SURABAYA-Selasa, 18 Februari 2025 menjadi hari yang istimewa bagi Muhammad Agabiel Azhardriansyah Thimur, siswa SMKN 10 Semarang yang berhasil meraih juara 3 dalam Lomba Infografis Airlangga Convention 2.0 tingkat nasional. Kompetisi ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting oleh Kementerian Koordinasi Pemberdayaan Potensi dan Karya (PPK) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga (BEM UNAIR). Acara ini menantang para peserta untuk menuangkan ide kreatif mereka ke dalam bentuk poster infografis dengan tema yang telah ditentukan.
Lomba Infografis Airlangga Convention 2.0 merupakan salah satu kompetisi unggulan dalam rangkaian acara Airlangga Convention, sebuah ajang bergengsi yang diikuti oleh siswa-siswi SMA/SMK sederajat dari seluruh Indonesia. Dengan mengusung semangat inovasi dan kreativitas, kompetisi ini memberikan wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berpikir kritis serta menyampaikan informasi penting melalui medium visual yang menarik dan informatif.
Muhammad Agabiel, atau yang akrab disapa Agabiel, mengaku sangat terkejut saat namanya diumumkan sebagai juara 3 dalam lomba tersebut. “Saya benar-benar tidak menyangka bisa menjadi juara pada lomba ini. Perlombaan ini diikuti oleh banyak sekolah karena levelnya nasional. Menjadi juara tentu membuat saya sangat senang,” ungkap Agabiel dengan nada penuh rasa syukur. Ia juga tak lupa menyampaikan apresiasi kepada guru pembimbingnya dan sekolah atas dukungan yang diberikan selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba. “Terima kasih banyak kepada Bu Ifa Ludfiah dan Bu Hikma Nurul Izza sebagai pembimbing, serta SMKN 10 Semarang yang selalu mendukung saya,” tambahnya.
Prestasi Agabiel ini tidak lepas dari peran pembimbingnya, salah satunya adalah Hikma Nurul Izza. Guru yang akrab disapa Bu Nurul ini mengungkapkan bahwa dirinya melihat potensi besar dalam diri Agabiel terkait desain grafis. “Saya melihat ada potensi di anak tersebut terkait desain grafis. Saat dia meminta nilai perbaikan kepada saya terkait mata pelajaran IPAS, saya arahkan untuk membuat poster lingkungan. Kemudian, saya merekomendasikan agar ia mengikuti lomba, dan alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan,” ujar Nurul dengan nada bangga. Ia berharap prestasi Agabiel dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk mengembangkan potensi serta bakat mereka. “Harapannya, prestasi ini dapat memotivasi siswa lain untuk lebih percaya diri dalam mengasah kemampuan mereka,” tambahnya.
Kompetisi ini bersifat individu dan menuntut setiap peserta untuk menghasilkan karya yang orisinil serta belum pernah dipublikasikan atau diikutkan dalam lomba lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa panitia sangat mengutamakan kreativitas dan keaslian dari para peserta. Tidak hanya sekadar perlombaan, Lomba Infografis Airlangga Convention 2.0 juga menjadi ajang edukatif bagi para siswa untuk belajar menyampaikan pesan penting melalui medium visual yang efektif.
Ajang ini juga gencar dipromosikan melalui media sosial seperti Instagram dengan tagline “I Love Infografis AIRCON” untuk menarik minat peserta. Melalui strategi promosi yang kreatif, panitia berhasil menjangkau siswa dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga menciptakan kompetisi yang kompetitif namun tetap inklusif.
Menurut panitia penyelenggara, lomba ini tidak hanya bertujuan untuk mencari pemenang, tetapi juga untuk memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi para peserta. “Melalui Lomba Infografis ini, kami ingin mendorong siswa untuk berpikir kritis, berinovasi, dan menyampaikan pesan penting melalui medium visual yang menarik. Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi para peserta untuk terus mengembangkan kemampuan mereka dalam dunia desain dan komunikasi visual,” ungkap salah seorang perwakilan panitia.
Keberhasilan Agabiel dalam meraih juara 3 tingkat nasional ini menjadi bukti nyata bahwa potensi besar dapat ditemukan di mana saja, asalkan ada kesempatan dan dukungan yang tepat. Prestasi ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMKN 10 Semarang, yang terus berupaya mencetak generasi muda berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Di era digital seperti saat ini, kemampuan menyampaikan informasi secara visual menjadi semakin penting. Infografis tidak hanya menjadi alat komunikasi yang efektif, tetapi juga sarana untuk mengedukasi masyarakat secara lebih menarik dan mudah dipahami. Dengan adanya kompetisi seperti Lomba Infografis Airlangga Convention 2.0, diharapkan semakin banyak siswa yang tertarik untuk menggeluti bidang desain grafis dan komunikasi visual.
Bagi Agabiel, prestasi ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah baru untuk terus berkarya dan berinovasi. “Saya berharap bisa terus belajar dan mengasah kemampuan saya di bidang desain grafis. Siapa tahu, suatu hari nanti saya bisa mengikuti kompetisi internasional,” katanya dengan penuh semangat.
Dengan dukungan dari guru, sekolah, dan keluarga, serta tekad yang kuat, Agabiel membuktikan bahwa impian besar dapat diwujudkan melalui kerja keras dan kreativitas. Prestasi ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap anak memiliki potensi yang luar biasa, hanya butuh kesempatan dan bimbingan yang tepat untuk mengembangkannya.
Lomba Infografis Airlangga Convention 2.0 telah sukses menjadi wadah bagi para siswa untuk menunjukkan bakat mereka. Semoga ke depannya, ajang serupa dapat terus digelar untuk menginspirasi lebih banyak anak muda dalam mengejar mimpi dan mengembangkan potensi mereka.
Penulis : Kholifah Martha Yunsha, S.Pd., Guru Bahasa Jawa SMKN 10 SemarangA

Mantaaabbb’s . . .
Hebat. 🔥
Selamatttt 🥳
Alhamdulillah
kerenn kak abiel semoga nularr aamiin
Beri Komentar