Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Pendidikan Pancasila di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Membentuk Generasi Muda Berkarakter dan Berkualitas

Diterbitkan :

Pancasila, sebagai dasar falsafah dan ideologi negara Indonesia, menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter dan kualitas generasi muda. Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), peran Pendidikan Pancasila sangat penting untuk memastikan siswa tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga menjadi warga negara yang berkarakter. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana Pendidikan Pancasila di SMK dapat membentuk generasi muda yang berkarakter dan berkualitas.

Pendidikan Pancasila di SMK bertujuan untuk membekali siswa dengan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai dasar negara. Hal ini mencakup sila-sila Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.Pentingnya mengintegrasikan Pendidikan Pancasila dengan kompetensi kejuruan di SMK. Hal ini dapat dilakukan dengan menyelaraskan nilai-nilai Pancasila dengan nilai dan etika kerja dalam dunia industri. Misalnya, memahami keterampilan interpersonal, tanggung jawab, dan etika profesi.Pendidikan Pancasila di SMK memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa. Nilai-nilai seperti gotong royong, keadilan, dan tanggung jawab diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, baik di dalam maupun di luar kelas. Hal ini membantu siswa memahami pentingnya berkontribusi untuk kebaikan bersama.

Menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek dengan nilai-nilai Pancasila dapat memberikan pengalaman praktis kepada siswa. Melalui proyek, siswa tidak hanya mengembangkan keterampilan teknis, tetapi juga memahami penerapan nilai-nilai Pancasila dalam situasi dunia kerja.Pendidikan Pancasila di SMK tidak hanya mengajarkan nilai-nilai moral, tetapi juga mengembangkan keterampilan kewarganegaraan. Siswa diberdayakan untuk menjadi individu yang berpartisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat, memahami hak dan kewajiban warga negara.Kerja sama dengan industri dan masyarakat merupakan aspek penting dalam Pendidikan Pancasila di SMK. Siswa diajak untuk terlibat dalam kegiatan sosial, proyek bersama dengan industri, dan kunjungan ke masyarakat untuk mengamati dan mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila.

Pendidikan Pancasila di SMK juga berperan dalam menanamkan semangat patriotisme kepada siswa. Melalui pemahaman sejarah bangsa, budaya, dan identitas nasional, siswa diharapkan menjadi generasi muda yang mencintai tanah air dan siap membela keutuhan negara.Mengadopsi sistem evaluasi yang mendalam terhadap pemahaman siswa tentang nilai-nilai Pancasila. Selain itu, merencanakan program pengembangan diri yang melibatkan guru, siswa, dan pihak sekolah guna meningkatkan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.Guru dalam Pendidikan Pancasila di SMK harus menjadi teladan bagi siswa. Menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan sehari-hari dan memberikan inspirasi bagi siswa untuk mengembangkan karakter yang kuat.

Pendidikan Pancasila di SMK memiliki peran krusial dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan berkualitas. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum dan aktivitas sehari-hari, SMK dapat mencetak lulusan yang tidak hanya ahli dalam bidang teknisnya tetapi juga memiliki moralitas dan kesadaran kewarganegaraan yang tinggi. Dengan demikian, Pendidikan Pancasila di SMK menjadi landasan yang kuat untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Ciptakan Inovasi, Tebarkan Manfaat”

“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”

Penulis: Drs. Agus Subiyanto, M.Si., Guru Mapel Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Penyunting: Tim Literasi

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar