Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

SMK Negeri 10 Semarang Gelar Upacara HUT ke-54 KORPRI, Tekankan Profesionalisme dan Transformasi Digital ASN

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG-SMK Negeri 10 Semarang melaksanakan Upacara Peringatan HUT ke-54 KORPRI pada Senin, 1 Desember 2025, di lapangan sekolah. Upacara yang digelar sejak pagi itu dipimpin langsung oleh Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, M.Pd., yang bertindak sebagai inspektur upacara. Pelaksanaan peringatan ini menjadi momentum bagi seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan sekolah untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam amanatnya, Ardan Sirodjuddin membacakan sambutan resmi Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional yang menekankan sejarah panjang dan peran vital organisasi tersebut. “KORPRI didirikan pada 29 November 1971 sebagai wadah tunggal bagi seluruh ASN. Selama lebih dari setengah abad, KORPRI telah menjadi penggerak pelayanan publik, perekat persatuan, dan pilar pengabdian kepada negara,” ujarnya.

Tema HUT ke-54 KORPRI tahun ini, “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju”, kembali mengingatkan ASN untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan netralitas politik. Ardan menegaskan bahwa semangat tersebut sangat relevan di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi. “ASN harus berdiri di atas semua kepentingan politik dan menempatkan pengabdian sebagai prioritas utama. Netralitas adalah harga mati,” katanya menirukan pesan Dewan Pengurus Nasional.

Sambutan tersebut juga menyoroti prinsip dasar KORPRI yang menekankan kemandirian organisasi serta pentingnya integritas dalam setiap proses pelayanan. Selain itu, transformasi digital menjadi salah satu fokus utama KORPRI tahun ini, terutama setelah diberlakukannya UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN. “Kita sedang berada pada era percepatan digital. ASN dituntut menjadi motor penggerak birokrasi modern yang cepat, transparan, dan membangun kepercayaan publik,” lanjut Ardan.

KORPRI juga disebut memiliki peran strategis dalam mengawal pelaksanaan APBN sebesar Rp3.600 triliun dan APBD Rp1.300 triliun. Ardan menekankan bahwa pengawasan anggaran merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas. “Efisiensi dan pencegahan kebocoran anggaran adalah prioritas. ASN harus aktif memastikan anggaran benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Dalam sambutan tersebut turut disampaikan Delapan Tekad Kesiapsiagaan KORPRI, termasuk penguatan persatuan, peningkatan profesionalisme, perilaku antikorupsi, kesiapsiagaan bencana, hingga dukungan terhadap reformasi birokrasi. Ardan mengutip pesan penting terkait hal itu. “Kita harus terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, dan siap beradaptasi dengan perubahan. Pengabdian ASN harus hadir dalam setiap karya, sekecil apa pun,” ucapnya.

Visi jangka panjang KORPRI menuju Indonesia Maju 2045 juga menjadi bagian dari amanat yang dibacakan. KORPRI diharapkan menjadi rumah besar bagi ASN, tempat di mana etika, integritas, dan gotong royong dikokohkan untuk memperkuat karakter bangsa. “KORPRI akan terus setia hingga akhir kepada negara. Kita diminta bekerja sepenuh hati, penuh empati, dan selalu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” tutur Ardan.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan. Melalui peringatan ini, SMK Negeri 10 Semarang berharap nilai-nilai yang disampaikan dapat menguatkan kembali semangat pengabdian ASN di lingkungan pendidikan. “Ini bukan sekadar seremoni, tetapi refleksi bersama agar kita bekerja lebih baik untuk bangsa,” tutup Ardan.

Penulis : Muhammad Yunan Setyawan, Waka Humas SMK Negeri 10 Semarang

Artikel ini memiliki

2 Komentar

Elmina Ita K, M.Si
Senin, 1 Des 2025

ASN melayani dengan hati

Balas
Helmi Yuhdana H., S.Pd., M.M.
Senin, 1 Des 2025

Mantaaabb’s . . .

Balas

Beri Komentar