Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Guru, Karyawan, dan Siswa SMK Negeri 10 Semarang Ikut Meriahkan Aksi Resik Bersama di Jalan Kokrosono

Diterbitkan : - Kategori : Berita

Semarang – Guru, karyawan, dan siswa SMK Negeri 10 Semarang turut memeriahkan kegiatan Aksi Resik Bersama yang digelar pada Minggu, 16 November 2025, di sepanjang Jalan Kokrosono, Kota Semarang. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai itu diselenggarakan oleh Komunitas Serdadu Kalijaga dengan mengusung tema “Menanamkan Kesadaran Terhadap Kepedulian Lingkungan Hidup Untuk Semarang Lebih Baik”.

Aksi bersih-bersih ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah Kota Semarang dalam pengelolaan sampah, sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 6 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Pengelolaan Sampah Tahun 2023–2042. Melalui aksi ini, pemerintah daerah mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus menumbuhkan kebiasaan hidup sehat dan peduli terhadap ruang publik.

Peserta dari SMK Negeri 10 Semarang tampak antusias mengikuti kegiatan sejak pagi. Dengan mengenakan seragam olahraga, mereka menyusuri sepanjang Jalan Kokrosono sambil memungut sampah, memilahnya, lalu mengumpulkannya sesuai kategori. Tidak hanya siswa, guru dan tenaga kependidikan juga terlibat aktif, mencontohkan perilaku peduli lingkungan kepada para peserta didik.

Susanti, salah satu guru SMK Negeri 10 Semarang yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa aksi ini sangat penting sebagai langkah nyata mendukung kebersihan kota. “Ini kegiatan yang baik dan krusial untuk dilakukan apabila Kota Semarang memiliki target untuk mendapatkan kategori Adipura,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keterlibatan sekolah dalam aksi sosial lingkungan seperti ini turut mengajarkan siswa tentang tanggung jawab sosial dan nilai gotong royong.

Sementara itu, perwakilan Komunitas Serdadu Kalijaga selaku penyelenggara kegiatan menjelaskan bahwa Aksi Resik Bersama digagas untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah. Melalui kegiatan rutin seperti ini, masyarakat diharapkan tidak hanya ikut membersihkan, tetapi juga memiliki kesadaran baru untuk tidak membuang sampah sembarangan. “Kami ingin lingkungan bersih bukan hanya saat ada kegiatan, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari,” kata salah satu koordinator kegiatan.

Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat ramai dan penuh kebersamaan. Para siswa bekerja dalam kelompok kecil, saling membantu membersihkan area yang dipenuhi sampah plastik dan daun kering. Guru-guru juga tampak memberikan arahan terkait cara memilah sampah sesuai kategori organik dan anorganik. Di beberapa titik, petugas kebersihan turut mengangkut sampah yang telah dikumpulkan untuk dibawa ke tempat pengolahan.

Aksi sosial ini tidak hanya memberikan dampak langsung terhadap kebersihan Jalan Kokrosono, tetapi juga menjadi ajang edukasi lingkungan bagi siswa. Melalui keterlibatan aktif, siswa diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu membawa kebiasaan baik ini ke lingkungan rumah dan masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, komunitas, dan pemerintah daerah dalam mendukung program kebersihan Kota Semarang.

Dengan selesainya rangkaian kegiatan menjelang siang hari, Jalan Kokrosono tampak lebih bersih dan tertata. Para peserta menyatakan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi lintas komunitas dan lembaga pendidikan seperti SMK Negeri 10 Semarang, upaya menjaga lingkungan bersih dapat menjadi gerakan bersama demi mewujudkan Kota Semarang yang lebih sehat, indah, dan layak mendapatkan penghargaan Adipura.

Penulis : Muhammad Yunan Setyawan, S.Pd, Waka Humas SMK Negeri 10 Semarang

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar