Temanggung-SMK 17 Temanggung kembali menggelar kegiatan pengembangan kompetensi guru melalui In House Training (IHT) Penyusunan Kurikulum yang dilaksanakan pada Jumat, 09 Mei 2025. Bertempat di ruang rapat SMK 17 Temanggung, kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan menghadirkan narasumber inspiratif, Ardan Sirodjuddin, Kepala SMK Negeri 10 Semarang. Melalui IHT ini, para pendidik diajak untuk lebih memahami esensi kepemimpinan, pembelajaran mendalam, serta pendekatan Project Based Learning (PjBL) sebagai strategi penguatan pembelajaran abad ke-21.
Dalam sambutannya, Kepala SMK 17 Temanggung, Tri Susanto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada narasumber yang telah bersedia hadir dan membagikan ilmunya. Ia juga menyampaikan harapan besar agar bimbingan yang diberikan dapat menjadi langkah awal peningkatan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. “Mohon bimbingan dan arahannya untuk kemajuan SMK 17 Temanggung. Tujuan utama kita adalah mendampingi anak-anak dalam meningkatkan potensinya. Mari kita ikuti kegiatan ini dengan santai tetapi serius,” tutur Tri Susanto di hadapan para peserta.
Ardan Sirodjuddin dalam pemaparannya mengajak para guru untuk merefleksikan peran mereka sebagai pemimpin sejati di ruang kelas dan dalam lingkungan sekolah. Ia menekankan bahwa kepemimpinan seorang guru tidak hanya ditentukan oleh jabatan, tetapi dibentuk oleh bakat, pengalaman hidup, dan pendidikan. “Setiap kita adalah pemimpin. Dan sebagai guru, kita memiliki dua kewajiban penting, yakni kewajiban pribadi sebagai pendidik dan kewajiban organisasi untuk memajukan sekolah,” tegas Ardan.
Selain itu, Ardan juga memperkenalkan konsep Deep Learning atau pembelajaran mendalam sebagai pendekatan sistemik dalam transformasi pendidikan. Ia menjelaskan bahwa deep learning bertujuan mengubah cara siswa belajar dengan melibatkan mereka secara mendalam melalui isu-isu nyata dan bermakna. Pendekatan ini menitikberatkan pada pengembangan 6 Kompetensi Global (6C), yaitu: Karakter, Kewarganegaraan, Kolaborasi, Komunikasi, Kreativitas, dan Pemikiran Kritis.
“Deep learning bukan hanya tentang materi pelajaran, tetapi bagaimana siswa benar-benar hadir utuh dalam proses belajar (mindful), mendapatkan pengalaman yang relevan dengan kehidupan mereka (meaningful), dan menjalani proses yang menyenangkan serta memotivasi (joyful),” ujar Ardan menjelaskan.
Sebagai pendukung implementasi deep learning, Ardan juga membahas secara mendalam model belajar Project Based Learning (PjBL). Ia menyampaikan bahwa PjBL memungkinkan siswa belajar secara aktif melalui investigasi terhadap permasalahan nyata dalam bentuk proyek. Proses ini tidak hanya memperkuat pemahaman konsep, tetapi juga melatih siswa berpikir kritis, kreatif, mampu bekerja sama, serta bertanggung jawab terhadap hasil kerjanya.
“PjBL menuntut keterlibatan penuh siswa. Mereka ditantang untuk mengajukan pertanyaan autentik, melakukan riset, berkolaborasi, dan menghasilkan produk nyata yang bisa dipublikasikan. Ini cara kita mempersiapkan siswa untuk dunia nyata,” tambah Ardan sambil menunjukkan lesson plan, LKPD, template laporan, dan timeline kerja kelompok yang dapat diadaptasi oleh para guru.
Antusiasme guru terlihat jelas sepanjang kegiatan. Salah satu peserta, Sri Wahyuni, guru mata pelajaran PPKn SMK 17 Temanggung, menyampaikan kesan positifnya terhadap materi yang diberikan. “Terima kasih untuk sharing ilmunya, sangat menginspirasi, menambah wawasan dan menggugah semangat untuk terus belajar,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan SMK 17 Temanggung dalam menciptakan iklim belajar yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan masa depan. Melalui pelatihan ini, sekolah berharap seluruh guru semakin percaya diri dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya bermakna, tetapi juga memberdayakan siswa secara utuh.
Dengan IHT yang padat namun komunikatif ini, SMK 17 Temanggung menegaskan bahwa transformasi pendidikan bukan sekadar wacana, tetapi proses nyata yang dimulai dari ruang rapat, menuju ruang kelas, dan akhirnya mencetak lulusan yang siap menjawab tantangan zaman.

Beri Komentar