Info Sekolah
Senin, 02 Feb 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang menjadi Terbaik I Kelembagaan dengan Prestasi Terbanyak Jenjang SMK Cabdin I

Pelantikan Kepala SMA/SMK/SLB di Lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah

Diterbitkan : - Kategori : Berita

SEMARANG-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara resmi mengeluarkan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 800.1.3.3/0667/2025 pada 10 November 2025 terkait rotasi dan penugasan ulang kepala sekolah di wilayah Jawa Tengah. Keputusan tersebut menegaskan mutasi besar-besaran terhadap 210 guru yang diberi amanah sebagai kepala sekolah di berbagai SMA dan SMK negeri. Penetapan ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam memastikan pemerataan kualitas pendidikan serta memperkuat manajerial sekolah di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Keputusan ini disusun berdasarkan sejumlah landasan hukum dan pertimbangan penting, di antaranya rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait mutasi kepala sekolah, serta Permendikdasmen RI Nomor 129/P/2025 tentang seleksi, pelatihan, dan penugasan kepala sekolah. Selain itu, keputusan juga mengacu pada undang-undang dan peraturan yang mengatur tentang Aparatur Sipil Negara, manajemen kepegawaian, jabatan fungsional guru, serta peraturan mengenai penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dasar hukum ini menjadi pijakan utama dalam memastikan proses mutasi berjalan sesuai regulasi, transparan, dan berdasarkan kebutuhan organisasi pendidikan.

Melalui keputusan tersebut, pemerintah menetapkan penugasan ulang secara administratif yang mengharuskan perubahan tempat tugas para guru yang diangkat sebagai kepala sekolah. Mutasi tersebut mencakup wilayah yang luas, meliputi daerah seperti Wonogiri, Sragen, Semarang, Surakarta, Klaten, Banyumas, Cilacap, Brebes, Tegal, Kendal, Magelang, Purbalingga, dan sejumlah kabupaten/kota lainnya. Beberapa rotasi dilakukan dalam satu wilayah kabupaten, sementara sebagian lainnya merupakan mutasi lintas daerah sesuai kebutuhan penyebaran sumber daya manusia. Dengan total 210 guru yang ditugaskan, rotasi ini menjadi salah satu mutasi terbesar yang dikeluarkan dalam satu periode.

Dalam acara penyerahan keputusan yang berlangsung di kantor Gubernur Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, hadir mewakili Gubernur untuk memberikan arahan kepada para kepala sekolah yang baru ditugaskan. Dalam sambutannya, Sumarno menekankan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah yang tidak hanya menuntut kompetensi, tetapi juga dedikasi tinggi. “Jabatan adalah amanah. Ditempatkan di mana saja adalah amanah. Yang diutamakan adalah apa tanggung jawab yang harus didepankan untuk melayani masyarakat,” ujar Sumarno menegaskan pentingnya integritas seorang pemimpin sekolah.

Ia juga menyampaikan bahwa penempatan para kepala sekolah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan kondisi sekolah masing-masing. “Bicara sumber daya tergantung pada kebutuhan organisasi,” tuturnya. Sumarno meyakini bahwa guru yang menerima tugas tambahan sebagai kepala sekolah memiliki kemampuan dan kesiapan untuk memimpin satuan pendidikan. “Kepada guru yang mendapat tugas tambahan kepala sekolah tentu saja mampu diberi tugas tambahan. Harapan kami menjadi leader di sekolah, baik dalam menyelenggarakan pendidikan, mengkoordinir guru, siswa, dan mengelola sumber daya,” lanjutnya.

Sumarno tidak menutup mata bahwa masih banyak tantangan yang harus diselesaikan dalam dunia pendidikan Jawa Tengah, termasuk rendahnya angka partisipasi sekolah di beberapa wilayah. Ia berharap kepala sekolah baru dapat menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Pekerjaan rumah pendidikan masih banyak, angka partisipasi belum optimal. Kepala sekolah harus bisa menjadi contoh,” pesan Sumarno sebelum menutup sambutannya.

Dengan diberlakukannya keputusan ini sejak 10 November 2025, diharapkan para kepala sekolah yang baru resmi menjabat dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan menjalankan tugas sesuai amanah yang diberikan. Pemerintah berharap mutasi ini mampu memberikan penyegaran dan memperkuat tata kelola pendidikan di Jawa Tengah, sekaligus menjadi langkah strategis untuk pemerataan kualitas layanan pendidikan di seluruh wilayah provinsi.

Siapa saja kepala sekolah yang diangkat bisa lihat dibawah ini :

Penulis : Muhammad Yunan Setyawan, S.Pd, Humas SMK Negeri 10 Semarang

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar