SEMARANG-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar SMK Negeri 10 Semarang. Arshavin Bintang Wibowo, siswa Kelas X RPL 2, berhasil meraih juara 3 dalam kategori Prototype Best Overall Game Experience pada ajang Festival Board Game Kota Semarang 2025. Atas capaian tersebut, Arshavin berhak menerima uang penghargaan sebesar Rp5.500.000. Penghargaan ini diumumkan dalam puncak acara festival yang diselenggarakan oleh DPD KNPI Kota Semarang bersama Pemerintah Kota Semarang pada 29 November 2025 di Mall The Park Semarang.
Festival Board Game Kota Semarang 2025 merupakan agenda kreatif tahunan yang digelar selama dua hari, yakni pada 29–30 November 2025, mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Acara ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Rangkaian kegiatan yang disuguhkan meliputi turnamen board game, play day, pameran board game lokal, talkshow, hingga lomba pembuatan board game bertema Semarangan. Dengan total hadiah mencapai Rp63 juta, festival ini bertujuan mendorong kreativitas, edukasi, serta memperkuat kolaborasi dan industri kreatif anak muda di Kota Semarang.
Arshavin Bintang Wibowo mengikuti kategori lomba pembuatan board game dengan menampilkan sebuah prototype permainan yang dinilai memiliki pengalaman bermain terbaik secara keseluruhan. Karya tersebut dinilai oleh dewan juri dari berbagai aspek, mulai dari konsep permainan, mekanisme, nilai edukasi, hingga pengalaman pemain. Dari puluhan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, Arshavin berhasil menembus tiga besar dan membawa pulang penghargaan bergengsi tersebut.
Dalam keterangannya, Arshavin mengaku tidak menyangka bisa meraih prestasi di ajang sebesar Festival Board Game Kota Semarang 2025. “Saya awalnya hanya ingin mencoba dan belajar. Alhamdulillah, karya saya bisa diapresiasi dan mendapat juara 3. Ini jadi pengalaman yang sangat berharga dan memotivasi saya untuk terus berkarya,” ujar Arshavin saat ditemui usai penyerahan penghargaan pada saat Upacara Bendera, Senin, 26 Januari 2026 (26/01/2026).
Keberhasilan Arshavin tidak lepas dari peran pembimbingnya, Gatot Nurhadi, yang selama proses persiapan aktif memberikan arahan dan pendampingan. Gatot menilai capaian ini merupakan bukti bahwa pelajar memiliki potensi besar di bidang industri kreatif, khususnya pengembangan board game. “Arshavin menunjukkan semangat belajar yang tinggi dan mau terus memperbaiki karyanya. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga bukti bahwa anak muda mampu bersaing secara kreatif,” kata Gatot.
Pihak penyelenggara menyambut baik antusiasme peserta dan pengunjung dalam Festival Board Game Kota Semarang 2025. Perwakilan DPD KNPI Kota Semarang menyampaikan bahwa festival ini menjadi ruang ekspresi dan kolaborasi bagi generasi muda. “Kami ingin memberikan wadah bagi anak muda untuk berkreasi, belajar, dan berjejaring. Board game bukan sekadar permainan, tetapi juga media edukasi dan industri kreatif yang potensial,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Pemerintah Kota Semarang yang mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan ini. Melalui festival ini, Pemkot berharap lahir inovator-inovator muda yang mampu mengangkat kearifan lokal Semarang ke dalam karya kreatif. “Festival ini menjadi bagian dari upaya kami mendorong ekonomi kreatif dan kreativitas generasi muda agar semakin berkembang,” ungkap salah satu perwakilan Pemkot Semarang.
Dengan diraihnya juara 3 oleh Arshavin Bintang Wibowo, Festival Board Game Kota Semarang 2025 kembali membuktikan diri sebagai ajang strategis untuk menumbuhkan kreativitas, edukasi, dan kolaborasi. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar dan anak muda lainnya untuk berani berkarya, berinovasi, dan mengambil bagian dalam pengembangan industri kreatif lokal.
Penulis : Sofiatul Nadziyah, Staf Kesiswaan SMK Negeri 10 Semarang

Selamat Arshavin! Terus berprestasi yaa…stay humble 👍🏻😇
Beri Komentar