Semarang, 1 Oktober 2025 – Upacara bendera memperingati Hari Kesaktian Pancasila di halaman SMK Negeri 10 Semarang pada Rabu pagi berlangsung berbeda dari biasanya. Selain mengenang nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, momen tersebut juga menjadi ajang apresiasi sekolah kepada para guru yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan pelatihan (diklat) di berbagai balai besar pengembangan mutu pendidikan vokasi di Indonesia.
Kepala SMK Negeri 10 Semarang, Ardan Sirodjuddin, S.Pd., M.Pd., memberikan penghargaan dan ucapan selamat secara langsung kepada sepuluh guru yang telah kembali dari berbagai program pelatihan. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai pondasi transformasi sekolah menuju arah yang lebih maju.
“Guru hebat adalah guru yang terus belajar dan mengasah kompetensinya. Saya bangga karena bapak dan ibu guru di SMK Negeri 10 Semarang menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Investasi terbesar kita bukan hanya pada sarana, tetapi pada kualitas pendidik,” ujar Ardan disambut tepuk tangan para siswa dan tenaga kependidikan yang hadir.
Data sekolah mencatat, sepuluh guru mengikuti program pelatihan dengan bidang yang sangat beragam sesuai jurusan dan keahlian masing-masing. Lulus Wisnuadi Mulyawan, S.Kel., misalnya, baru saja menyelesaikan Pelatihan Guru Kejuruan Berbasis Dunia Kerja Bidang Kelautan ToE 3.12 pada 24 Agustus–2 September 2025 di BPPMPV Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi. Sementara Agung Nuril Hijas, S.Pd., mengikuti Pelatihan Pengembangan Produk SMAW pada 11–27 September 2025 di BBPPMPV-BMTI Cimahi.
Anton Gunawan, S.Pd., juga baru saja menyelesaikan Pelatihan Welding Inspektor Basic pada 3–20 September 2025 di Bandung. Tidak ketinggalan, Anis Indri Hastuti, S.Pd., Susanti, S.Pd., Dian Primayanto, S.Pd., dan Mohammad Yunan Setiawan, S.Pd., tengah mengikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Guru SMK Gelombang III yang digelar Balai Besar Seni dan Budaya di SMK Negeri 6 Semarang sejak akhir Agustus hingga Oktober mendatang.
Selain itu, Hesti Sulistiyowati, S.Pd., M.Si., berhasil menuntaskan Pelatihan Penyusunan ATP Fase F untuk SMK pada 25–27 September 2025 di Puskurjar Jakarta. Nasi’in Samsul Huda, S.Pd., juga mendapat pengalaman penting melalui Pelatihan Body Shop Simulator menggunakan GMAW di BBPPMPV-BMTI pada Juni 2025. Terakhir, Wildan Sugiharto, S.Pd., memperluas kapasitasnya di bidang layanan konseling melalui Pelatihan Pengembangan Kompetensi Guru BK yang digelar BBGTK Jawa Tengah pada 27–30 September 2025 di Semarang.
Menurut Ardan, program pelatihan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas individu guru, tetapi juga akan memberi pengaruh besar pada mutu pembelajaran di kelas. “Setiap guru yang kembali dari diklat membawa ilmu baru yang dapat ditularkan kepada rekan sejawat. Dari sinilah budaya belajar kolektif akan tumbuh dan memberi manfaat langsung kepada siswa,” jelasnya.
Guru peserta diklat juga menyampaikan kesan positif. Anton Gunawan, S.Pd., misalnya, mengaku pengalaman mengikuti pelatihan Welding Inspektor Basic sangat berharga. “Saya banyak belajar standar industri terbaru yang nantinya bisa saya terapkan dalam pembelajaran praktik. Siswa akan lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Wildan Sugiharto, S.Pd., yang baru saja menyelesaikan pelatihan untuk guru BK. “Kami dibekali strategi baru dalam mendampingi siswa, terutama dalam menghadapi tantangan psikologis dan sosial di era digital. Ini akan sangat membantu meningkatkan layanan konseling di sekolah,” katanya.
Upacara penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol apresiasi, tetapi juga memotivasi guru lain agar terus bersemangat meningkatkan kompetensi. Semangat belajar sepanjang hayat yang ditunjukkan guru-guru SMK Negeri 10 Semarang diharapkan menjadi teladan bagi para siswa.
Dengan semangat kolektif tersebut, SMK Negeri 10 Semarang optimistis mampu mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan siap menjawab kebutuhan dunia industri maupun tantangan global.
Penulis : Hikma Nurul Izza, S.Pd, Waka Pengembangan SDM SMK Negeri 10 Semarang.

SMK Negeri 10 Semarang mengapresiasi para guru yang terus meningkatkan kompetensi melalui Diklat Nasional karena guru hebat melahirkan generasi hebat.
Semoga menjadi menginspirasi dan juga dapat diikuti oleh guru – guru yang lainnya. SMK N 10 Semarang menjadi lebih baik.
Belajar sepanjang hayat . Semangat belajar terus untuk meningkatkan kapabilitas .
Guru – guru hebat 👍👍👍
Belajar untuk mendapatkan pengalaman
MasyaAlloh 👍👍👍
Keren mantap👍👍
Beri Komentar