Info Sekolah
Sabtu, 22 Jun 2024
  • SMKN 10 Semarang siap menerima siswa baru dengan delapan jurusan sebanyak 540 siswa#SMKN 10 Semarang membuka jurusan baru Manajemen Logistik

Menerapkan Konsep Kepemimpinan Ki Hajar Dewantara di SMKN 10 Semarang

Diterbitkan :

Kepala sekolah adalah pemimpin yang bertanggung jawab untuk mengelola dan mengembangkan sekolah sebagai lembaga pendidikan. Kepala sekolah harus mampu membuat visi, misi, dan tujuan sekolah yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. Mereka juga harus mampu menggerakkan dan mengarahkan semua orang di sekolah, termasuk guru, siswa, karyawan, dan orang tua, untuk bekerja sama dan berpartisipasi dalam mencapai visi, misi, dan tujuan tersebut.

Kepala sekolah dapat mengambil inspirasi dari konsep kepemimpinan yang dikembangkan oleh Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, untuk menjadi pemimpin yang baik dan efektif. Ki Hajar Dewantara lahir pada tahun 1889 di Yogyakarta. Dia adalah seorang pejuang, guru, dan budayawan. Ia adalah salah satu pendiri Taman Siswa, sebuah program pendidikan yang didasarkan pada rasa nasionalisme dan kearifan lokal. Salah satu anggota BPUPKI yang berkontribusi pada pembentukan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia adalah Ki Hajar Dewantara.

Tiga prinsip kepemimpinan diciptakan oleh Ki Hajar Dewantara: Ing ngarsa sung tuladha, Ing madya mangun karsa, dan Tut wuri handayani. Prinsip pertama mengacu pada memberi teladan kepada orang lain. Seorang pemimpin harus menjadi contoh moral, intelektual, dan profesional bagi bawahannya. Pemimpin harus mampu menunjukkan kinerja terbaik, integritas yang tinggi, dan komitmen yang kuat terhadap tujuan bersama, sesuai dengan prinsip Ing madya mangun karsa, yang berarti di tengah membangun kehendak atau niat. Seorang pemimpin harus berjuang bersama bawahan atau pengikutnya untuk mencapai visi dan misi yang disepakati. Seorang pemimpin juga harus mampu memberikan motivasi, inspirasi, dan dukungan yang diperlukan oleh bawahan atau pengikutnya untuk mengembangkan potensi dan kreativitas mereka.

Prinsip Tut wuri handayani berarti memberikan motivasi dari belakang. Pemimpin harus mendukung dan mendukung bawahan atau pengikutnya yang menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Pemimpin juga harus mampu memberikan umpan balik yang konstruktif, penghargaan yang memotivasi, dan koreksi yang mendidik jika mereka menghadapi masalah atau kesulitan.

Mengacu hasil penelitian dari Kusmanto dan Widodo di sekolah Taman Siswa Yogyakarta menunjukkan bahwa butir-butir kepemimpinan Ki Hajar Dewantara terdiri dari 12 butir, yaitu: memiliki visi dan misi yang jelas, memiliki komitmen yang tinggi, memiliki integritas yang tinggi, memiliki kinerja yang optimal, memberikan motivasi dan inspirasi, memberikan fasilitasi dan delegasi, memberikan umpan balik dan penghargaan, memberikan koreksi dan bimbingan, memberikan perlindungan dan pertanggungjawaban, memiliki kemampuan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi, memiliki kemampuan kreativitas dan inovasi, dan memiliki kemampuan adaptasi dan perubahan.

Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pola kepemimpinan Ki Hajar Dewantara terbentuk dari tiga lingkaran yang saling berhubungan, yaitu lingkaran Ing ngarsa sung tuladha, lingkaran Ing madya mangun karsa, dan lingkaran Tut wuri handayani. Lingkaran Ing ngarsa sung tuladha berisi butir-butir yang berkaitan dengan peran kepala sekolah sebagai teladan yang baik bagi seluruh komponen sekolah. Lingkaran Ing madya mangun karsa berisi butir-butir yang berkaitan dengan peran kepala sekolah sebagai penggerak dan pengarah visi dan misi sekolah. Lingkaran Tut wuri handayani berisi butir-butir yang berkaitan dengan peran kepala sekolah sebagai pendukung dan pembantu guru, siswa, karyawan, dan orang tua dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.Β 

Konsep kepemimpinan Ki Hajar Dewantara diterapkan dalam pengelolaan SMKN 10 Semarang. PenulisΒ memberikan contoh tugas yang diberikan untuk mudah dipahami guru dan karyawan. Ketika memberi contoh membuat proposal bantuan, maka kepala sekolah sudah membuat satu proposal lengkap untuk bisa dicontoh oleh guru dan karyawan. Ketika guru diminta membuat artikel, kepala sekolah sudah mendahului dengan artikel yang siap dibaca oleh guru dan karyawan. Demikian juga untuk tugas lain, sudah dilengkapi dengan contoh. Hal ini menunjukkan bahwa prinsip Ing ngarsa sung tuladha, yaitu menjadi teladan yang baik bagi seluruh komponen sekolah diterapkan di SMKN 10 Semarang.

Dengan tagline bergerak bersama menghebatkan sekolah, penulis menggerakkan guru dan karyawan untuk melaksanakan program sekolah sesuai dengan visi dan misi. Penulis juga melibatkan siswa dan orang tua dalam berbagai kegiatan sekolah, seperti lomba, ekstrakurikuler, parenting, dan lain-lain. Penulis juga memberikan ruang bagi guru dan karyawan untuk mengusulkan ide-ide kreatif dan inovatif untuk mengembangkan sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa prinsip Ing madya mangun karsa, yaitu membangun kehendak atau niat bersama dengan seluruh komponen sekolah diterapkan di SMKN 10 Semarang.

Dalam menerapkan prinsip Tut wuri handayani, yaitu memberi dorongan dan bantuan kepada seluruh komponen sekolah, penulis memberikan dukungan maksimal agar program sekolah berjalan lancar. Penulis memberikan fasilitas, sarana, dan prasarana yang memadai untuk kegiatan belajar mengajar dan kegiatan lainnya. Penulis juga memberikan umpan balik, penghargaan, koreksi, dan bimbingan kepada guru, siswa, karyawan, dan orang tua secara tepat dan bijaksana. Penulis juga memberikan perlindungan dan pertanggungjawaban kepada guru, siswa, karyawan, dan orang tua yang mengalami kesulitan atau masalah.Β 

Dengan menerapkan konsep kepemimpinan Ki Hajar Dewantara, SMKN 10 Semarang mampu menghasilkan lulusan yang siap bekerja melalui program Kawal Bekerja, melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri melalui Program Kawal Kuliah dan Mencetak Wirausahawan handal melalui Program Kawal Wirausaha dengan berbasis Literasi dan Digitalisasi. SMKN 10 Semarang mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi, kekeluargaan, dan kearifan lokal dalam mengelola sekolah, sesuai dengan konsep kepemimpinan Ki Hajar Dewantara.

Penulis : Ardan Sirodjuddin, M.Pd, Kepala SMKN 10 Semarang

Artikel ini memiliki

29 Komentar

Selamet Pujianto
Sabtu, 10 Feb 2024

Sangat menginspirasi

Balas
Dwi Palupi
Sabtu, 10 Feb 2024

Bismillah The Best untuk SMKN 10 Semarang
#SMKN10juarakelas#

Balas
Arimurti Asmoro
Sabtu, 10 Feb 2024

Potensi pemimpin di dalam diri setiap insan, yang terus bertumbuh dan menjadi manfaat, tetap survive di tengah segala situasi, kondisi, dan lingkungan

Balas
Helmi Yuhdana H
Sabtu, 10 Feb 2024

Luaar biasa……

Balas
Af'idatin
Sabtu, 10 Feb 2024

πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Balas
Verry Wijaya
Sabtu, 10 Feb 2024

Ψ³Ψ¨Ψ­Ψ§Ω† Ψ§Ω„Ω„Ω‡ semoga bisa bermanfaat untuk kita

Balas
Aprilia Dwi Asriani
Sabtu, 10 Feb 2024

Bermanfaat dan menginspirasi…

Balas
Dra.Warni
Sabtu, 10 Feb 2024

Semoga konsep Ki Hajar Dewantoro bisa menginspirasi.dalam dunia pendidiksn.

Balas
Suparyati
Sabtu, 10 Feb 2024

MantapπŸ‘πŸ‘πŸ‘

Balas
Joko m
Sabtu, 10 Feb 2024

InSyaaAllah SMK N 10 Maju dalam kinerja gukar dan semakin terampil produk yang di hasilkanya di element masyarakat industri πŸ‘

Balas
Suparman, S.Pd
Sabtu, 10 Feb 2024

Mantap dan inspiratifπŸ‘

Balas
Mulyo S
Sabtu, 10 Feb 2024

Inspiratif sekalii..πŸ‘

Balas
maskur
Sabtu, 10 Feb 2024

Alhamdulillah

Balas
Tri Hartutik
Sabtu, 10 Feb 2024

Alhamdulillah, semangat inspiratif sekali

Balas
Tri Hartutik
Sabtu, 10 Feb 2024

Alhamdulillah berinspiratif

Balas
Tri Hartutik
Sabtu, 10 Feb 2024

Semoga bermanfaat bagi kita semua

Balas
Mohammad yunan
Sabtu, 10 Feb 2024

Terus menginspirasi πŸ‘

Balas
Eni Supriyati
Minggu, 11 Feb 2024

Bapak Ardan sebagai Ki Hajar Dewantara versi sekarang , Tetap semangat dan sehat selalu.
Terima kasih atas tauladan, bimbingan dan arahannya. Semoga menjadi ladang amal jariyah Bapak , menebar ilmu yg bermanfaat.

Balas
Noor Achmat
Minggu, 11 Feb 2024

Hebat

Balas
Suparyati
Minggu, 11 Feb 2024

GoodπŸ‘πŸ‘πŸ‘

Balas
Suparyati
Minggu, 11 Feb 2024

Mantulll πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Balas
Wiler Upik
Minggu, 11 Feb 2024

Alhamdulillah. Sangat mwnginspirasi.

Balas
Yusuf Trisnawan
Senin, 12 Feb 2024

Insiratif πŸ‘πŸ‘

Balas
Andhika Wildan Krisnamurti
Senin, 12 Feb 2024

Contoh yang baik, Pak Ardan.

Balas
Muslim Anwar
Selasa, 13 Feb 2024

Mantap. Semoga berkah dan.bermanfaat

Balas
Antar Subandono
Rabu, 14 Feb 2024

Konsep jaman kuno masih sangat relevan dan terbukti sangat bagus hingga masa kini

Balas
Husna
Selasa, 20 Feb 2024

Hebat dan menginspirasi πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Balas
Aprilia Dwi Asriani
Kamis, 22 Feb 2024

Sangat bermanfaat dan menginspirasi

Balas
Rabu, 28 Feb 2024

Menerapkan konsep pembembelajaran Kihajar Dewantoro… mantabb

Balas

Beri Komentar