SEMARANG-Selasa, 26 Agustus 2025, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Pembinaan Jabatan Fungsional Rumpun Pendidikan di SMA Negeri 1 Getasan. Kegiatan ini diikuti oleh para Kepala Sub Bagian (Kasubbag) dan Pelaksana Tugas (Plt.) Kasubbag pada satuan pendidikan SMA dan SMK di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I.
Acara resmi dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Getasan, Sutardi, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pembinaan ini penting bagi pejabat struktural di sekolah untuk memperdalam pemahaman terkait pengelolaan jabatan fungsional. “Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga mampu membawa manfaat nyata dalam pengembangan karir ASN, khususnya di bidang pendidikan,” ujar Sutardi.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kasubbag Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I, Angky Mayang Saswati, S.Psi., M.Si. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan momen strategis untuk memperkuat kapasitas pejabat struktural di satuan pendidikan. Menurutnya, penguasaan administrasi ketenagaan yang komprehensif sangat diperlukan agar proses pengelolaan ASN lebih tertib dan sesuai regulasi. “Jabatan fungsional merupakan salah satu jalur penting dalam pengembangan karier ASN, sehingga pemahaman mendalam terhadap mekanisme administrasinya harus dimiliki oleh setiap pejabat terkait,” jelas Angky.
Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan informasi dan sosialisasi terkait ketenagaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka pengembangan karier jabatan fungsional. Program ini merupakan bagian dari agenda Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah, yang ditujukan kepada seluruh peserta agar lebih memahami prosedur serta kewajiban administrasi yang harus dipenuhi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Hadir sebagai pemateri utama, Ferry Aji Permana, S.STP., Analis Pengembangan Jabatan dari Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pegawai BKD Provinsi Jawa Tengah. Dalam paparannya, ia menegaskan pentingnya pembaruan data pada aplikasi SIASN Jateng maupun SIASN BKN setelah ASN mengunggah dokumen ke e-file. Ferry menjelaskan bahwa update data menjadi faktor krusial yang menentukan kelancaran proses pengembangan karier ASN. “Apabila update tidak dilakukan, proses kenaikan pangkat maupun kenaikan jabatan fungsional ASN dapat terhambat. Hal ini tentu berdampak langsung terhadap perkembangan karier pegawai,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ferry juga memaparkan mekanisme penanganan apabila terdapat kendala dalam proses administrasi. Menurutnya, unit manajemen kepegawaian (Umpeg) di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan sebelum membawa permasalahan ke Dinas Induk atau BKD Provinsi Jawa Tengah. “Koordinasi berjenjang akan memudahkan penyelesaian kendala, sehingga masalah dapat segera ditangani tanpa menimbulkan hambatan lebih lanjut,” tambahnya.
Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini diikuti dengan sangat antusias oleh seluruh peserta dengan diisi sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta berkesempatan menyampaikan berbagai kendala teknis maupun administratif yang dihadapi dalam pengelolaan jabatan fungsional di satuan pendidikan masing-masing. Diskusi ini mendapat perhatian serius dari narasumber, sehingga peserta memperoleh gambaran jelas mengenai langkah-langkah yang harus ditempuh dalam mengatasi permasalahan di lapangan.
Suasana pembinaan berlangsung dinamis. Para peserta tampak antusias mencatat poin-poin penting yang disampaikan pemateri. Tidak sedikit yang menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pencerahan baru dalam memahami peran jabatan fungsional serta kaitannya dengan keberlangsungan karier ASN. Seorang peserta yang juga menjabat Plt. Kasubbag di salah satu SMK mengaku, materi yang disampaikan sangat membantu dalam menata kembali sistem administrasi di sekolahnya. “Selama ini masih banyak keraguan ketika mengunggah dokumen ke e-file. Setelah mendapatkan penjelasan, kami jadi lebih paham alur pembaruan data di SIASN,” ungkapnya.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan seluruh pejabat struktural di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I mampu lebih tertib dalam mengelola administrasi jabatan fungsional. Kegiatan ini juga diharapkan mendorong terciptanya budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel di bidang pendidikan.
Menutup rangkaian acara, perwakilan BKD Jawa Tengah menyampaikan harapan agar materi yang diperoleh tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan benar-benar diterapkan di lingkungan kerja masing-masing. Dengan begitu, proses pengembangan karier ASN di bidang pendidikan dapat berjalan lancar, sesuai peraturan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di Jawa Tengah.
Penulis : Arimurti Asmoro, Waka Humas SMK Negeri 10 Semarang

Beri Komentar