Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Disdikbud Jateng Gelar Pelatihan Kepala Tenaga Administrasi Sekolah

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Instansi

Semarang – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme tenaga administrasi sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan bertajuk Peningkatan Kompetensi Kepala Tenaga Administrasi SMA, SMK, dan SLB Tahun 2025. Kegiatan ini digelar selama dua hari, Selasa hingga Rabu, 29–30 April 2025, di Terra Cassa Hotel, Bandungan, Kabupaten Semarang.

Acara dibuka secara resmi oleh Widyaprada Disdikbud Provinsi Jawa Tengah, Nur Syahid. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran tenaga administrasi sebagai motor penggerak sistem tata kelola sekolah yang profesional. “Saya berharap para Plt. Kasubbag Tata Usaha dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, mampu mengimplementasikan di sekolah masing-masing, dan juga menularkannya kepada sekolah lain yang belum sempat mengikuti pelatihan ini,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh para kepala tenaga administrasi dari berbagai satuan pendidikan di Jawa Tengah, termasuk SMKN 10 Semarang. Plt. Kasubbag Tata Usaha SMKN 10 Semarang yang turut hadir sebagai peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi tugasnya. “Materi Tata Naskah Dinas sangat menarik dan sesuai dengan yang kita butuhkan,” ujarnya.

Pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan materi mengenai Tata Naskah Dinas yang berlangsung hingga pukul 17.30 WIB. Materi ini membahas standar penulisan surat-menyurat resmi yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, serta pentingnya konsistensi dalam administrasi formal di lingkungan sekolah. Setelah ishoma, kegiatan dilanjutkan pada malam hari dengan sesi kedua yang membahas Kearsipan. Dalam sesi ini, peserta dibekali dengan pemahaman mendalam tentang sistem pengelolaan arsip yang efektif dan efisien. “Pengelolaan arsip yang baik menjadi bagian penting dalam pelayanan administrasi yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Memasuki hari kedua, Rabu 30 April 2025, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi ketiga mengenai Pengelolaan Keuangan Sekolah. Sesi yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 10.30 WIB ini menyoroti prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola dana BOS dan sumber keuangan sekolah lainnya. Peserta juga diberikan simulasi penyusunan laporan keuangan dan penyesuaian dengan regulasi yang berlaku.

Menurut salah satu narasumber kegiatan, pelatihan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat good governance di lingkungan pendidikan. “Administrasi sekolah yang kuat merupakan tulang punggung pelayanan pendidikan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus membekali tenaga administrasi dengan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan zaman,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari para peserta. Mereka sepakat bahwa materi yang diberikan sangat relevan dan aplikatif, serta dapat langsung diterapkan dalam praktik kerja sehari-hari di sekolah masing-masing. Secara umum, kegiatan berjalan dengan lancar dan dinilai berhasil memperkuat pemahaman peserta dalam mendukung tata kelola sekolah yang lebih tertib, profesional, dan akuntabel.

Inisiatif semacam ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem pendidikan yang tidak hanya unggul dari sisi akademik, tetapi juga kuat secara manajerial.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar