Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Pembelajaran Jurusan Konstruksi Kapal Baja SMKN 10 Semarang dengan Menggunakan Autodesk Inventor

Diterbitkan :

Perkembangan teknologi industri maritim menuntut adanya penguasaan keterampilan digital dalam bidang desain dan konstruksi kapal. SMKN 10 Semarang sebagai salah satu lembaga pendidikan vokasi yang memiliki konsentrasi keahlian Konstruksi Kapal Baja telah mengintegrasikan perangkat lunak Autodesk Inventor dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Inventor dalam pembelajaran, manfaat yang diperoleh siswa, serta implikasinya terhadap kesiapan lulusan menghadapi dunia industri. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Inventor mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep desain kapal, mengurangi kesalahan produksi, serta menumbuhkan keterampilan berbasis teknologi industry.

Industri perkapalan nasional saat ini mengalami perkembangan signifikan seiring meningkatnya kebutuhan transportasi laut dan modernisasi galangan kapal. Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) di bidang konstruksi kapal dituntut untuk tidak hanya menguasai keterampilan manual, tetapi juga mampu beradaptasi dengan teknologi desain digital yang menjadi standar industri.

SMKN 10 Semarang sebagai sekolah menengah kejuruan dengan program keahlian Konstruksi Kapal Baja berkomitmen menyiapkan peserta didik agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menerapkan Autodesk Inventor sebagai media pembelajaran dalam proses perancangan dan analisis konstruksi kapal.

Inventor merupakan perangkat lunak Computer Aided Design (CAD) berbasis 3D yang digunakan secara luas dalam industri manufaktur dan perkapalan. Melalui aplikasi ini, siswa dapat melakukan pemodelan, simulasi, serta analisis konstruksi kapal secara lebih akurat dan efisien.

  1. Penerapan Autodesk Inventor dalam Pembelajaran. Penggunaan Inventor di SMKN 10 Semarang diintegrasikan dengan mata pelajaran produktif, antara lain: (a) Dasar Konstruksi Kapal Baja, (b) Gambar Teknik, (c) Pemodelan Konstruksi Kapal, (d) Produksi dan Perawatan Kapal. Pada proses pembelajaran, siswa diperkenalkan dengan fitur-fitur utama Inventor, meliputi: (a) 3D Modeling: Membuat rancangan struktur kapal dari kerangka, pelat baja, hingga detail komponen, (b) Assembly Design: Menggabungkan berbagai bagian konstruksi menjadi satu model kapal utuh, (c) Simulation & Analysis: Menganalisis kekuatan struktur serta respon material terhadap beban, Drawing Generation: Menghasilkan gambar kerja 2D dari model 3D yang dapat digunakan dalam proses produksi di bengkel.
  1. Manfaat Penggunaan Inventor. Implementasi Inventor dalam pembelajaran konstruksi kapal baja memberikan beberapa manfaat, antara lain: (a) Meningkatkan kualitas pemahaman desain: Siswa dapat melihat representasi nyata dari desain yang dibuat, (b) Mengurangi kesalahan produksi: Kesalahan dapat dideteksi sejak tahap desain digital, (c) Mendukung pembelajaran berbasis industri 4.0: Lulusan memiliki keterampilan sesuai perkembangan teknologi, (d) Meningkatkan kreativitas dan inovasi: Siswa terdorong untuk menciptakan variasi desain kapal sesuai kebutuhan pasar.
  2. Relevansi dengan Dunia Industr Penguasaan perangkat lunak CAD seperti Inventor selaras dengan kebutuhan industri galangan kapal yang menuntut kecepatan, ketelitian, dan efisiensi dalam proses perancangan. Dengan demikian, lulusan SMKN 10 Semarang lebih siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

Penerapan Autodesk Inventor dalam pembelajaran jurusan Konstruksi Kapal Baja SMKN 10 Semarang terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi siswa. Melalui pemodelan digital, simulasi, serta analisis konstruksi, siswa mampu memahami konsep perancangan kapal secara komprehensif dan sesuai dengan standar industri modern. Integrasi teknologi ini tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga menyiapkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing di era industri 4.0.

“Ciptakan Inovasi, Tebarkan Manfaat”

“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”

Penulis: Septiyo Ariyanto, S.Pd., Guru Produktif Konstruksi Kapal Baja

Penyunting: Tim Humas dan Literasi

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar