Info Sekolah
Jumat, 22 Mei 2026
  • SMK Negeri 10 Semarang mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Seminar Nasional Festival Pajak Bahas Transformasi Perpajakan di Era Digital

Diterbitkan : - Kategori : Berita / Perguruan Tinggi

Semarang – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Seminar Nasional Festival Pajak bertema “Transformasi Sistem Perpajakan Menuju Regulasi yang Efektif dan Berkelanjutan di Era Ekonomi Digital”. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 24 September 2025 pukul 08.30 hingga 12.00 WIB di kampus setempat dan dihadiri lebih dari 200 peserta yang terdiri atas mahasiswa jurusan Akuntansi Syariah serta masyarakat umum.

Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo, Dr. H. Ahmad Furqon, Lc., M.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada panitia khususnya Jurusan Akuntansi Syariah yang telah menggagas kegiatan yang dinilai mampu meningkatkan literasi pajak di kalangan mahasiswa.

“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia yang telah menyelenggarakan Festival Pajak. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa mahasiswa mampu mengembangkan kreativitas dengan menghadirkan diskusi yang bermanfaat tidak hanya bagi kampus tetapi juga bagi masyarakat,” ujar Ahmad Furqon.

Ia menekankan bahwa pajak memiliki peran vital dalam pembangunan nasional. “Lebih dari 80 persen pendapatan negara bersumber dari pajak. Karena itu, pajak harus berasas adil dan digunakan untuk kemakmuran rakyat. Pajak juga berfungsi mendorong sektor ekonomi, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” jelasnya sembari secara resmi membuka kegiatan seminar.

Seminar menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang perpajakan. Pemateri pertama, Liafatra Nur Laily, M.Acc, menyoroti hak dan kewajiban masyarakat dalam pajak serta implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Ia mencontohkan berbagai program pemerintah yang dibiayai dari pajak, seperti BPJS, Program Indonesia Pintar, sekolah gratis, Program Keluarga Harapan, hingga bantuan makan gratis.

“Pajak adalah sumber utama pendapatan negara dengan fungsi distribusi dan regulasi. Namun tantangan kita saat ini adalah rendahnya tax ratio di Indonesia yang hanya sekitar 10 persen, jauh lebih rendah dibandingkan negara tetangga yang rata-rata mencapai 15 hingga 18 persen. Hal ini diperparah dengan rendahnya kepercayaan masyarakat akibat kasus penyalahgunaan dana pajak oleh oknum pejabat,” tutur Liafatra.

Sementara itu, pemateri kedua, Aldion Soeprijono, S.Pd., S.H., M.Ak., Ak., CA., CGAA., BKP, menekankan peran strategis akuntan dalam mendukung basis pajak untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Ia menyebutkan akuntan berperan dalam menyusun kebijakan, mengidentifikasi risiko, serta menghadirkan solusi berbasis data.

“Di era digital, teknologi mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Namun perubahan perilaku wajib pajak dan sistem administrasi juga membawa tantangan tersendiri. Tingkat kepatuhan pajak masih rendah, baik dari sisi kesadaran maupun pengetahuan. Keterbatasan sumber daya manusia juga berpengaruh pada efektivitas administrasi perpajakan,” papar Aldion.

Ia menambahkan bahwa regulasi yang efektif dan berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk mendongkrak pendapatan negara. “Tanpa regulasi yang tepat, negara akan kesulitan mencapai target penerimaan, apalagi menghadapi persaingan ekonomi digital yang makin ketat,” katanya.

Kegiatan ini mendapat antusiasme peserta, salah satunya Febti, guru SMK Negeri 10 Semarang. Ia mengaku seminar memberi banyak wawasan baru terkait urgensi pajak. “Saya jadi lebih memahami pentingnya kepatuhan pajak dan alasan pemerintah menaikkan tarif di beberapa sektor. Kesempatan berdiskusi langsung dengan narasumber juga membuka ruang untuk bertanya tentang persoalan yang sering dihadapi masyarakat,” ungkapnya.

Selain menyajikan materi seminar, acara juga menghasilkan rencana kerja sama antara UIN Walisongo Semarang dengan SMK Negeri 10 Semarang. Ketua Program Studi S1 Akuntansi Syariah, Warno, S.E., M.Si., menyebut kerja sama tersebut akan difokuskan pada pengembangan Tax Center yang bermitra dengan Direktorat Jenderal Pajak.

“Melalui MoU ini, kami ingin memperluas peran perguruan tinggi dalam mendukung literasi perpajakan di sekolah. Tax Center diharapkan bisa menjadi wadah pembelajaran dan konsultasi, sekaligus mendekatkan pajak pada masyarakat sejak dini,” kata Warno.

Dengan berakhirnya seminar nasional tersebut, para peserta pulang membawa pengetahuan baru mengenai strategi transformasi perpajakan. Panitia berharap Festival Pajak ini menjadi agenda rutin untuk memperkuat kesadaran publik tentang pentingnya pajak sebagai instrumen pembangunan bangsa.

Penulis : Muhammad Yunan Setyawan, S.Pd, Waka Humas SMK Negeri 10 Semarang

Artikel ini memiliki

22 Komentar

Dra.Warni
Rabu, 24 Sep 2025

Alhamdulillah .semoga berrmanfaat

Reply
Yusuf Trisnawan
Rabu, 24 Sep 2025

Hebat👍

Reply
Af'idatin
Rabu, 24 Sep 2025

Keren 🔥

Reply
Helmi Yuhdana H., S.Pd., M.M.
Rabu, 24 Sep 2025

Mantaaabb’s . . .

Reply
arimurti asmoro
Rabu, 24 Sep 2025

SMKN 10 Sekarang terus berkembang dengan banyak ilmu yang bermanfaat

Reply
Mita
Rabu, 24 Sep 2025

Semoga dengaranya festival ini dapat memperkuat kesadaran publik tentang pentingnya pajak sebagai instrumen pembangunan bangsa

Reply
Imamul Huda, S.Pd.
Rabu, 24 Sep 2025

Terbaik

Reply
Nindar
Rabu, 24 Sep 2025

The best

Reply
Miftakhurrofi'i
Rabu, 24 Sep 2025

Alhamdulillah…
Mantab sekali…

Reply
SYAYAROH
Rabu, 24 Sep 2025

Alhamdulillah .semoga berrmanfaat

Reply
RIZQI
Rabu, 24 Sep 2025

Terbaik👍💯

Reply
RIZQI
Rabu, 24 Sep 2025

Terbaik👍 josss

Reply
Suginah
Rabu, 24 Sep 2025

Mantaaap👍👍

Reply
Suwarni
Rabu, 24 Sep 2025

Bermanfaat 👍

Reply
Agus
Rabu, 24 Sep 2025

Joooss

Reply
Eni Supriyati
Rabu, 24 Sep 2025

Keren .

Reply
Dian Primayanto
Rabu, 24 Sep 2025

Maju terus SMK 10…

Reply
noor achmat
Rabu, 24 Sep 2025

Program kerja sama yang bagus

Reply
Johan
Rabu, 24 Sep 2025

SMKN 10 Semarang Jaya👍

Reply
Susanti
Rabu, 24 Sep 2025

Membuka sudut pandang baru terkait perpajakan di Indonesia. Semoga ilmu yang didapat bermanfaat. 👍

Reply
SUPARMAN, S.Pd
Kamis, 25 Sep 2025

Mantap

Reply
Anik Yuswanti
Kamis, 25 Sep 2025

Luar biasa 👍

Reply

Beri Komentar