan TIG?
  2. Pemilihan Materi: Pilih materi yang relevan dan sesuai dengan kurikulum SMK, yang mencakup teori pengelasan TIG dan keterampilan praktis.
  3. Desain Modul: Desain modul dengan ilustrasi, panduan langkah demi langkah, dan informasi yang diperlukan untuk pemahaman dan pelaksanaan teknik pengelasan TIG.
  4. Integrasi Service Learning: Rancang proyek pelayanan masyarakat yang relevan dengan teknik pengelasan TIG. Pastikan Siswa dapat menerapkan keterampilan mereka dalam konteks nyata.
  5. Evaluasi dan Umpan Balik: Setelah penggunaan modul, lakukan evaluasi hasil pembelajaran Siswa dan peroleh umpan balik mereka mengenai pendekatan Service Learning.

Manfaat dari Pendekatan Ini

Pendekatan Service Learning dalam pengembangan modul pembelajaran memiliki beberapa manfaat, termasuk:

  1. Pengalaman Praktis: Siswa mendapatkan pengalaman praktis dalam pengelasan TIG, yang dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan yang lebih kuat.
  2. Pemahaman yang Mendalam: Melalui penerapan dalam proyek pelayanan masyarakat, Siswa dapat memahami dampak langsung dari teknik pengelasan TIG dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Pembelajaran yang Berarti: Siswa dapat melihat nilai sebenarnya dari apa yang mereka pelajari, menjadikan pembelajaran lebih berarti.
  4. Keterlibatan dalam Komunitas: Siswa dapat memberikan kontribusi positif kepada komunitas local mereka, yang merupakan aspek penting dalam pendekatan Service Learning.

Kesimpulan

Pengembangan modul pembelajaran teknik pengelasan TIG dengan pendekatan Service Learning adalah langkah yang cerdas untuk meningkatkan kualitas Pendidikan teknik di SMK. Ini memungkinkan Siswa untuk menggabungkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam situasi nyata yang memberikan pengalaman berharga. Dengan pendekatan ini, Siswa akan lebih siap untuk memasuki dunia kerja dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang teknik pengelasan TIG dan dampaknya dalam industri.

“Ciptakan Inovasi, Tebarkan Manfaat”

“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”

Penulis: Agung Nuril Hijas, S.Pd., Guru Produktif Teknik Pengelasan

Penyunting: Tim Humas dan Literasi

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar