Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Pelatihan Pembelajaran Mendalam Tahap 2 Kota Semarang Resmi Dibuka

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Semarang-Pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) tahap kedua bagi kepala sekolah dan guru se-Kota Semarang resmi dibuka pada Rabu, 30 Juli 2025 di Universitas PGRI Semarang (Upgris). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dr. Miftahudin, M.Pd, sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi pendidik.

Dalam sambutannya, Dr. Miftahudin menyampaikan apresiasi kepada Upgris yang telah menyediakan fasilitas pelatihan dan mendukung penuh terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah akan berdampak signifikan terhadap prestasi belajar siswa.

“Guru memiliki peran penting dalam meningkatkan keberhasilan anak. Jika kompetensi guru dan kepala sekolah meningkat dan kinerjanya bagus, maka akan berdampak pada peningkatan prestasi hingga 80 persen,” ujarnya.

Pelatihan ini merupakan bentuk konkret dari penerjemahan Asta Cita Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yang menginisiasi berbagai program prioritas nasional di bidang pendidikan. Program-program tersebut meliputi Wajib Belajar 13 Tahun, Pemerataan Kesempatan Pendidikan, Sistem Penjaminan Mutu (SPM) yang berkeadilan, hingga pengembangan karakter siswa melalui tujuh kebajikan anak Indonesia.

Soedjono, perwakilan dari Upgris, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan niat tulus untuk belajar dan mengembangkan diri. “Niatkan untuk belajar bagi para peserta. Terima kasih kepada semua pihak, khususnya Dinas Pendidikan Kota Semarang, karena telah mempercayai Upgris sebagai tempat pelatihan,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pendidikan juga telah menyusun strategi dukungan berkelanjutan untuk mendukung program prioritas Kemendikbudristek. Strategi tersebut antara lain memotivasi kepala sekolah dan guru untuk mengikuti berbagai pelatihan, menyediakan pelatihan dengan dana APBD, serta menjalin kolaborasi dengan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP), Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK), serta perguruan tinggi seperti Upgris.

Di tahun 2025, Dinas Pendidikan Kota Semarang telah merencanakan berbagai kegiatan pelatihan yang melibatkan ribuan guru dan kepala sekolah. Di antaranya pelatihan Pembelajaran Mendalam oleh BBGTK yang akan melibatkan sekitar 656 peserta dengan pendanaan dari dana BOS, pelatihan guru swasta sebanyak 195 orang yang direncanakan berlangsung pada bulan September 2025, serta pelatihan guru oleh BKPP bekerjasama dengan BBPMP dan Dinas Pendidikan yang akan melibatkan 1.720 orang. Dari jumlah tersebut, 1.360 peserta akan mengikuti pelatihan di BBPMP, sementara 360 lainnya di Balai Diklat BKPP, yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2025.

Pentingnya pelatihan guru ini ditekankan melalui data dari penelitian Professor John Hattie dari University of Auckland. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa kontribusi guru terhadap keberhasilan belajar siswa mencapai 30 persen. Karakteristik siswa memberikan pengaruh terbesar yaitu 49 persen, sementara sekolah, keluarga, dan teman sebaya masing-masing menyumbang 7 persen.

Dengan demikian, peningkatan kualitas guru menjadi kunci strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pelatihan Pembelajaran Mendalam ini bukan sekadar rutinitas, tetapi langkah nyata untuk menciptakan perubahan signifikan dalam praktik pembelajaran di kelas.

Pelatihan yang berlangsung di Upgris ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi untuk menjawab tantangan zaman. Seiring berkembangnya dunia pendidikan, transformasi guru menjadi motor penggerak utama pembelajaran yang bermakna menjadi kebutuhan mutlak.

“Ini bukan sekadar pelatihan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan generasi muda Kota Semarang,” tutup Dr. Miftahudin.

Penulis : Ardan Sirodjuddin, M.Pd, Kepala SMK Negeri 10 Semarang dan Fasilitator Pembelajaran Mendalam BBGTK Jawa Tengah
Artikel ini memiliki

3 Komentar

Helmi Yuhdana H., S.Pd., M.M.
Kamis, 31 Jul 2025

Mantaaabbb’s . . . .

Balas
Elmina
Kamis, 31 Jul 2025

Guru menjadi motir penggerak utama dalam pembelajaran bermakna

Balas
Lystia
Jumat, 1 Agu 2025

lystia001@gmail.com

Balas

Beri Komentar