Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Workshop Kepala SMK Bahas Program SMK Go Global, Jawa Tengah Siap Jadi Poros Talenta Dunia

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Semarang – Program nasional SMK Go Global resmi dibahas dalam Workshop Kepala Sekolah SMK yang digelar pada Kamis, 4 Desember 2025, di Ballroom Hotel Tentrem Semarang mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan yang dihadiri para pimpinan SMK se-Jawa Tengah ini menjadi momentum penting penguatan kualitas lulusan vokasi agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Acara turut dihadiri Sekretaris Kemenko PM, Andi Megantara, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, serta Dewi Aryani, SH dari BPMI Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah diwakili oleh Dr. Sadimin yang memberikan sambutan pembuka.

Dalam sambutannya, Dr. Sadimin menyampaikan terima kasih atas penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah penyelenggaraan workshop. Menurutnya, agenda ini sejalan dengan arah pembangunan SDM dan kebijakan revitalisasi SMK. “Kami memberikan apresiasi kepada Kemenko PM. Penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah sangat relevan dengan upaya kami memperkuat kualitas pendidikan vokasi, terutama melalui penguatan kompetensi guru lewat upskilling dan reskilling,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tantangan global menuntut lulusan SMK tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga menguasai bahasa asing. “Kita harus memperkuat kelas bahasa asing di sekolah agar siswa mampu bersaing. Lulusan SMK Jawa Tengah harus punya daya saing global,” tegasnya. Ia berharap komitmen seluruh pihak mampu mempercepat peningkatan mutu lulusan. “Program SMK Go Global siap mendukung kesiapan kerja di dunia internasional. Semoga workshop ini memberikan dampak nyata,” tambahnya.

Menteri Kemenko PM Muhaimin Iskandar juga memberikan sambutan melalui tayangan video. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas lulusan SMK agar mampu memanfaatkan peluang kerja luar negeri. “Peluang ini besar, tetapi banyak lulusan masih belum link and match. Cukup upgrade kemampuan siswa, khususnya di bidang welder, hospitality, dan caregiver,” jelasnya. Muhaimin menegaskan bahwa program tersebut mendapat dukungan penuh pemerintah, termasuk pendanaan khusus. “Hulu program ini ada di sekolah: kurikulum, metode pengajaran, hingga waktu pembelajaran. Saya mendorong SMK menjadi poros baru penghasil SDM unggul sesuai percepatan industri global,” ucapnya.

Sementara itu, Leontinus Alpha Edison memaparkan kerangka besar pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program “Perintis Berdaya” yang menjadi fondasi SMK Go Global. Ia menjelaskan empat pilar utama, yakni Berdaya Bersama, Berdaya Finansial, Berdaya Berusaha, dan Berdaya Global. “Kami membangun ekosistem pendampingan yang inovatif, akses pembiayaan yang inklusif, tata kelola migrasi yang aman, serta penguatan usaha rakyat. Semua ini menjadi bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas ekonomi,” terangnya.

Leontinus juga memaparkan target besar pemerintah, di antaranya pertumbuhan ekonomi 8 persen, kemiskinan ekstrem 0 persen, serta penurunan angka pengangguran. Menurutnya, SMK memiliki peran strategis dalam pencapaian target tersebut. “Pemberdayaan ekonomi harus berjalan dengan ekosistem berkelanjutan, dan SMK adalah pintu masuk penyiapan talenta,” kata Leontinus.

Program SMK Go Global sendiri menargetkan penempatan 500.000 hingga 1 juta lulusan ke pasar kerja luar negeri, terutama ke Jepang, Jerman, dan Turki. Tahap quick win berlangsung pada November–Desember 2025 dengan menyasar lulusan siap berangkat. Tahun 2026 diarahkan pada penyesuaian kurikulum sesuai kebutuhan industri global.

Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, M.Pd, yang turut hadir, menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, SMK harus bergerak cepat menyesuaikan tuntutan global. “Workshop ini membuka wawasan kami bahwa dunia kerja luar negeri membutuhkan tenaga terampil yang tersertifikasi dan menguasai bahasa asing. SMK Negeri 10 Semarang siap mempersiapkan diri mengikuti program SMK Go Global,” ujarnya.

Dengan komitmen pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sekolah, program SMK Go Global diharapkan menjadi terobosan strategis yang mampu mengantar lulusan vokasi Indonesia tampil sebagai talenta unggul di pasar kerja internasional.

Penulis : Muhammad Yunan Setyawan, Waka Humas SMK Negeri 10 Semarang

Artikel ini memiliki

1 Komentar

Nyaminah,S.Pd
Kamis, 4 Des 2025

Joos gandos lah SMKN 10 Semarang menyala terang 🔥🔥🔥🔥🥰🥰🥰

Balas

Beri Komentar